Jangan Disimpan Utuh, Ini Cara Tepat Membekukan Buah untuk Jus dan Smoothies

Kompas.com - 17/05/2020, 22:42 WIB
Ilustrasi smoothie ShutterstockIlustrasi smoothie


JAKARTA, KOMPAS.com – Mengolah buah untuk menjadi jus dan smoothies memang sangat mudah. Namun persediaan buah terlalu lama disimpan, bisa jadi malah busuk sebelum diolah.

Baca juga: Cara Menyimpan Jus dan Smoothies yang Benar Agar Gizi Tak Hilang

Salah satu cara sederhana untuk mencegah buah-buahan segar tersebut membusuk adalah dengan memasukkannya ke dalam freezer alias dibekukan atau di-frozen.

Dr. Rita Ramayulis, seorang praktisi gizi bidang klinik dan olahraga mengatakan bahwa buah-buahan sangat boleh dibekukan terlebih dahulu sebelum diolah jadi jus dan smoothies.

“Karena kalau buah di-frozen dia menghentikan segala macam proses enzimatik pada buah, sayur, dan makanan lain. Jadi enggak ada pergeseran kandungan gizi,” ujar Rita dalam sesi Live Instagram di akun @kriyaria dengan topik “Minuman Jus, Smoothie, dan Minuman Rempah Penguat Kekebalan Tubuh”, Rabu (13/5/2020).

Dengan memasukkan buah-buahan ke dalam freezer lemari es, akan menghentikan proses pematangan buah dan juga gizi dalam buah tidak akan berkurang sama sekali.

Lantas bagaimana cara membekukan buah yang benar agar kualitas buah tak berkurang?

Rita menekankan pada proses thawing atau pencairan kembali buah tersebut setelah dikeluarkan dari freezer sebelum diproses jadi jus dan smoothies.

Pasalnya, proses thawing inilah yang akan mennyebabkan proses pengurangan zat gizi pada buah beku.

Ilustrasi smoothies buah dan sayur. SHUTTERSTOCK/FOXYS FOREST MANUFACTURE Ilustrasi smoothies buah dan sayur.

“Jadi frozen-nya harus per porsi enggak boleh yang porsi besar lalu diambil separuh dan sisanya disimpan kembali. Nah yang disimpan kembali itu kandungan gizinya akan berbeda ketika di-thawing di luar,” jelas Rita.

Jadi satu buah utuh sebenarnya tidak disarankan untuk langsung masuk seluruhnya ke dalam freezer.

Pasalnya nantinya ketika dicairkan, bagian lain dari buah tersebut yang tidak kamu blender akan mengalami pengurangan zat gizi yang signifikan.

Maka dari itu, usahakan untuk memotong-motong dahulu buah yang akan dibekukan dan membaginya menjadi porsi-porsi kecil. Satu wadah atau plastik hanya untuk satu porsi buah.

Jadi ketika kamu ingin mengolah satu porsi jus, hanya perlu mengambil dan mencairkan satu wadah atau plastik saja.

Selain itu, buah yang sudah dikeluarkan dari freezer pun harus langsung diproses jadi jus atau smoothies. Pasalnya, setelah keluar dari freezer buah akan langsung mengalami perubahan kandungan zat gizi.

“Blender sudah siap, ambil buah di freezer, masukkan ke blender, tutup blender, lalu nyalakan blender dan tuang ke gelas lalu harus langsung diminum,” tegas Rita.

Buah NagaAuthority Nutrition Buah Naga

Buah yang cocok dibekukan

Lalu pertanyaannya sekarang adalah, buah apa saja yang kiranya cocok untuk dibekukan lebih dahulu sebelum diproses jadi jus dan smoothies dan mana buah yang kurang cocok.

Baca juga: 7 Buah yang Paling Cocok Dijadikan Jus dan Smoothies, Bisa Diminum Saat Sahur?

Ternyata tak semua buah akan jadi lebih baik ketika dibekukan lebih dahulu. Menurut Rita, jenis buah yang sangat baik untuk dibekukan lebih dahulu adalah buah yang banyak kandungan airnya.

Buah pisang dan pepaya tidak disarankan untuk dibekukan lebih dahulu karena kandungan air yang sedikit. Alpukat juga tidak cocok jika dibekukan lebih dahulu.

Pepaya sebenarnya bisa-bisa saja jika kamu ingin membekukannya lebih dahulu. Namun kata Rita, pepaya akan lebih bagus ketika diproses dalam bentuk segar.

“Di-frozen paling bagus dari pengalaman saya itu buah naga. Dia bagus banget ketika di-frozen. Melon juga teksturnya bagus banget setelah dijadikan smoothies,” tutup Rita.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X