Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Libur Panjang, 85 Juta Wisatawan China Tercatat Plesiran di Negaranya

Kompas.com - 06/05/2020, 08:05 WIB
Nabilla Ramadhian,
Kahfi Dirga Cahya

Tim Redaksi

Sumber CGTN News

KOMPAS.com – Hampir 85 juta wisatawan domestik tercatat berplesiran di China dalam tiga hari pertama dari lima hari libur May Day yang mulai pada 1 Mei 2020.

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China pada Minggu (3/5/2020), melansir China Global Television Network (CGTN), Senin (4/5/2020), menuturkan, jumlah tersebut menghasilkan total 4,97 miliar dolar AS atau Rp 75 triliun dalam pendapatan pariwisata. 

Pada Minggu saja, wisatawan domestik China melakukan 30,94 juta perjalanan di seluruh negeri. Lebih kurang setara dengan perjalanan yang dilakukan di hari kedua.

Sebelumnya, Kementerian Transportasi memperkirakan rata-rata 23,36 juta perjalanan penumpang dilakukan setiap hari dalam periode tersebut.

Baca juga: Potret Berbeda Restoran di China, Hong Kong, dan Taiwan Setelah Kembali Buka

Ilustrasi China - Kota Terlarang / The Forbidden City.PIXABAY Ilustrasi China - Kota Terlarang / The Forbidden City.

Perkiraan tersebut naik dari 19,9 juta sehari selama Festival Qingming pada April. Festival Qingming merupakan hari di mana etnis Tionghoa yang menganut ajaran Kong Hu Cu bersembahyang dan ziarah kubur.

Kendati demikian, perkiraan tersebut lebih kurang 34,8 persen dari jumlah selama libur May Day pada tahun 2019.

Menurut Beijing Gardening and Greening Bureau, sebanyak 1.030 taman di Beijing menyambut 1,67 juta pengunjung pada dua hari pertama libur May Day.

Baca juga: Sejarah Churros, Konon Terinspirasi Cakue di China

Ilustrasi China - Istana Musim Panas.PIXABAY Ilustrasi China - Istana Musim Panas.

Mereka memperkirakan adanya arus wisatawan yang besar, termasuk Taman Jingshan dan Istana Musim Panas (Yihe Yuan), dan mengharuskan seluruh wisatawan untuk melakukan pemesanan secara online sebelum kunjungan sebagai langkah pencegahan.

Sementara itu, tiket masuk ke Taman Jingshan telah habis terjual untuk sepanjang minggu liburan pada pukul 01:00 waktu setempat pada 2 Mei 2020.

Taman Jingshan merupakan sebuah taman lanskap kerajaan yang indah yang menghadap gerbang utara ke Kota Terlarang atau Forbidden City, istana kekaisaran selama periode Dinasti Ming dan Dinasti Qing.

Baca juga: Turis Asing di China Jangan Nekat Langgar Aturan Karantina, Hukumannya Dilarang Masuk China Hingga 10 Tahun

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com