Aturan Jaga Jarak di Pesawat Tidak Didukung, Kenapa?

Kompas.com - 14/05/2020, 07:20 WIB
Ilustrasi maskapai Delta Airlines. (Shutterstock) Ilustrasi maskapai Delta Airlines. (Shutterstock)

Aturan jaga jarak maskapai dunia

Beberapa maskapai penerbangan di dunia mengubah protokol penerbangan mereka guna menyesuaikan kondisi pandemi virus corona.

1. Air Canada

Per 15 Mei 2020, maskapai tersebut memulai kebijakan pemeriksaan temperatur non-kontak melalui infrared untuk semua penumpang. Suhu di atas 37,5 derajat celsius tidak diperbolehkan masuk ke pesawat.

Proses boarding juga dilakukan dengan meminimalisir potensi kontak antar-penumpang. Mereka juga mengharuskan penggunaan masker atau penutup wajah saat berada di gerbang check-in, selama proses boarding, dan selama penerbangan sejak 20 April lalu.

Masker bisa dilepas untuk makan, minum, penggunaan masker oksigen darurat, atau jika jarak aman sudah dianggap cukup oleh kru kabin.

Baca juga: Tempat Parkir Pesawat di Bandara Lithuania Difungsikan Jadi Bioskop Drive-In

2. Delta

Per 4 Mei 2020, mereka mengharuskan penggunaan masker sepanjang perjalanan bagi penumpang. Mulai dari lobi check-in hingga selama penerbangan kecuali saat makan.

Sementara petugas diwajibkan menggunakan masker, dan menjaga jarak aman minimal enam kaki dari satu sama lain. Mereka juga akan mengecek temperatur penumpang.

Jumlah penumpang yang bisa naik dalam setiap penerbangan dikurangi dengan menutup tempat duduk tengah di kelas ekonomi, Comfort Plus, dan kabin Premium Select.

Proses boarding dirubah dengan mengisi pesawat satu per satu berdasarkan baris dari belakang ke depan.

3. Emirates

Sejak April 2020, penumpang diwajibkan mengenakan masker. Sementara awak kabin diberikan alat pelindung termasuk gaun sekali pakai yang digunakan di luar seragam.

Mereka juga diberi masker, kacamata, dan sarung tangan. Mereka juga mengosongkan bangku antar-indivitu atau kelompok keluarga yang ada di pesawat.

Rapid tes virus corona dilakukan di Bandara Internasional Dubai sebelum proses boarding. Layanan makan dan minum dikurangi menjadi kotak bento personal untuk mengurangi kontak antar kru dan penumpang.

Baca juga: Masak Makanan Pesawat, Ini 3 Resep Inflight Meal Emirates

4. Lufthansa

Per 4 Mei 2020, penumpang diwajibkan membawa masker sendiri. Seperti masker kain, masker sekali pakai, atau syal.

Awak kabin seluruh maskapai grup Lufthansa termasuk Lufthansa, Swiss, Austrian Airlines, dan Eurowings diwajibkan pakai masker hingga 31 Agustus mendatang.

Kursi bagian tengah di kelas ekonomi dan ekonomi plus sudah ditutup.

5. United Airlines

Per 4 Mei 2020, semua penumpang wajib menggunakan masker. Mereka juga tidak bisa memilih tempat duduk yang ada di tengah dan tempat duduk yang berdampingan.

Tempat duduk juga dialihkan untuk menjaga jarak aman di kabin. Pilihan makanan dan minuman dirubah menjadi sudah dibungkus.

6. Garuda Indonesia

Majalah dan koran tidak disediakan karena menjadi media untuk perpindahan virus. Fasilitas bantal dan makan juga sudah diatur untuk mencegah penyebaran virus.

Per 21 Maret 2020, mereka telah menerapkan physical distancing. Mulai dari proses check-in hingga selama penerbangan.

Jika penumpang terlihat memiliki gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, atau sesak nafas, dan tidak memiliki surat kesehatan saat di boarding gate, mereka akan diarahkan untuk diperiksa lebih lanjut.

Di dalam pesawat, mereka ada kebijakan bahwa penumpangharus berjarak setidaknya satu kursi antar penumpang kecuali penumpang bepergian dengan keluarga dan tetap ingin duduk bersama.

Baca juga: Ragam Warna Seragam Pramugari Garuda Indonesia Punya Makna Tersendiri, Apa Saja?

7. Lion Air Group

Semua ketentuan penerbangan sudah diberlakukan selama pandemi virus corona ke Lion Air, Wings Air, dan Batik Air.

Tipe pesawat Boeing 737-800 NG, Boeing 737-900 ER, Airbus 320-200 CEO, dan Airbus 320-200 NEO pada kelas ekonomi yang berkonfigurasi 3-3, maka khusus kursi di tengah tidak dipergunakan atau ditandai dengan huruf "X".

Tamu atau penumpang akan duduk di dekat jendela dan lorong. Sementara untuk tipe pesawat ATR 72 dan kelas bisnis yang memiliki tata letak kursi 2-2, menggunakan metode saling silang atau zig-zag.

Selain itu, pengaturan jarak antar penumpang juga berlaku ketika berada di ruang tunggu dan pada saat proses boarding, baik saat menggunakan tangga belalai atau garbarata dan tangga biasa.

Pengaturan ini juga berlaku bagi penumpang yang berada di dalam bus saat menuju ke pesawat dan turun dari pesawat.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X