Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tren Durian Terus Berubah, Indonesia Selalu Ketinggalan Malaysia

Kompas.com - 10/05/2020, 20:07 WIB
Syifa Nuri Khairunnisa,
Ni Luh Made Pertiwi F.

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com - Tren durian senantiasa berubah. Dalam periode tertentu, selalu ada nama-nama durian tertentu yang jadi puncak dalam daftar durian terenak versi masyarakat.

Seperti dalam beberapa tahun terakhir ini, nama musang king jadi yang "paling atas". Setelah durian montong asal Thailand sempat di puncak, kini montong dianggap berada di bawah musang king.

Menurut pakar durian dari Yayasan Durian Nusantara, Mohamad Reza Tirtawinata, tidak ada yang bisa menerka soal tren durian.

Baca rekomendasi tempat wisata durian serta tips, sejarah, dan fakta menarik seputar durian, di VIK: Pesta Durian Indonesia.

Biasanya tren durian selalu diciptakan. Menurutnya, saat ini Malaysia sedang maju dengan durian musang king mereka.

Musang king sedang dalam masa kejayaan. Namun mereka sudah mempersiapkan musang king ini lewat riset dan pengembangan sejak bertahun-tahun lalu. Sekarang ini mereka sudah mempersiapkan varietas lain untuk jadi tren,” jelas Reza ketika ditemui Kompas.com pada Rabu (29/01/2020).

Pola pertumbuhan durian cukup panjang. Setiap pohon berawal dari bibit dan membutuhkan waktu sekitar lima tahun untuk pertama kali berbuah. Hal ini membuat tren durian bisa bertahan bertahun-tahun lamanya.

Durian musang kingShutterstock Durian musang king

Menurut Reza, saat suatu durian tengah tren, maka harus disiapkan jenis durian lain untuk menggantikan durian yang tengah tren tersebut.

Hal tersebut bisa dilakukan lewat riset dan pengembangan khusus, juga produksi bertahap dari perkebunan.

Sejauh ini, lanjut Reza, di Indonesia belum memiliki banyak kebun dan budidaya durian, sehingga menciptakan tren durian lewat durian lokal Indonesia masih cukup sulit.

“Kita memang selalu ketinggalan. Misalnya, kalau kita ikut menanam musang king sekarang di Malaysia, lima tahun lagi baru panen. Dapat sih kejayaan musang king, tapi sudah di ujung,” tuturnya.

“Sekarang ini Malaysia sudah mempersiapkan varietas lain, salah satunya durian duri hitam atau ochee. Itu sudah dipromosikan lewat kartun Upin Ipin. padahal masih masa produksi,” lanjut Reza.

Mengejar Ketinggalan

Menurut Reza, Indonesia harus bisa mengejar kekertinggalan dari Malaysia. Namun polanya harus sedikit diubah. Durian Indonesia punya banyak varietas.

Selengkapnya baca di: VIK: Pesta Durian Indonesia

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

Jalan Jalan
Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Travel Update
Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Travel Update
Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Travel Update
Cegah Parkir Penuh Saat Lebaran 2024, Ancol Siapkan 97 Bus Gratis

Cegah Parkir Penuh Saat Lebaran 2024, Ancol Siapkan 97 Bus Gratis

Travel Update
Okupansi Kamar Hotel di Nusa Dua Bali Capai 80 Persen, Mayoritas Tamu Domestik 

Okupansi Kamar Hotel di Nusa Dua Bali Capai 80 Persen, Mayoritas Tamu Domestik 

Hotel Story
Rekomendasi Tempat Wisata di Jawa Timur dari Gubernur Khofifah 

Rekomendasi Tempat Wisata di Jawa Timur dari Gubernur Khofifah 

Jalan Jalan
Bus Wisata TransJakarta Tema Pencakar Langit, Simak Rute dan Tema Lain

Bus Wisata TransJakarta Tema Pencakar Langit, Simak Rute dan Tema Lain

Jalan Jalan
Promo Tiket Masuk Rivera, Tempat Wisata untuk Anak di Bogor

Promo Tiket Masuk Rivera, Tempat Wisata untuk Anak di Bogor

Jalan Jalan
7 Hotel di Lembang Dekat Farmhouse Susu dan Tempat Wisata Lainnya

7 Hotel di Lembang Dekat Farmhouse Susu dan Tempat Wisata Lainnya

Travel Update
Malioboro Jadi Lautan Manusia Saat Libur Lebaran 2024

Malioboro Jadi Lautan Manusia Saat Libur Lebaran 2024

Travel Update
Cara Beli Tiket Fast Track Dufan, Bisa Naik Wahana Tanpa Antre

Cara Beli Tiket Fast Track Dufan, Bisa Naik Wahana Tanpa Antre

Travel Tips
Viral Video Antrean Panjang di Dufan, Ini 3 Tips ke Sana Saat Libur Lebaran

Viral Video Antrean Panjang di Dufan, Ini 3 Tips ke Sana Saat Libur Lebaran

Travel Tips
9.000 Pengunjung Padati Dufan Hari Ini, Antrean Wahana Mengular

9.000 Pengunjung Padati Dufan Hari Ini, Antrean Wahana Mengular

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com