Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Taman Safari Ajak Masyarakat Bantu Satwa Lewat Donasi #KitaCintaSatwa

Kompas.com - 15/05/2020, 14:02 WIB
Nabilla Ramadhian,
Silvita Agmasari

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Seluruh unit Taman Safari Indonesia (TSI) Group ditutup sementara. Penutupan tersebut dilakukan guna mengikuti imbauan pemerintah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

Perawatan dan pemeliharaan satwa di Taman Safari Indonesia untuk saat ini masih ditanggung oleh perusahaan.

Namun, berdasarkan keterangan pers yang Kompas.com terima, Jumat (15/5/2020), Taman Safari Indonesia saat ini terbuka untuk bantuan atau donasi.

Baca juga: 22.000 Pekerja Kebun Binatang Seluruh Indonesia Terancam Kehilangan Pendapatan

Group Head of Life Science TSI Group, Biswajit Guha, menuturkan bahwa seluruh lapisan masyarakat yang ingin membantu program konservasi satwa bisa melakukannya.

Melalui program #KitaCintaSatwa, TSI Group memfasilitasi masyarakat yang ingin tetap berhubungan dengan para satwa dengan berdonasi dan berbagi cinta dan kasih sayang terhadap mereka.

Program donasi sudah dibuka secara resmi sejak pertengahan April 2020 di akun Instagram seluruh unit TSI.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Ayo ikut serta menjaga kesejahteraan satwa dengan menyisihkan dana melalui program donasi #kitacintasatwa! Donasi yang kalian semua berikan dengan murah hati nantinya akan digunakan untuk kebutuhan makanan dan perawatan kesejahteraan para satwa. Kami adalah Lembaga Konservasi yang berkomitmen melestarikan ribuan satwa dari berbagai spesies yang tersebar di seluruh park. Jumlah satwa yang kami rawat sekarang adalah: 2600 Satwa dari 270 Spesies di Taman Safari Bogor, 1900 satwa dari 180 spesies di Taman safari Prigen dan 10170 satwa dari 180 spesies dan 9150 jenis ikan di Bali Safari. Mereka semua membutuhkan bantuan kalian. Mulai dari satwa darat terbesar di Indonesia - Gajah Sumatera hingga marsupial terkecil di park kami - Sugar Glider yang lucu dan ceria; mereka semua butuh bantuan untuk melalui masa sulit yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. . . Bantu mereka dengan donasi melalui transfer ke rekening BCA a/n PT Taman Safari Indonesia 6801777811 atau Scan barcode pada slide berikut. . . . . . . #donasi #tamansafari #tamansafariindonesia #animal #conservation #animalwalfare #bringthewildlifetoyou

A post shared by Real Acc Taman Safari Bogor (@taman_safari) on Apr 28, 2020 at 7:29pm PDT

Untuk berpartisipasi, kamu bisa transfer ke rekening Bank BCA 6801777811 atas nama PT Taman Safari Indonesia.

Program #KitaCintaSatwa ini akan terus berlangsung selama penutupan sementara akibat virus corona.

“Donasi ini nantinya akan digunakan semata-mata untuk membantu biaya perawatan dan pemeliharaan satwa-satwa di Bali Safari dan TSI Group, termasuk pemberian pakan, kebutuhan medis, serta kesejahteraan satwa,” tutur Biswajit.

Baca juga: Gemas! Momen Hewan Bertemu Sesamanya Saat Kebun Binatang dan Akuarium Sepi Pengunjung

Selain # KitaCintaSatwa, mereka juga meluncurkan program kebun binatang virtual di Facebook dan Instagram resmi masing-masing unit.

Melalui program tersebut, mereka menayangkan berbagai aktivitas dan interaksi satwa dengan penjaganya.

"Dengan begitu, warganet bisa tetap keep in touch dengan satwa dan tahu banyak tentang perawatan satwa yang dilakukan di TSI,” kata Head of Digital Marketing TSI Group, Daniel Thian.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Travel Update
5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

Jalan Jalan
Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Travel Update
Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Jalan Jalan
Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Travel Update
Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Travel Tips
Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Travel Update
5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

Travel Tips
Turis China Jatuh ke Jurang Kawah Ijen, Sandiaga: Wisatawan agar Dipandu dan Mengikuti Peraturan

Turis China Jatuh ke Jurang Kawah Ijen, Sandiaga: Wisatawan agar Dipandu dan Mengikuti Peraturan

Travel Update
8 Kesalahan Saat Liburan Berkelompok, Awas Bisa Cekcok

8 Kesalahan Saat Liburan Berkelompok, Awas Bisa Cekcok

Travel Tips
Sandiaga Bantah Iuran Pariwisata Akan Dibebankan ke Tiket Pesawat

Sandiaga Bantah Iuran Pariwisata Akan Dibebankan ke Tiket Pesawat

Travel Update
Hari Kartini, 100 Perempuan Pakai Kebaya di Puncak Gunung Kembang Wonosobo

Hari Kartini, 100 Perempuan Pakai Kebaya di Puncak Gunung Kembang Wonosobo

Travel Update
Artotel Gelora Senayan Resmi Dibuka April 2024, Ada Promo Menginap

Artotel Gelora Senayan Resmi Dibuka April 2024, Ada Promo Menginap

Travel Update
Artotel Group Akuisisi Hotel Century Senayan, Tetap Ada Kamar Atlet

Artotel Group Akuisisi Hotel Century Senayan, Tetap Ada Kamar Atlet

Travel Update
Lokasi dan Jam Buka Terbaru Kebun Binatang Bandung

Lokasi dan Jam Buka Terbaru Kebun Binatang Bandung

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com