Gambaran Kehidupan di China Setelah Pandemi, Restoran dan Tempat Wisata Tetap Menerapkan Prosedur Kesehatan

Kompas.com - 08/05/2020, 22:12 WIB
Pengunjung mengenakan masker untuk menghindari tertular Covid-19, saat mengunjungi Tembok Besar China, di Beijing, 18 April 2020. Setelah sempat menjalani masa karantina akibat penyebaran Covid-19, jutaan orang di China kembali turun ke jalan dan mengunjungi kawasan wisata yang kembali dibuka. AFP/WANG ZHAOPengunjung mengenakan masker untuk menghindari tertular Covid-19, saat mengunjungi Tembok Besar China, di Beijing, 18 April 2020. Setelah sempat menjalani masa karantina akibat penyebaran Covid-19, jutaan orang di China kembali turun ke jalan dan mengunjungi kawasan wisata yang kembali dibuka.


JAKARTA, KOMPAS.com - China, menjadi negara yang dilaporkan adanya kasus virus corona ( Covid-19) pertama di dunia. Kini, negara ini sudah bangkit perlahan dan menjalani kehidupan dalam era New Normal.

Baca juga: Libur Panjang, 85 Juta Wisatawan China Tercatat Plesiran di Negaranya

Seperti apa kehidupan di China saat ini, setelah pandemi virus corona mereda di sana?

Melansir Goldthread yang melaporkan kehidupan di China setelah pandemi, kota-kota di sana mulai dibuka kembali, tetapi dengan keadaan yang jauh berbeda ketika virus corona belum mewabah.

Keadaan yang dimaksud seperti adanya pengecekan suhu tubuh setiap kembali ke apartemen, di mal, pembatasan pelanggan di restoran, dan warga China tetap mengenakan masker di berbagai tempat umum.

Kewaspadaan seperti ini dapat ditemukan di seluruh ibu kota China yang saat ini telah kembali hidup setelah berbulan-bulan diterjang wabah.

Pembukaan kembali kota di China dikarenakan jumlah kasus Covid-19 yang terus menurun setiap harinya.

Warga mengantre dengan menjaga jarak saat mereka mengunjungi kawasan wisata Forbidden City. Setelah sempat menjalani masa karantina akibat penyebaran Covid-19, jutaan orang di China kembali turun ke jalan dan mengunjungi kawasan wisata yang kembali dibuka.AFP/GREG BAKER Warga mengantre dengan menjaga jarak saat mereka mengunjungi kawasan wisata Forbidden City. Setelah sempat menjalani masa karantina akibat penyebaran Covid-19, jutaan orang di China kembali turun ke jalan dan mengunjungi kawasan wisata yang kembali dibuka.

Salah satu tempat wisata yang dibuka kembali adalah Forbidden City (Kota Terlarang) di Beijing pada Jumat (1/5/2020), setelah sebelumnya tutup selama sekitar tiga bulan.

Baca juga: Cegah Penyebaran Virus Corona, Kota Terlarang Beijing Ditutup

Halaman:
Baca tentang


Sumber Goldthread
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X