Apa Itu Protokol Global di New Normal Pariwisata?

Kompas.com - 17/05/2020, 14:10 WIB
Ilustrasi pariwisata Indonesia Dokumentasi Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi KreatifIlustrasi pariwisata Indonesia


JAKARTA, KOMPAS.com - Pariwisata menjadi sektor paling terdampak akibat wabah virus corona yang menyerang dunia belakangan ini.

Sehubungan dengan hal tersebut, World Travel & Tourism Council ( WTTC) sebagai lembaga pariwisata global tengah menyusun adanya protokol baru dalam dunia pariwisata.

Baca juga: Protokol New Normal Dapat Jadi Nilai Tambah untuk Jual Produk Wisata

Presiden dan CEO WTTC, Gloria Guevara mengatakan, pembangunan protokol global ini akan dibagi menjadi empat pilar utama.

Adapun penyusunan tersebut turut mempertimbangkan pedoman World Health Organization (WHO) dan Center for Disease Control and Prevention (CDC).

“Empat pilarnya yaitu harus memperhatikan kesiapan operasional dan staf, memastikan pengalaman yang aman, membangun kembali kepercayaan wisatawan, dan kepercayaan diri serta penerapan kebijakan yang memungkinkan,” kata Gloria dalam telekonferensi bersama Indonesia Tourism Forum (ITF), Jumat (15/5/2020).

Lanjutnya, tujuan dari pembuatan protokol global ini adalah untuk membangun kembali kepercayaan di antara konsumen atau wisatawan, sehingga mereka bisa melakukan perjalanan dengan aman sesaat pembatasan dicabut.

Protokol baru ini akan memberikan suatu konsistensi global terhadap destinasi dan negara serta panduan untuk penyedia perjalanan, operator, dan wisatawan, terkait pendekatan baru untuk kesehatan dan kebersihan di dunia pasca Covid-19.

Baca juga: New Normal Pariwisata, Taman Wisata Candi Siapkan Protokol Baru

Gloria menyebut, kesehatan dan keselamatan wisatawan serta pekerjanya akan ditempatkan di jantung protokol global baru, yang telah disusun oleh anggota WTTC.

Untuk mewujudkan agar protokol global ini dapat berjalan dengan baik setelah pandemi, Gloria menuturkan, perlu adanya kerjasama antara pemerintah dan sektor swasta.

“Koordinasi dan penyelarasan dalam sektor perjalanan dan pariwisata sangat penting untuk memastikan bahwa langkah-langkah global yang kuat diterapkan guna membangun kembali kepercayaan dapat dianut oleh pemerintah dan sektor swasta,” ujarnya.

“Kami senang, untuk pertama kalinya, sektor swasta global telah menyelaraskan sekitar protokol baru ini yang akan menciptakan konsistensi di seluruh sektor," katanya.

"Sekarang kami menyerukan kepada pemerintah untuk mengadopsinya, sehingga mereka dapat diimplementasikan secara global dan mengembalikan kepercayaan yang sangat dibutuhkan untuk memulai kembali sektor ini," tambahnya.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
Hari Pancasila, Simak Sejarah dan Fakta Menarik Gedung Pancasila

Hari Pancasila, Simak Sejarah dan Fakta Menarik Gedung Pancasila

Whats Hot
Hotel dan Restoran di Yogyakarta Bisa Buka, asal Terapkan Protokol Kesehatan

Hotel dan Restoran di Yogyakarta Bisa Buka, asal Terapkan Protokol Kesehatan

Whats Hot
[TravelTalk] Staycation di Hotel dengan Protokol New Normal, Seperti Apa?

[TravelTalk] Staycation di Hotel dengan Protokol New Normal, Seperti Apa?

Whats Hot
New Normal Pariwisata, Turis Bakal Lebih Peduli Asuransi Perjalanan

New Normal Pariwisata, Turis Bakal Lebih Peduli Asuransi Perjalanan

Whats Hot
Jangan Salah Seperti Karakter Legend of The Blue Sea, Ini 6 Cara Tepat Makan Pasta

Jangan Salah Seperti Karakter Legend of The Blue Sea, Ini 6 Cara Tepat Makan Pasta

Makan Makan
Liburan ala Legend of The Blue Sea di Spanyol, Jalan-jalan Kelar Corona

Liburan ala Legend of The Blue Sea di Spanyol, Jalan-jalan Kelar Corona

Jalan Jalan
Kunjungi 12 Lokasi Syuting The World of the Married, Liburan ke Korea Kelar Corona

Kunjungi 12 Lokasi Syuting The World of the Married, Liburan ke Korea Kelar Corona

Jalan Jalan
10 Restoran dan Kafe pada Drama Korea The World of the Married, Simpan untuk Liburan Nanti

10 Restoran dan Kafe pada Drama Korea The World of the Married, Simpan untuk Liburan Nanti

Makan Makan
Tingkat Kematangan dan Tips Memasak Steak ala Hotel Mewah di Bandung

Tingkat Kematangan dan Tips Memasak Steak ala Hotel Mewah di Bandung

Makan Makan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X