Catat, 10 Tempat Wisata Durian, Petik dan Makan Sepuasnya

Kompas.com - 10/05/2020, 19:40 WIB
Suasana di Durian Ucok, Jalan Wahid Hasyim, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (25/8/2016). Durian Ucok buka 24 jam setiap hari, tujuh hari dalam sepekan. Di sini, pengunjung bisa meminta durian sesuai rasa yang digemari, antara pahit dan manis. KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESSuasana di Durian Ucok, Jalan Wahid Hasyim, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (25/8/2016). Durian Ucok buka 24 jam setiap hari, tujuh hari dalam sepekan. Di sini, pengunjung bisa meminta durian sesuai rasa yang digemari, antara pahit dan manis.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wisata durian di Indonesia tersebar di berbagai daerah. Jika kamu pecinta durian, berikut wisata durian di Indonesia.

Ada 10 tempat rekomendasi bagi kamu para pecinta King Of Fruits. Tempat-tempat ini menawarkan sensasi petik sendiri durian atau tempat untuk makan durian sepuasanya.

Kunjungi setelah masa karantina pandemi berakhir, ya. Selain itu, 10 tempat wisata durian  lainnya serta tips, sejarah, dan fakta menarik seputar durian, bisa dibaca di VIK: Pesta Durian Indonesia.

1. Agrowisata Bhakti Alam Farm, Pasuruan

Jika kamu berkunjung ke Gunung Bromo di Jawa Timur, jangan lupa mampir ke Agrowisata Bhakti Alam Farm, Pasuruan.

Tempat wisata ini terletak di kawasan Nongkojajar, Pasuruan, Jawa Timur ini. Kamu akan diajak menikmati durian sambil berwisata outbound.

Terdapat banyak jenis permainan outbound yang dapat kamu jajal bersama keluarga. Ada pula zona bermain air, berfoto di taman bunga, hingga memberi makan hewan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Durian D24 adalah jenis durian unggulan yang menghasilkan rasa yang lezat, bertekstur kering, lembut, dan dagingnya tebal. Durian sultan ini asalnya memang dari Malaysia dan menjadi durian terbaik di negara asalnya itu. Bhakti Alam sudah memasuki masa panen raya untuk buah DURIAN dan durian D24 menjadi salah satu koleksi Bhakti Alam. buruan gaes mumpung liburan ayo datang ke Agrowisata Bhakti Alam kalian bisa lihat ribuan buah durian yang masih dipohon dan kalian juga bisa membeli durian dengan kulitas terbaik di stand penjualan buah Agrowisata Bhakti Alam. #bhaktialam #bhaktialampasuruan #wisataalam #wisatapasuruan #wisatamalang #wisatajatim #wisatajawatimur #eastjava #wisataalam #wisataalamindonesia #wisataedukasi #wisataperkebunan #wisataindonesia #bhaktialam #exploreindoneisa #explorejatim #wisatabaru #wisatakeluarga #wisataedukasi #pasuruan #jawatimur #photooftheday #instaood

A post shared by Agrowisata Bhakti Alam (@agrowisatabhaktialam) on Mar 6, 2019 at 5:11pm PST

Sambil itu, kamu juga bisa melihat aneka koleksi buah durian di tempat ini. Mulai dari Durian montong, durian D24, hingga durian matahari. Saat musim panen durian, pengunjung bisa mencicipi durian di agrowisata ini.

Selain durian, ada banyak tanaman buah lainnya di agrowisata ini. Agrowisata Bhakti Alam Farm melayani pengunjung dari jam 08.00 WIB sampai 15.00 WIB.

Harga tiket masuk pada hari biasa dipungut biaya Rp 50.000 untuk hari biasa dan Rp 55.000 untuk akhir pekan dan musim liburan.

Taman wisata ini berlokasi di ketinggian 400 - 550 mbpl di Jl. Bhakti Alam, Kemang, Ngembal, Tutur, Pasuruan, Jawa Timur.

2. Kampung Durian Desa Songgon, Banyuwangi

Kampung Durian Desa Songgong menjadi tempat liburan wisatawan yang ingin menikmati berbagai varian durian dari Banyuwangi. Mulai dari durian merah, durian orange, hingga durian pelangi.

Baca juga: Kampung Durian di Songgon Banyuwangi, Cara Asyik Menikmati Liburan

Pengunjung dapat langsung memetik durian dengan berbagai macam varian. Total ada 75 macam lebih varian yang tersedia.

Durian merah dan durian oranye dari Songgon Banyuwangi, Jawa Timur.ARSIP HUMAS PEMKAB BANYUWANGI Durian merah dan durian oranye dari Songgon Banyuwangi, Jawa Timur.
Pengunjung juga dapat menikmati durian bakar di tengah suasana hutan yang rindang dan ditemani dengan gemercik air kali yang segar.

Terdapat kolam-kolam ikan yang menambah nikmat suasana menyantap durian.

Terdapat 400 pohon dalam Kampung Durian di Songgon, Banyuwanggi. Lokasinya terletak di Dusun Sembawur, Desa Songgon, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

3. Ucok Durian Medan

Belum lengkap liburan ke Medan kalau tidak mampir ke Ucok Durian Medan. Kedai durian satu ini memang amat terkenal.

Bahkan Presiden Joko Widodo pun menyempatkan waktu untuk singgah di Ucok Durian Medan saat berkunjung ke Medan, Sumatera Utara, pada tahun 2017 lalu.

