Taman Safari Ajak Masyarakat Bantu Satwa Lewat Donasi #KitaCintaSatwa

Kompas.com - 15/05/2020, 14:02 WIB
Pawang gajah, Agus merawat induk gajah Nina di Taman Safari Bogor, Sabtu (9/5/2020). Selama penutupan karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dampak penyebaran Covid-19, Taman Safari Bogor tetap melakukan pemeliharaan, perawatan kesehatan dan pemberian pakan pada satwa. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPawang gajah, Agus merawat induk gajah Nina di Taman Safari Bogor, Sabtu (9/5/2020). Selama penutupan karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dampak penyebaran Covid-19, Taman Safari Bogor tetap melakukan pemeliharaan, perawatan kesehatan dan pemberian pakan pada satwa.

JAKARTA, KOMPAS.com – Seluruh unit Taman Safari Indonesia (TSI) Group ditutup sementara. Penutupan tersebut dilakukan guna mengikuti imbauan pemerintah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

Perawatan dan pemeliharaan satwa di Taman Safari Indonesia untuk saat ini masih ditanggung oleh perusahaan.

Namun, berdasarkan keterangan pers yang Kompas.com terima, Jumat (15/5/2020), Taman Safari Indonesia saat ini terbuka untuk bantuan atau donasi.

Baca juga: 22.000 Pekerja Kebun Binatang Seluruh Indonesia Terancam Kehilangan Pendapatan

Group Head of Life Science TSI Group, Biswajit Guha, menuturkan bahwa seluruh lapisan masyarakat yang ingin membantu program konservasi satwa bisa melakukannya.

Melalui program #KitaCintaSatwa, TSI Group memfasilitasi masyarakat yang ingin tetap berhubungan dengan para satwa dengan berdonasi dan berbagi cinta dan kasih sayang terhadap mereka.

Program donasi sudah dibuka secara resmi sejak pertengahan April 2020 di akun Instagram seluruh unit TSI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Ayo ikut serta menjaga kesejahteraan satwa dengan menyisihkan dana melalui program donasi #kitacintasatwa! Donasi yang kalian semua berikan dengan murah hati nantinya akan digunakan untuk kebutuhan makanan dan perawatan kesejahteraan para satwa. Kami adalah Lembaga Konservasi yang berkomitmen melestarikan ribuan satwa dari berbagai spesies yang tersebar di seluruh park. Jumlah satwa yang kami rawat sekarang adalah: 2600 Satwa dari 270 Spesies di Taman Safari Bogor, 1900 satwa dari 180 spesies di Taman safari Prigen dan 10170 satwa dari 180 spesies dan 9150 jenis ikan di Bali Safari. Mereka semua membutuhkan bantuan kalian. Mulai dari satwa darat terbesar di Indonesia - Gajah Sumatera hingga marsupial terkecil di park kami - Sugar Glider yang lucu dan ceria; mereka semua butuh bantuan untuk melalui masa sulit yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. . . Bantu mereka dengan donasi melalui transfer ke rekening BCA a/n PT Taman Safari Indonesia 6801777811 atau Scan barcode pada slide berikut. . . . . . . #donasi #tamansafari #tamansafariindonesia #animal #conservation #animalwalfare #bringthewildlifetoyou

A post shared by Real Acc Taman Safari Bogor (@taman_safari) on Apr 28, 2020 at 7:29pm PDT

Untuk berpartisipasi, kamu bisa transfer ke rekening Bank BCA 6801777811 atas nama PT Taman Safari Indonesia.

Program #KitaCintaSatwa ini akan terus berlangsung selama penutupan sementara akibat virus corona.

“Donasi ini nantinya akan digunakan semata-mata untuk membantu biaya perawatan dan pemeliharaan satwa-satwa di Bali Safari dan TSI Group, termasuk pemberian pakan, kebutuhan medis, serta kesejahteraan satwa,” tutur Biswajit.

Baca juga: Gemas! Momen Hewan Bertemu Sesamanya Saat Kebun Binatang dan Akuarium Sepi Pengunjung

Selain # KitaCintaSatwa, mereka juga meluncurkan program kebun binatang virtual di Facebook dan Instagram resmi masing-masing unit.

Melalui program tersebut, mereka menayangkan berbagai aktivitas dan interaksi satwa dengan penjaganya.

"Dengan begitu, warganet bisa tetap keep in touch dengan satwa dan tahu banyak tentang perawatan satwa yang dilakukan di TSI,” kata Head of Digital Marketing TSI Group, Daniel Thian.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Desa Wisata Majapahit Bejijong Mojokerto, Lokasi Wisata Sejarah Kerajaan Majapahit

Desa Wisata Majapahit Bejijong Mojokerto, Lokasi Wisata Sejarah Kerajaan Majapahit

Jalan Jalan
Hari PMI, Peringatan Sejarah Pendirian Kepalangmerahan Tanah Air

Hari PMI, Peringatan Sejarah Pendirian Kepalangmerahan Tanah Air

Jalan Jalan
Jejak Pendirian PMI di Yogyakarta Ada di Museum Benteng Vredeburg

Jejak Pendirian PMI di Yogyakarta Ada di Museum Benteng Vredeburg

Jalan Jalan
6 Museum di Bangkok, Belajar Sejarah Thailand sampai Koin Zaman Batu

6 Museum di Bangkok, Belajar Sejarah Thailand sampai Koin Zaman Batu

Jalan Jalan
Budaya Vs Pariwisata, Sebenarnya Tak Perlu Jadi Konflik

Budaya Vs Pariwisata, Sebenarnya Tak Perlu Jadi Konflik

Travel Update
Klarifikasi Singapore Airlines yang Dikabarkan Buka Penerbangan Langsung ke Bali

Klarifikasi Singapore Airlines yang Dikabarkan Buka Penerbangan Langsung ke Bali

Travel Update
Storytelling Bikin Destinasi Wisata Makin Atraktif

Storytelling Bikin Destinasi Wisata Makin Atraktif

Travel Update
Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Travel Update
Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Travel Update
Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Travel Update
Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Travel Update
Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Travel Update
Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary
Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.