Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/05/2020, 21:47 WIB


SOLO, KOMPAS.com - Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) meluncurkan kembali program adopsi satwa menyusul penutupan sementara wahana wisata tersebut di tengah status kejadian luar biasa (KLB) pandemi Covid-19 di Kota Solo, Jawa Tengah.

"Betul ada program adopsi satwa. Program ini sudah ada sejak tahun 2015 dan saat ini kami luncurkan kembali," kata Direktur Utama TSTJ Solo Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso di Solo, Rabu (6/5/2020), kepada Antara.

Baca juga: Yuk, Bantu Satwa di Kebun Binatang Se-Indonesia untuk Makan, Ini Caranya

Ia mengatakan teknis dari pelaksanaan program tersebut adalah bagi masyarakat yang berkeinginan adopsi, bisa melakukannya dengan membantu biaya pengadaan pakan untuk satwa tersebut tetapi bukan berarti satwa boleh dibawa pulang.

"Bagi yang berkenan membantu pakan satwa bisa menghubungi kami secara langsung. Teknis bantuan bisa berupa pakan, kalau bantuan berupa uang sedang kami koordinasikan dengan Pemerintah Kota Surakarta," katanya.

Ia mengatakan tidak ada ketentuan khusus untuk berapa besar uang yang harus dikeluarkan oleh pengadopsi.

"Untuk anggaran semampunya saja. Kami tidak mewajibkan harus sekian," katanya.

Baca juga: Gemas! Momen Hewan Bertemu Sesamanya Saat Kebun Binatang dan Akuarium Sepi Pengunjung

Sementara itu, mengenai anggaran pakan yang harus dikeluarkan oleh pengelola TSTJ, dikatakannya, setiap bulan mencapai Rp 120 juta. Ia mengatakan anggaran tersebut bukan hanya untuk kebutuhan pakan tetapi juga obat.

"Sejauh ini kami sudah dapat bantuan Rp 100 juta per bulan untuk bulan Mei, Juni, dan Juli dari Pemerintah Kota Surakarta. Jadi kurang Rp 20 jutaan," katanya.

Sebelumnya, akibat status KLB tersebut TSTJ tidak menerima kunjungan sejak tanggal 16 Maret 2020.

Meski tidak ada pengunjung, pihaknya berupaya memastikan kesehatan dan pemeliharaan seluruh satwa yang ada di kebun binatang tersebut. (Aries Wasita Widi Astuti/Ahmad Wijaya)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+