Kompas.com - 15/05/2020, 20:08 WIB
Ilustrasi wisatawan mancanegara menyaksikan Tari Kecak di Pura Uluwatu. SHUTTERSTOCK/MAZUR TRAVELIlustrasi wisatawan mancanegara menyaksikan Tari Kecak di Pura Uluwatu.

JAKARTA, KOMPAS.com – Di masa-masa physical distancing, kamu tetap bisa jalan-jalan secara virtual sembari menunggu pandemi virus corona usai.

Sebab, tur virtual kian digandrungi mereka yang sudah mulai bosan di rumah. Melalui Google Streetview, kamu bisa kunjungi 8 tempat wisata di Bali yang sudah Kompas.com rangkum, Jumat (15/5/2020):

1. Pura Uluwatu

Pura Uluwatu di Kabupaten Badung merupakan salah satu obyek wisata favorit di Pulau Dewata. Lokasi pura terbilang cukup unik.

Sebab, pura berada di atas tebing yang menghadap langsung ke laut lepas. Kamu bisa melihatnya di laman berikut untuk membuktikannya.

Waktu yang tepat untuk berkunjung ke sini usai pandemi corona adalah pagi dan sore hari agar tidak melewatkan pemandangan matahari terbit dan terbenam.

Namun untuk saat ini, kamu bisa tur virtual sembari memfamiliarkan diri dengan Pura Uluwatu melalui laman berikut yang akan membawamu langsung ke pintu masuk area pura.

Melalui laman tersebut, kamu bisa menggerakkan layar untuk maju dan menaiki anak tangga di sana. Sementara di laman berikut, kamu bisa menikmati lepas pantai Pura Uluwatu di siang hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Pura Tanah Lot

Melalui laman berikut, kamu bisa menikmati pemandangan indah yang ditawarkan oleh pura yang terletak di tengah laut tersebut.

Ilustrasi Bali - Pura Tanah Lot.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Bali - Pura Tanah Lot.

Pura Tanah Lot terletak di Kabupaten Tabanan dan merupakan tempat ibadah umat Hindu yang masih digunakan hingga kini.

Biasanya, kamu bisa mendengar dan menikmati deburan ombak. Namun untuk saat ini, kamu bisa tur virtual sembari menyetel suara ombak agar sensai jalan-jalan virtual semakin terasa.

3. Garuda Wisnu Kencana Cultural Park (GWK Cultural Park)

GWK Cultural Park berlokasi di Jalan Raya Uluwatu, Ungasan, Kabupaten Badung. Tempat wisata ini merupakan salah satu ikon pariwisata Bali yang patutu dikunjungi.

Sebab, di sana terdapat patung GWK yang berdiri megah setinggi 121 meter. Indahnya patung tersebut bahkan bisa dilihat dari ruang tunggu Bandara Ngurah Rai saat cuaca sedang cerah.

Melalui laman berikut, kamu bisa melihat bagian atas patung tersebut saat patung masih belum disatukan.

Penampakan Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) dari udara usai diresmikan di Kuta Selatan, Bali, Minggu (25/09/2018). Patung setinggi 121 meter dengan lebar 64 meter tersebut resmi diresmikan dan menjadi patung tertinggi ketiga di dunia.KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI Penampakan Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) dari udara usai diresmikan di Kuta Selatan, Bali, Minggu (25/09/2018). Patung setinggi 121 meter dengan lebar 64 meter tersebut resmi diresmikan dan menjadi patung tertinggi ketiga di dunia.

Bahkan, kamu juga bisa berjalan mendekatinya. Kendati demikian, kamu harus berhati-hati saat menavigasikan Streetview-mu di anak tangga.

Jika kamu asal mengklik layar, kamu akan dibawa ke tempat lain di luar area GWK Cultural Park.

4. Pura Besakih

Pura Besakih merupakan komplek pura yang salah satu sisinya menghadap langsung ke arah Gunung Agung.

Lokasinya berada di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Udaranya dapat dipastikan sejuk sekali jika berkunjung di musim hujan.

Pura Besakih tidak pernah terdampak erupsi sejak pertama kali hancur pada 1963 dan telah melewati proses renovasi.