Baca juga: Ucok Durian, Destinasi Wisata Kuliner Jokowi di Medan

Kedai ini terletak di Jalan Wahid Hasyim No. 30-32, Medan. Pengunjung juga bisa membeli olahan durian yang siap dikemas untuk jadi buah tangan.

Suasana di Durian Ucok, Jalan Wahid Hasyim, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (25/8/2016). Durian Ucok buka 24 jam setiap hari, tujuh hari dalam sepekan. Di sini, pengunjung bisa meminta durian sesuai rasa yang digemari, antara pahit dan manis.KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES Suasana di Durian Ucok, Jalan Wahid Hasyim, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (25/8/2016). Durian Ucok buka 24 jam setiap hari, tujuh hari dalam sepekan. Di sini, pengunjung bisa meminta durian sesuai rasa yang digemari, antara pahit dan manis.

Ada durian kupas, pancake durian, daging durian, durian beku, buah durian utuh, dan es krim durian.

Kedai durian ini buka non-stop alias buka 24 jam. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 50.000 untuk 1 buah durian ukuran kecil, serta Rp 75.000 untuk 1 buah durian ukuran sedang.

Harga bervariasi tergantung berapa durian yang dimakan, bisa dari Rp 150.000 hingga Rp. 600.000. Untuk jenis durian yang ditawarkan adalah durian lokal, yaitu durian medan.

4. Desa Wisata Durian di Sangkanwagi, Lebak, Banten

Wilayah ini terkenal sebagai penghasil durian. Selain itu Sangkanwagi memiliki varietas durian yang unik, seperti durian otong, durian hepi, atau durian matahari.

Baca juga: Penggemar Durian, Saatnya Kunjungi Desa Wisata Durian di Banten

Durian-durian ini dikenal dengan tekstur daging buahnya yang tebal dan rasanya yang manis.

Durian matahari Kompas.com/ Ari Himawan Durian matahari

Petani Kabupaten Lebak, Banten, mendirikan desa wisata durian untuk mendongkrak pendapatan ekonomi di daerah itu.

Terletak di Desa Sangkanwangi, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Koordinat total arealnya seluas 20 hektare dengan populasi sebanyak 2.000 pohon durian.

5. Desa Wisata Duren Sari Sawahan, Trenggalek

Pengunjung bisa memakan durian sambil berwisata di Desa Wisata Sawahan, Trenggalek. Desa Wisata Duren Sari Sawahan menyuguhkan paket lengkap wisata alam dan budaya.

Pengunjung bisa menikmati permainan tradisional, outbond, river tubing, dan kuliner. Bahkan, tersedia homestay untuk wisatawan.

Lokasinya kurang lebih 3 kilometer dari lokasi wisata kawasan pantai Prigi dan Pasir Putih. Tempat wisata ini memiliki konsep yang berbeda dengan tempat wisata alam lain yang ada di Kabupaten Trenggalek.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Sudah siap menyambut musim durian ? Bersama Bapak Camat @kecamatanwatulimo

A post shared by Desa Wisata Duren Sari (@desawisatadurensari.id) on Jan 28, 2020 at 6:32am PST

Pengunjung yang datang ke kampung durian, akan diajak berpetualang ke area perkebunan yang ada di kawasan hutan.

Dengan menyusuri jalan setapak, wisatawan akan dimanjakan dengan suasana hutan yang rindang dan super segar.

Desa Wisata Duren Sari berlokasi di RT 11 RW 04 Desa Sawahan Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek Jawa Timur. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
Hari Pancasila, Simak Sejarah dan Fakta Menarik Gedung Pancasila

Hari Pancasila, Simak Sejarah dan Fakta Menarik Gedung Pancasila

Whats Hot
Hotel dan Restoran di Yogyakarta Bisa Buka, asal Terapkan Protokol Kesehatan

Hotel dan Restoran di Yogyakarta Bisa Buka, asal Terapkan Protokol Kesehatan

Whats Hot
[TravelTalk] Staycation di Hotel dengan Protokol New Normal, Seperti Apa?

[TravelTalk] Staycation di Hotel dengan Protokol New Normal, Seperti Apa?

Whats Hot
New Normal Pariwisata, Turis Bakal Lebih Peduli Asuransi Perjalanan

New Normal Pariwisata, Turis Bakal Lebih Peduli Asuransi Perjalanan

Whats Hot
Jangan Salah Seperti Karakter Legend of The Blue Sea, Ini 6 Cara Tepat Makan Pasta

Jangan Salah Seperti Karakter Legend of The Blue Sea, Ini 6 Cara Tepat Makan Pasta

Makan Makan
Liburan ala Legend of The Blue Sea di Spanyol, Jalan-jalan Kelar Corona

Liburan ala Legend of The Blue Sea di Spanyol, Jalan-jalan Kelar Corona

Jalan Jalan
Kunjungi 12 Lokasi Syuting The World of the Married, Liburan ke Korea Kelar Corona

Kunjungi 12 Lokasi Syuting The World of the Married, Liburan ke Korea Kelar Corona

Jalan Jalan
10 Restoran dan Kafe pada Drama Korea The World of the Married, Simpan untuk Liburan Nanti

10 Restoran dan Kafe pada Drama Korea The World of the Married, Simpan untuk Liburan Nanti

Makan Makan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X