Kompas.com - 12/05/2020, 12:42 WIB
Ilustrasi rengginang yang siap disantap. SHUTTERSTOCK/UMAM57Ilustrasi rengginang yang siap disantap.

JAKARTA, KOMPAS.com - Punya nasi sisa yang masih bisa dikonsumsi? Kamu bisa mengkreasikan nasi sisamu menjadi snack yang renyah, gurih dan nagih. Yup, kamu bisa membuat rengginang dari nasi sisamu di dapur.

Baca juga: Tips Menyimpan Nasi di Kulkas agar Tidak Mudah Basi, Perhatikan Tekstur Nasi

Rengginang adalah kudapan tradisional, terbuat dari nasi yang dikeringkan lalu digoreng sehingga rasanya renyah. Berbentuk bulat dan rasanya gurih.

Solihin selaku Executive Sous Chef dari Hotel Santika Premiere Gubeng Surabaya memberikan tips bagaimana membuat rengginang yang enak, renyah, dan tidak keras.

"Membuat rengginang bahan pertama yang harus disiapkan adalah nasi sisa masih layak makan, tidak berlendir dan berbau," jelasnya saat dihubungi oleh Kompas.com, Senin, (11/5/2020).

Untuk mebuat kudapan ini ada beberapa komponen yang kamu butuhkan selain nasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Resep rengginang

Bahan

- Nasi
- 5 siung bawang putih yang sudah dihaluskan
- 5 gr terasi halus
- garam secukupnya

Ilustrasi proses pembuatan rengginang, snack yang biasa disajikan saat Lebaran. SHUTTERSTOCK/MOHAMMADRIDWAN Ilustrasi proses pembuatan rengginang, snack yang biasa disajikan saat Lebaran.

Cara membuat rengginan

Untuk membuat rengginang hal pertama yang harus dilakukan adalah menghaluskan bawang putih, terasi, dan garam lalu aduk dengan nasi. Setelah itu jangan lupa untuk mencicipi rasanya apakah sudah pas atau belum.

Baca juga: Nasi Sisa Jangan Dibuang, Bikin Jadi Cireng

Setelah dikira rasanya pas siapkan wadah atau tampah, ambil sedikit adonan nasi lebih kurang 15 gr atau tergantung selera, kemudian bentuk bulat dan pipihkan. Jemur di bawah terik matahari sampai benar-benar kering.

"Tips agar regginang mekar saat digoreng, regginang harus benar-benar kering," jelas Solihin.

Ilustrasi membuat rengginang warna-warni. SHUTTERSTOCK/SHANJAYA Ilustrasi membuat rengginang warna-warni.

Kalau bisa nasi kering dibalik agar semua sisinya kering merata. Sebab nasi menyimpan kadar air sehingga butuh dijemur seharian. Selain itu posisi dari nasi kering harus pas saat menjemur.

Jika matahari sedang terik kamu bisa menjemur rengginang dari pukul 09.00 hingga 15.00. 

Kalau sudah kering, rengginang siap digoreng. Supaya rengginang renyah, kamu harus memperhatikan besar api saat menggoreng. Usahakan api tidak terlalu panas, panas minyaknya harus terjaga pula. 

Ilustrasi rengginang, camilan khas Indonesia yang terbuat dari nasi atau ketan. SHUTTERSTOCK/DANY KURNIAWAN Ilustrasi rengginang, camilan khas Indonesia yang terbuat dari nasi atau ketan.

Rengginang bisa disimpan dan bertahan hingga satu bulan, asalkan disimpan dalam wadah kedap udara dan benar-benar kering.

Kudapan yang bisa dibuat dari nasi sisa ini bisa menjadi camilan setelah berbuka, atau makanan pendamping seperti kerupuk. Tak jarang, kudapan ini juga dihidangkan saat Lebaran tiba.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Travel Update
Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Travel Update
Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Travel Update
Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Travel Update
Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Travel Update
Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Travel Update
Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Travel Tips
Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Travel Update
NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

Travel Update
Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Travel Update
Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Travel Update
Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Travel Tips
Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Travel Update
Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Travel Update
Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.