Kompas.com - 15/05/2020, 13:01 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com – AirAsia Indonesia mengoperasikan tiga penerbangan khusus repatriasi Warga Negara Filipina di Indonesia dan Warga Negara Indonesia (WNI) di Filipina, Kamis (14/5/2020).

Tiga penerbangan ini jadi tambahan dari dua penerbangan kemanusiaan yang sudah dilakukan oleh AirAsia Indonesia sebelumnya sejak April 2020.

Ketiga penerbangan ini diselenggarakan atas kerja sama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila, WNI di Filipina, Kedutaan Besar Republik Filipina di Jakarta, serta dukungan pihak otoritas penerbangan dan bandara di Filipina dan Indonesia.

Baca juga: AirAsia Terapkan Prosedur Perjalanan Minim Kontak

“Kami kembali merasa sangat terhormat mendapatkan kepercayaan dapat melayani ketiga misi repatriasi hari ini," ujar Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine Sinaga, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (15/5/2020).

Veranita menyebutkan, meski dalam situasi COVID-19 yang penuh ketidakpastian AirAsia bangga masih dapat berkontribusi bagi masyarakat dari kedua negara.

Caranya dengan membawa para tamu kami kembali ke keluarga dan kampung halamannya masing-masing.

"Atas nama AirAsia dan seluruh Allstars (karyawan) yang bertugas dalam penerbangan ini kami mengucapkan ‘Mabuhay, Welcome home! dan Selamat datang di tanah air!',” kata Veranita.

KBRI di Manila mendukung dan memfasilitas repatriasi mandiri ini sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah dalam perlindungan WNI di luar negeri.

Apalagi dengan adanya pandemi corona yang mengakibatkan tertutupnya akses penerbangan reguler antara Indonesia dan Filipina.

Baca juga: AirAsia Perpanjang Masa Berlaku Akun Kredit hingga 2 tahun

Kebijakan yang sama juga diterapkan oleh Pemerintah Filipina melalui Kedutaan Besar Filipina di Jakarta.

“Koordinasi antara kedua kedutaan besar dalam upaya memulangkan masing-masing warga negaranya dalam masa yang penuh tantangan ini merupakan bukti nyata dari persahabatan antara kedua negara, yang telah kita bangun dan pererat dalam 70 tahun terakhir,” kata Duta Besar Filipina di Jakarta, H.E. Leehiong T. Wee.

Proses repatriasi WNI dan WN Filipina menggunakan pesawat AirAisia Indonesia, Kamis (14/5/2020).Dok. AirAsia Indonesia Proses repatriasi WNI dan WN Filipina menggunakan pesawat AirAisia Indonesia, Kamis (14/5/2020).

Penerbangan pertama berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 09.16 WIB dan membawa 22 orang penumpang.

Pesawat tersebut tiba di Bandara Internasional Ninoy Aquino Manila pada pukul 14.07 waktu setempat.

Kemudian pesawat tersebut kembali ke Indonesia dengan membawa 96 WNI dari Manila yang terdampak pandemi corona.

Baca juga: Aturan Maskapai Saat Corona: Jaga Jarak hingga Awak Kabin Pakai APD

Pesawat tersebut berangkat dari Manila pada pukul 14.34 waktu setempat dan tiba di Jakarta pukul 17.53 WIB.

Penerbangan ketiga diberangkatkan dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang pada pukul 09.44 WIB dan tiba di Manila pukul 14.30 waktu setempat dengan membawa penumpang 23 WN Filipina.

Penerbangan khusus ini menggunakan pesawat Airbus A320-200 dan sudah menerapkan protokol keselamatan yang ketat, sesuai dengan panduan dari otoritas kesehatan terkait.

Semua penumpang yang ada dalam penerbangan tersebut telah memiliki sertifikat kesehatan yang menyatakan diri mereka bebas Covid-19.

Mereka juga telah diperiksa kembali kondisinya saat berada di bandara sebelum keberangkatan.

Baca juga: Viral Foto Antrean di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Ini Penerapan Jaga Jarak di Bandara

 

Tak itu saja, penumpang dan awak kabin yang bertugas dalam penerbangan ini juga akan menjalani karantina selama 14 hari setelah penerbangan.

Pesawat yang digunakan pun langsung diberikan disinfektan segera setelah penerbangan sesuai dengan standar keselamatan operasional AirAsia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Travel Tips
Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Jalan Jalan
Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Travel Tips
Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Jalan Jalan
Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Jalan Jalan
32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

Jalan Jalan
Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Travel Update
Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Jalan Jalan
Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Travel Update
Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.