KKP Bandara Soekarno-Hatta: Tes Cepat Virus Corona Gratis Hanya untuk WNI yang Repatriasi

Kompas.com - 12/05/2020, 19:11 WIB
Penumpang saat tiba di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020). PT Angkasa Pura II mengeluarkan tujuh prosedur baru bagi penumpang penerbangan rute domestik selama masa dilarang mudik Idul Fitri 1441 H di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPenumpang saat tiba di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020). PT Angkasa Pura II mengeluarkan tujuh prosedur baru bagi penumpang penerbangan rute domestik selama masa dilarang mudik Idul Fitri 1441 H di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta Anas Ma'ruf menegaskan tes cepat (rapid test) virus corona dan pelayanan pemeriksaan kesehatan di Soekarno-Hatta tidak dikenakan biaya alias gratis.

Namun ia menyebutkan layanan tersebut hanya untuk WNI yang pulang dari luar negeri atau repatriasi

"Adapun penumpang yang domestik mereka harus tes di luar bandara, artinya dari rumah sakit," kata Anas saat dihubungi Kompas.com, Senin (11/5/2020).

Baca juga: Syarat Penumpang Pesawat dan Rute yang Dilayani Garuda Indonesia Saat Ini

Anas mengimbau bagi calon penumpang yang ingin menggunakan pesawat harus melengkapi segala persyaratan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid.

Salah satu syaratnya adalah mereka harus menunjukkan surat keterangan sehat bebas Covid-19 dan merupakan penumpang yang memenuhi kriteria untuk terbang pada masa pandemi.

"Itu kan syaratnya sebelum membeli tiket. Selain punya dokumen, surat jalan dan lain-lain itu, mereka juga harus punya surat sehat atau surat bebas Covid yang bisa dilakukan dari rapid test," kata Anas. 

"Dan itu sekali lagi dilakukan di luar bandara, jadi sebelum ke sini harus punya surat kesehatan," jelasnya.

Baca juga: 7 Prosedur Baru Calon Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta

Sementara itu, Anas mengimbau bagi WNI yang baru saja tiba dari luar negeri harus menjalani pemeriksaan kesehatan Covid lewat tes cepat atau rapid test yang dilakukan pihak KKP.

Tak hanya itu, para awak kabin pesawat yang mengantar penumpang dari luar negeri pun ikut menjalani tes cepat di KKP.

Konfirmasi pihak Angkasa Pura I terkait penyediaan tes cepat virus corona bagi penumpang

Petugas memeriksa kesehatan penumpang sebelum keberangkatan di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020). PT Angkasa Pura II mengeluarkan tujuh prosedur baru bagi penumpang penerbangan rute domestik selama masa dilarang mudik Idul Fitri 1441 H di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas memeriksa kesehatan penumpang sebelum keberangkatan di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020). PT Angkasa Pura II mengeluarkan tujuh prosedur baru bagi penumpang penerbangan rute domestik selama masa dilarang mudik Idul Fitri 1441 H di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Dihubungi terpisah, Corporate Communication Senior Manager Angkasa Pura I, Awaluddin menekankan bahwa semua pelayanan tes cepat atau rapid test di bandara AP 1 dilaksanakan oleh pihak swasta atau klinik yang menyediakan.

"Terkait dengan rapid test di bandara, semua pelayanan dilaksanakan sepenuhnya oleh pihak lain bukan Angkasa Pura I," kata Awaluddin saat dihubungi Kompas.com, Selasa (12/5/2020).

Adapun rapid test tersebut tersedia di bandara AP I tepatnya di pojok rapid test corner dan dilakukan oleh pihak swasta.

Baca juga: Aturan Maskapai Saat Corona: Jaga Jarak hingga Awak Kabin Pakai APD

Berdasarkan rilis yang diterima Kompas.com, AP I juga secara tegas mengatakan tidak menyiapkan layanan rapid test untuk para calon penumpang.

Terkait dengan tarif atau biaya rapid test tersebut, pengaturannya dilakukan oleh pihak swasta atau klinik.

Oleh sebab itu, AP I mengimbau masyarakat atau calon penumpang agar melakukan rapid test di luar bandara sesaat sebelum membeli tiket.

Penumpang saat tiba di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020). PT Angkasa Pura II mengeluarkan tujuh prosedur baru bagi penumpang penerbangan rute domestik selama masa dilarang mudik Idul Fitri 1441 H di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Penumpang saat tiba di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020). PT Angkasa Pura II mengeluarkan tujuh prosedur baru bagi penumpang penerbangan rute domestik selama masa dilarang mudik Idul Fitri 1441 H di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Kami malah mengimbau calon penumpang sebelum ke bandara mereka sudah harus memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan termasuk surat negatif Covid-19," ujar Awaluddin.

Baca juga: Bandara Soekarno-Hatta Tegaskan Tak Layani Pembuatan Surat Bebas Covid-19

Sebelumnya, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menegaskan, Bandara Soekarno-Hatta, Banten, saat ini tidak melayani pembuatan surat keterangan bebas Covid-19.

"Jadi kami ingin menegaskan ini agar tidak ada informasi simpang siur bahwa SK bebas Covid-19 tidak bisa didapat di Bandara," ujar dia saat konferensi pers melalui video streaming, Minggu (10/5/2020).

Ia meminta masyarakat untuk tidak memercayai apabila ada informasi Bandara Soekarno-Hatta melayani pembuatan surat bebas Covid-19.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X