Ilustrasi Bali - Pura Besakih.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Bali - Pura Besakih.

Kemegahannya pun masih terjaga hingga kini. Kamu bisa melihatnya di laman berikut. Di setiap undakan kanan dan kiri tangga terlihat banyak sekali tumbuhan dan patung cantik.

Jika ingin melihat sebagian area Pura Besakih dari ketinggian, kamu bisa menuju laman berikut. Di sini, kamu akan di bawa ke bagian tengah anak tangga menuju area utama.

5. Monkey Forest Ubud

Tempat wisata yang juga disebut sebagai Mandala Suci Wenara Wana kembali viral pada 2019 karean video trik selfie monyet bersama pengunjung.

Monyet-monyet menggemaskan tersebut bisa kamu lihat melalui laman berikut. Kamu juga bisa berjalan-jalan di hutan dengan luas 12,5 hektar tersebut sembari menikmati keindahan alam.

Ilustrasi Bali - Wisatawan di Monkey Forest.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Bali - Wisatawan di Monkey Forest.

Selain dijadikan sebagai rumah bagi 900 monyet dan 186 spesies tumbuhan, Monkey Forest Ubud memiliki pura yang dijadikan oleh umat Hindu sebagai tempat sembahyang dan upacara.

Kendati pura tidak boleh dimasuki oleh sembarang orang, kamu bisa melihatnya melalui laman berikut. Monkey Forest Ubud terletak di Jalan Monkey Forest, Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.

6. Undakan Sawah Tegalalang

Undakan sawah Tegalalang bisa kamu lihat saat mengunjungi Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar.

Namun untuk saat ini, kamu di rumah saja sembari ngabuburit virtual ke sana melalui laman berikut. Meski dilihat lewat layar ponsel atau komputer, pemandangannya tetap cantik.

Selain melihat undakan sawah yang unik, kamu juga bisa memanjakan mata dengan melihat asrinya lingkungan di sekitar.

7. Pura Taman Ayun

Pura yang memiliki taman nan asri ini terletak di Mengwi, Kabupaten Badung. Kemegahannya yang bisa dilihat di laman berikut ternyata sudah ada sejak abad ke-17, sekitar tahun 1634.

Area pura dikeliingi oleh sebuah kolam besar yang diapit oleh dua lahan kecil yang dipenuhi rerumputan hijau. Di laman tersebut kamu bisa melihat kolam tersebut.

Untuk melihat area pura dari sisi lain, tepatnya di jalan setapak yang dikelilingi oleh tumbuhan asri, kamu bisa menuju laman berikut.

8. Gunung Batur

Gunung batur merupakan salah satu dari banyak gunung api di Bali yang memiliki keistimewaan tersendiri bagi masyarakat Bali.

Pemandangan Gunung Batur di Kintamani, Bali. Ilustrasi Shutterstock Pemandangan Gunung Batur di Kintamani, Bali.

Sebab, gunung tersebut dianggap sebagai lingga buana atau lingga alam yang memiliki arti penting dalam kehidupan religi masyarakat setempat.

Apabila kamu sudah memiliki rencana untuk mendaki Gunung Batur di waktu dekat namun harus dibatalkan akibat pandemi corona, kamu bisa ngabuburit virtual di laman berikut.

Tidak hanya kamu bisa “mendaki” sembari rebahan di rumah, kamu juga langsung di bawa ke puncaknya.

Laman tersebut memiliki tanda panah di layar yang bisa kamu klik untuk menjelajahi sisi lain dari Gunung Batur. Pemandangan yang ditawarkan tidak kalah indahnya dari pemandangan di puncaknya.

Sementara melalui laman berikut dan berikut, kamu bisa menikmati keindahan matahari yang terpancar dari sela-sela perbukitan yang ada di puncak gunung tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Tunda Buka Perbatasan Akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan Akibat Varian Omicron

Travel Update
Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara Akibat Varian Omicron

Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara Akibat Varian Omicron

Travel Update
Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Travel Update
Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Travel Update
Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Travel Update
7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

Travel Tips
Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.