Kompas.com - 18/05/2020, 07:30 WIB
Ilustrasi masjid. PIXABAYIlustrasi masjid.

Peresmian dihadiri oleh banyak orang penting

Dalam peresmian masjid, Shitta juga mengundang Hamid. Melalui undangan tersebut, dia berharap bahwa Hamid akan membantu dalam penyebaran Islam di daerah tersebut.

Kendati demikian, dia tidak bisa datang. Hamid kemudian mengirim perwakilannya, Abdullah Quilliam, yang turut membawakan Order of Osmanieh dan Order of the Medjidie.

Selain itu, Quilliam juga dikirim untuk menyampaikan dukungan terbuka bagi Muslim di Afrika Barat.

Acara peresmian Masjid Shitta Bey merupakan acara sosial dan keagamaan yang penting di Lagos pada saat itu.

Baca juga: Masjid Kobe, Masjid Pertama dan Tertua di Jepang yang Selamat dari Perang Dunia II

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Another prior, and equally important, development of the period within which many works on display were made, that is, the period of increasing colonial domination, is the Yoruba-Brazillian architectural tradition of the late nineteenth century. This is the style of building introduced to West Africa by Yoruba people repatriated from Brazil. The buildings of Francisco Nobre, for example, were to be found from Lagos to Elmina in what is now Ghana, and his younger compatriot, Joao Baptist Da Costa, was responsible for the strikingly beautiful Martins Street Mosque in Lagos (Laotan 1960). It is often forgotten that the returning Yoruba people from Brazil and frin Sierra Leone, in the nineteenth century, included Muslims as well as Christians. In 1891 Muhammad Shitta Bey, merchant, philanthropist, and a son of Sierra Leone repatriate, commissioned the building of the Martins Street Mosque. While it was still under construction, its fame spread all over the Yorubaland, and across the seas to Sierra Leone, England and Turkey... its formal opening on 4 July 1894 was a grand occasion... The Governor, Sir G. T. Carter, was present, and so was a representative of the Sultan of Turkey in the person of Abdallah Quillam, the President of the Liverpool Muslim Association. The mosque was formally opened by the Turkish representative.(Gbadamosi 1978:66) What was wanted was something in the latest style that was yet unique, and this was provided by the Yoruba-Brazillian Catholic artists. Da Costa later laid the foundations of the Central Mosque on Nnamdi Azikiwe Street (now tragically demolished), which was completed by his trainee, Sanusi Aka, circa 1900 (Laotan 1960) Source The Yoruba Artist #reminisce #nigeriahistory #reminiscebyolabisi #historicalpictures #colonialnigeria #britishempire #britishnigeria #yorubabrazilian #yorubabrazillianarchitecture #martinsstreetmosque #centralmosquelagos #shittabey #dacosta #brazillianreturnees #slavetrade #yorubaartist

A post shared by Olabisi Ojora (@reminiscebyolabisi) on Sep 12, 2019 at 4:58am PDT

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, acara tersebut turut dihadiri oleh banyak sheikh, raja, dan imam dari seluruh komunitas Muslim di pantai barat Nigeria.

Bahkan, mengutip Masjed.ir, ada juga yang hadir dari barat Sudan. Tidak hanya Muslim, juga umat Kristen dan masyarakat lain yang ingin memberi selamat.

Ribuan Muslim terlihat menunggangi kuda, kereta kuda, bahkan berjalan kaki. Hujan deras yang mengguyur hari peresmian tidak membuat pria, wanita, dan anak-anak berhenti melakukan paradei di jalan sembari menyanyikan berbagai macam lagu.

Hingga kini, Masjid Shitta Bey masih berfungsi dan bangunannya masih dipelihara dengan baik. Bahkan pada 10 Desember 2013, masjid tersebut dijadikan sebagai satu dari sembilan monumen nasional oleh Nigerian National Museums and Monuments Commision.

Baca juga: Menengok Masjid Shah Cheragh di Iran yang Jadi Tempat Produksi Masker Virus Corona

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.