Kapan Waktu Terbaik Berkunjung ke Desa Wisata Nglanggeran Yogyakarta?

Kompas.com - 16/05/2020, 22:32 WIB
Kondisi Embung Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, Mengering. Rabu (9/10/2019) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOKondisi Embung Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, Mengering. Rabu (9/10/2019)


JAKARTA, KOMPAS.com - Virus corona membuat aktivitas kegiatan wisata terhenti untuk sementara waktu.

Kendati demikian, wisatawan dapat mempersiapkan hal-hal yang diperlukan seperti mengatur jadwal liburan, setelah pandemi ini berakhir.

Salah satu tempat wisata yang bisa menjadi pilihan untuk dikunjungi adalah Desa Wisata Nglanggeran. Berlokasi di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kamu bisa merencanakan liburanmu nanti untuk berkunjung ke sini.

Baca juga: Walau Embung Nglanggeran Kering, Tetap Asyik untuk Foto-foto

Lalu kapan waktu terbaik berkunjung ke Nglanggeran?

Menurut salah satu anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Nglanggeran, Sugeng Handoko, wisatawan dapat menyesuaikan waktu kunjungan sesuai dengan tema liburan yang ingin dipilih.

"Waktu terbaiknya itu tergantung tema liburan. Kalau temanya ingin panen durian ya kita datangnya pas musim durian, misalnya pas akhir tahun sampai awal tahun. Ketika ingin camping, justru akan menghindari musim penghujan," kata Sugeng dalam virtual tur yang diadakan Atourin ke Desa Wisata Nglanggeran, Sabtu (16/5/2020).

Wisatawan biasanya akan memilih waktu pada musim kemarau untuk melakukan camping. Hal berbeda justru ketika wisatawan menginginkan pemandangan sawah nan hijau di Gunungkidul, mereka akan berkunjung pada musim penghujan.

Wisatawan Berfoto di Gunung Api Purba Nglanggeran, GunungkidulDokumentasi Pengelola Gunung Api Purba Nglanggeran Wisatawan Berfoto di Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunungkidul

Oleh sebab itu, waktu kunjungan terbaik ke Nglanggeran akan kembali lagi kepada tujuan atau tema kunjungan wisatawan.

"Mereka ingin mendapatkan sensasi apa berwisata ke Nglanggeran, akan tetapi, kami sarankan kalau berkunjung sebaiknya pada hari biasa, jangan akhir pekan karena akan ramai sekali wisatawannya," jelasnya.

Menurut Sugeng, ramainya wisatawan akan membuat wisatawan lain yang ingin menikmati pemandangan, akhirnya tidak bisa menikmati keindahan tersebut secara leluasa.

Baca juga: Usai Mendaki Gunung Api Purba, Mampir ke Griya Cokelat Nglanggeran

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Tetap Terima Wisatawan Saat Libur Panjang, Protokol Kesehatan Diperketat

Jabar Tetap Terima Wisatawan Saat Libur Panjang, Protokol Kesehatan Diperketat

Whats Hot
Ada Imbauan Tidak Wisata ke Puncak Saat Libur Panjang, Ini Kata Kadispar Jabar

Ada Imbauan Tidak Wisata ke Puncak Saat Libur Panjang, Ini Kata Kadispar Jabar

Whats Hot
Air Terjun Sunsa Kompol di Manggarai Barat, Kesegaran di Lereng Gunung Poso Kuwuh

Air Terjun Sunsa Kompol di Manggarai Barat, Kesegaran di Lereng Gunung Poso Kuwuh

Jalan Jalan
Kini, Ada Armada DAMRI ke Pantai Baron dan Gunung Api Purba Nglanggeran

Kini, Ada Armada DAMRI ke Pantai Baron dan Gunung Api Purba Nglanggeran

Jalan Jalan
Mendaki Gunung Gede Pangrango Saat Musim Hujan, Ini Panduannya

Mendaki Gunung Gede Pangrango Saat Musim Hujan, Ini Panduannya

Travel Tips
Benarkah Jepang akan Buka Perbatasan untuk Olimpiade 2021?

Benarkah Jepang akan Buka Perbatasan untuk Olimpiade 2021?

Whats Hot
Hotel Berusia 100 Tahun di New York Tutup akibat Pandemi Corona

Hotel Berusia 100 Tahun di New York Tutup akibat Pandemi Corona

Whats Hot
Panduan Harga Tiket Masuk dan Cara Menuju Desa Wisata Cibuntu

Panduan Harga Tiket Masuk dan Cara Menuju Desa Wisata Cibuntu

Travel Tips
Diskon Wisata ke Wisnus, PHRI: Pemikiran Pemerintah yang Out of The Box

Diskon Wisata ke Wisnus, PHRI: Pemikiran Pemerintah yang Out of The Box

Whats Hot
PHRI Minta Kemenparekraf Kawal Kebijakan Dana Hibah ke Pengusaha Hotel dan Restoran

PHRI Minta Kemenparekraf Kawal Kebijakan Dana Hibah ke Pengusaha Hotel dan Restoran

Whats Hot
PHRI: Langkah Pemerintah Berikan Dana Hibah itu Bagus, Kami Apresiasi

PHRI: Langkah Pemerintah Berikan Dana Hibah itu Bagus, Kami Apresiasi

Whats Hot
Lezatnya Santap 4 Kuliner Khas Daerah Ini sambil Traveling di Indonesia

Lezatnya Santap 4 Kuliner Khas Daerah Ini sambil Traveling di Indonesia

BrandzView
Tips Berkunjung ke Desa Wisata Cibuntu, Cari Waktu Terbaik

Tips Berkunjung ke Desa Wisata Cibuntu, Cari Waktu Terbaik

Travel Tips
Catat, Itinerary Seharian Liburan di Desa Wisata Cibuntu

Catat, Itinerary Seharian Liburan di Desa Wisata Cibuntu

Travel Tips
Wisata ke Korea, Jangan Lupa Gowes di Rel Kereta di Tengah Bukit

Wisata ke Korea, Jangan Lupa Gowes di Rel Kereta di Tengah Bukit

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X