Kompas.com - 14/05/2020, 22:29 WIB
Gedung Marba di Kota Lama Semarang SHUTTERSTOCKGedung Marba di Kota Lama Semarang

Ada juga makam Syarifah Fatimah binti Husain Al-Aidrus yang merupakan salah satu penyebar agama Islam di Pekojan.

Dalam tur virtual, kisahnya akan dijelaskan oleh Ari selaku pemandu tur.

Konsep tur virtual TelusuRI dengan menggunakan aplikasi Google Meet. Nantinya, wisatawan virtual akan dibawa menjelajah lewat Google Maps.

Ada juga slide presentasi yang sudah di siapkan untuk memudahkan penjabaran seputar tempat dan kawasan yang akan dikunjungi.

Tur virtual ini merupakan tur berbayar. Cukup membayar Rp 25.000 per orang, kamu juga sudah bisa menyumbang 50 persen ke Perhimpunan Kebun Binatang se-Indonesia (PKSBI).

“Pertimbangan kami dari TelusuRI dan Mas Ari karena donasi ke sesama manusia sudah cukup banyak. Sedangkan baru-baru ini muncul kekhawatiran untuk satwa di kebun binatang yang juga terkena dampak Covid-19,” tutur Mauren.

Baca juga: Seru! Pengalaman Jalan-jalan Virtual ke 8 Tempat Wisata Sekitar Gunung Tambora

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Biasanya mereka mendapatkan biaya untuk pakan satwa dari HTM pengunjung, sedangkan saat ini sepertinya semua kebun binatang harus tutup,” lanjutnya.

Cara mengikuti tur virtual menjelajahi Jalur Religi Semarang

  1. Unduh aplikasi Google Meet di ponsel, atau kunjungi bit.ly/googlemeetlink di komputer.
  2. Lakukan pembayaran melalui OVO atau GoPay ke nomor 085640244255 atas nama Mauren Fitri. Jangan lupa tulis nama di keterangan transfer. Pembayaran paling lambat dilakukan Jumat, 15 Mei 2020 pukul 13.00 WIB.
  3. Simpan bukti pebayaran. Konfirmasi pembayaran ke nomor tersebut melalui WhatsApp jika lupa menulis nama di keterangan transfer OVO atau GoPay.
  4. Lakukan pendaftaran di bit.ly/vt-pecinansmg.
  5. Tunggu konfirmasi yang akan diberikan melalui email atau nomor WhatsApp yang kamu daftarkan saat mendaftar.
  6. Ikuti tur virtual melalui Google Meet sesuai dengan langkah yang sudah diberikan.

Rencana tur virtual ke luar Semarang

Panorama Pulau Padar. SHUTTERSTOCK/PRAWAT THANANITHAPORN Panorama Pulau Padar.

Usai tur virtual Jalur Religi, Mauren menuturkan bahwa TelusuRI sudah memiliki beberapa rencana perjalanan virtual lainnya.

“Kami juga akan sharing tentang pengalaman selama tinggal di pulau, dan kegiatan apa saja yang kami lakukan di sana dalam hal pemberdayaan pariwisata lokal,” ujar Mauren.

Baca juga: Pengalaman Ikut Tur Virtual di Sumba, Simulasi Liburan 3 Hari 2 Malam

Selain itu, mereka juga sudah ada rencana untuk berkunjung ke Sabang, Labuan Bajo, dan beberapa tempat lain.

Semuanya dilakukan melalui kolaborasi dengan penggiat pariwisata lokal di daerah tersebut. Beberapa di antaranya adalah agen perjalanan dan kontributor telusuri.id.

Rencananya perjalanan tersebut akan dilakukan seminggu sekali. Untuk waktu masih belum ditentukan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Wisata Malang Raya Terbaru 2021, Cocok untuk Dolan Akhir Pekan

5 Wisata Malang Raya Terbaru 2021, Cocok untuk Dolan Akhir Pekan

Jalan Jalan
8 Museum di Jakarta Terapkan Pembatasan Kunjungan 25 Persen

8 Museum di Jakarta Terapkan Pembatasan Kunjungan 25 Persen

Travel Update
5 Tips Berkendara Menuju Wisata Deles Indah Klaten, Berbagi Jalan dengan Truk Pasir

5 Tips Berkendara Menuju Wisata Deles Indah Klaten, Berbagi Jalan dengan Truk Pasir

Travel Tips
5 Tips Berkunjung ke Wisata Deles Indah Klaten, Jangan Bawa Makanan

5 Tips Berkunjung ke Wisata Deles Indah Klaten, Jangan Bawa Makanan

Travel Tips
Jangan Kecele, Dusun Semilir Bawen Tutup Sementara Saat Hari Libur

Jangan Kecele, Dusun Semilir Bawen Tutup Sementara Saat Hari Libur

Travel Update
Sensasi Memberi Makan Jerapah dengan Tumpeng Sayur dan Buah di Taman Safari Prigen

Sensasi Memberi Makan Jerapah dengan Tumpeng Sayur dan Buah di Taman Safari Prigen

Travel Update
Rute Menuju Wisata Deles Indah Klaten, Awas Jalan Rusak

Rute Menuju Wisata Deles Indah Klaten, Awas Jalan Rusak

Travel Tips
Wisata Deles Indah Klaten, Bisa Lihat Kawah Gunung Merapi

Wisata Deles Indah Klaten, Bisa Lihat Kawah Gunung Merapi

Jalan Jalan
Tempat Wisata Bantul Tutup, Banyak Wisatawan Kecele dan Harus Putar Balik

Tempat Wisata Bantul Tutup, Banyak Wisatawan Kecele dan Harus Putar Balik

Travel Update
Pendakian Gunung Slamet Via Bambangan Purbalingga Tutup Seminggu, Kenapa?

Pendakian Gunung Slamet Via Bambangan Purbalingga Tutup Seminggu, Kenapa?

Travel Update
5 Hotel di Indonesia Masuk Daftar 25 Hotel Terbaik Se-Asia 2021

5 Hotel di Indonesia Masuk Daftar 25 Hotel Terbaik Se-Asia 2021

Travel Update
Obyek Wisata di Bantul Dibersihkan Selama Penutupan Sementara

Obyek Wisata di Bantul Dibersihkan Selama Penutupan Sementara

Travel Update
Work From Bali Dinilai Beri Dampak Positif ke Pariwisata Lombok

Work From Bali Dinilai Beri Dampak Positif ke Pariwisata Lombok

Travel Update
Maskapai Belanda KLM Berencana Layani Penerbangan ke Bali

Maskapai Belanda KLM Berencana Layani Penerbangan ke Bali

Travel Update
J Hotel Shanghai Tower, Hotel di Gedung Tertinggi China Telah Dibuka

J Hotel Shanghai Tower, Hotel di Gedung Tertinggi China Telah Dibuka

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X