Astindo Keberatan Pemerintah Tak Libatkan Travel Agent dalam Penjualan Tiket Pesawat

Kompas.com - 13/05/2020, 22:02 WIB
Penumpang saat tiba di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020). PT Angkasa Pura II mengeluarkan tujuh prosedur baru bagi penumpang penerbangan rute domestik selama masa dilarang mudik Idul Fitri 1441 H di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPenumpang saat tiba di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020). PT Angkasa Pura II mengeluarkan tujuh prosedur baru bagi penumpang penerbangan rute domestik selama masa dilarang mudik Idul Fitri 1441 H di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Kami mengerti mereka khawatir dengan prosedur pemeriksaan atau surat. Tapi di travel agent kan staff sudah pada kompeten terbiasa mengurus tiket pesawat dan cek visa,” kata Pauline.

Baca juga: 8 Maskapai Penerbangan Dunia Kembali Beroperasi Mulai Mei 2020

Lanjutnya, ia meminta pemerintah mungkin bisa memberikan sosialisasi terkait apa saja yang harus dipersiapkan oleh konsumen.

Kebijakan-kebijakan tersebut nantinya akan diterapkan oleh travel agent untuk memastikan peraturan penerbangan sekarang bisa tetap berjalan dengan baik.

Menurut Pauline, travel agent pasti akan mematuhi segala kebijakan yang ditetapkan pemerintah.

Misalnya, saat ini penerbangan ke luar negeri sudah sangat diperketat.

Baca juga: Mudik Tetap Dilarang, Syarat Penumpang Khusus yang Layak Terbang pada Masa PSBB

 

Ia mencontohkan Singapura dan Kuala Lumpur yang kini tidak bisa untuk kunjungan jangka pendek. Namun kursi untuk penerbangan tersebut masih tetap bisa dijual oleh travel agent.

Travel agent tahu kok kalau mau jualan tanya dulu. Kalau punya student pass, working pass, baru kita berani jual tiketnya. Kalau cuma mau berobat atau visit relatives di sana ya enggak bisa beangkat karena pasti deny boarding di bandara nanti,” tutupnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X