Kompas.com - 07/05/2020, 13:23 WIB
Kurma El Wahana Dok. Pixabay/Dimitris VetsikasKurma El Wahana

 

Namun karena baru ditanam antara 3-5 tahun lalu, baru sebagian kecil pertanaman kurma dari kelompok ini yang sudah berbunga dan menghasilkan buah.

Masih dibutuhkan waktu sekitar 2-3 tahun lagi untuk membuktikan apakah tanaman kurma dalam kelompok ini bisa menghasilkan buah kurma yang baik kualitasnya.

“Jujur saja, pekebun kurma Indonesia saat ini ada yang masih pada tahapan euforia dan masih ada yang belum secara serius menggarap perkebunan kurma dengan menerapkan teknik budidaya tanaman yang intensif,” papar Sudarsono.

“Tetapi hal itu dapat dipahami karena kebanyakan pohon kurma yang ditanam dalam bentuk perkebunan baru berumur antara 3-5 tahun,” lanjutnya.

Untuk membandingkan, Sudarsono menyebut perkebunan kurma di Thailand yang sudah jauh lebih dulu dimulai dari pada Indonesia yakni sejak 20-30 tahun lalu.

Hal tersebut membuat Thailand sudah berhasil mengembangkan teknologi budidaya kurma yang intensif.

Kurma yang tumbuh di Thailand bisa dianggap sudah berada di tahapan 4.0 yaitu dari sisi varietas kurma yang ditanam sudah diseleksi, teknologi budidaya yang intensif, perkebunan yang tertata, dan pemasaran kurma panen yang baik.

Pada awalnya, para pekebun kurma di Thailand menanam varietas kurma yang beragam. Secara bertahap mereka bisa mengidentifikasi varietas kurma yang mampu beradaptasi dan berbuah dengan baik di Thailand.

“Selanjutnya, dari bahan tanaman yang beragam tersebut dikembangkan varietas kurma yang kemudian menjadi terkenal dengan sebutan KL-1,” jelas Sudarsono.

Kurma KL-1 ini masih memiliki beberapa kekurangan yang sudah diperbaiki oleh para pekebun kurma di Thailand. Akhirnya ada sejumlah varietas kurma baru yang jauh lebih unggul daripada KL-1.

Varietas baru ini memiliki karakteristik buah kurma khalal atau ruthob yang lebih baik, lebih manis, dan dengan tekstur yang lebih baik jika dibandingkan dengan kurma KL-1.

Maka dari itu, menurut Sudarsono budidaya kurma di Indonesia masih berada di tahapan 1.0 jika dibandingkan dengan budidaya kurma di Thailand.

“Kurma tropika yang ditanam di Indonesia banyak yang merupakan produk pengembangan kurma 1.0 yang berasal dari Thailand. Kita baru mau menanam varietas kurma yang di Thailand, di sana sudah diganti dengan varietas kurma baru yang lebih unggul,” papar Sudarsono.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Jalan Jalan
Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Jalan Jalan
Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-Gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-Gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Jalan Jalan
Makan Steak Anti-mainstream di Docafe Surabaya

Makan Steak Anti-mainstream di Docafe Surabaya

Jalan Jalan
6 Wisata Sekitar Gunung Bromo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

6 Wisata Sekitar Gunung Bromo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

Jalan Jalan
Sandiaga Uno: TMII Sedang Ditata Ulang untuk Hadirkan Wajah Baru

Sandiaga Uno: TMII Sedang Ditata Ulang untuk Hadirkan Wajah Baru

Travel Update
5 Penginapan di Sentul dengan Pemandangan Alam, Cocok untuk Keluarga

5 Penginapan di Sentul dengan Pemandangan Alam, Cocok untuk Keluarga

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Aktivitas di Mal dan Bioskop untuk Wilayah Jabodetabek

Aturan Terbaru Aktivitas di Mal dan Bioskop untuk Wilayah Jabodetabek

Travel Update
 5 Hotel Instagramable di Jakarta, Asyik buat Staycation

5 Hotel Instagramable di Jakarta, Asyik buat Staycation

Jalan Jalan
10 Restoran Termahal di Dunia, Harga Menunya Rp 24,9 Juta per Orang

10 Restoran Termahal di Dunia, Harga Menunya Rp 24,9 Juta per Orang

Jalan Jalan
52 Kantor Imigrasi Ini Sudah Bisa Terbitkan Paspor Elektronik

52 Kantor Imigrasi Ini Sudah Bisa Terbitkan Paspor Elektronik

Travel Update
Rute ke Wisata Siti Sundari Lumajang, Tempat Makan Romantis di Tengah Hutan

Rute ke Wisata Siti Sundari Lumajang, Tempat Makan Romantis di Tengah Hutan

Travel Tips
Sandiaga Minta Garuda Indonesia Buka Penerbangan Langsung ke Jepang

Sandiaga Minta Garuda Indonesia Buka Penerbangan Langsung ke Jepang

Travel Update
Indonesia Buka Peluang Kerja Sama Travel Bubble dengan Jepang

Indonesia Buka Peluang Kerja Sama Travel Bubble dengan Jepang

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Sangat Terjangkau

Harga Tiket dan Jam Buka Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Sangat Terjangkau

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.