Kompas.com - 18/05/2020, 11:50 WIB
Restoran di Thailand membuat sekat dari pvc dan plastik untuk pengunjung terhindari dari penularan virus corona facebook penguin eat shabuRestoran di Thailand membuat sekat dari pvc dan plastik untuk pengunjung terhindari dari penularan virus corona

Assistant Director for Marketing Future Park Rangsit, Chonratha Mora, mengatakan, pelanggan diminta untuk memindai kode QR mal, sehingga bisa memantau kapasitas operasi.

Mora menuturkan, mal bisa menampung sekitar 28.000 pelanggan setiap dua jam berdasarkan ruangnya.

“Jika jumlah pelanggan dalam toko mulai melebihi batas, kami akan meminta mereka untuk menunggu di luar,” tutur Mora.

Dia mengatakan, staf juga dikerahkan di sekitar mal untuk mengingatkan para pelanggan agar melakukan jaga jarak satu sama lain.

Sementara untuk toko pakaian, mereka diwajibkan untuk mendistribusikan sarung tangan kepada pelanggan.

Baca juga: New Normal di Bangkok, Street Food Dibatasi Plastik dan Jaga Jarak

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Inspector-general of the Ministry of Digital Economy and Society, Polawat Witoolkollachit, mengatakan, pada 11:30 waktu setempat, 26.736 toko terdaftar untuk menggunakan Thai Chana.

Adapun 4.635 orang menggunakannya setiap menit.

Dia menjamin privasi pelanggan akan dilindungi. Informasi dari aplikasi tersebut hanya akan digunakan untuk pengontrolan penyakit.

Baca juga: Apa Itu Protokol Global di New Normal Pariwisata?

Sementara itu, Executive Vice President of Marketing Central Pattana (CPN), dr Nattakit Tangpoonsinthana, menjamin keramaian tempatnya dan langkah pengendalian penyakit.

Perusahaan tersebut sudah menerapkan langkah-langkah kebersihan dan kesehatan sejak awal terjadinya wabah virus corona.

“CPN juga telah menciptakan aturan guna menanggapi kebijakan “New Normal” dengan langkah-langkah, Centra’s Hygiene and Safety. Kami senang melihat setiap sektor telah mengambil dan mengimplementasi langkah ini,” kata Tangpoonsinthana.

Tangpoonsinthana menuturkan, penurunan infeksi virus corona menunjukkan, Thailand merupakan salah satu pemimpin dunia dalam kesehatan masyarakat dalam menangani virus corona.

“Hal utama yang membantu dalam mendukung perang kami dengan Covid-19 adalah “The Power of all Thais”dan kerjasama mereka,” kata Tangpoonsinthana.

Baca juga: Wisata Thailand, 7 Mal Pilihan Bangkok untuk Belanja dan Kulineran

“Terima kasih kepada pemerintah, lembaga, tenaga kesehatan profesional, dan masyarakat Thailand yang menjaga gaya hidup mereka yang disiplin,” lanjutnya.

Kendati demikian, dua cabang department store di Nakhon Ratchasima tidak diizinkan untuk dibuka kembali. Mereka masih menunggu rencana pengontrolan dan manajemen penyakit.

Berdasarkan otoritas setempat, department store harus menyerahkan sebuah rencana kepada komite pengendalian penyakit menular untuk dipertimbangkan terlebih dahulu.

Sementara itu, sebuah perusahaan transportasi yang dikelola pemerintah, Transport Co, pada Minggu melaporkan, layanan bus ke daerah-daerah lain telah padat dipesan untuk akhir pekan mendatang.

Sebelumnya, mengutip Reuters, pemerintah Thailand telah melonggarkan beberapa kebijakan lockdown pada Senin (4/5/2020).

Baca juga: Kabar Baik Virus Corona, Pemerintah Thailand Longgarkan Lockdown di Bangkok

Ada pun kebijakan yang dilonggarkan adalah para pedagang kaki lima, restoran, serta pertokoan sudah bisa beroperasi kembali.

Sebelum dilonggarkan, mereka hanya diizinkan untuk berjualan makanan untuk dibawa pulang, atau melayani pesan antar.

Kini, pelanggan diperbolehkan makan di restoran. Kendati demikian, mereka tetap diwajibkan untuk mematuhi aturan jaga jarak.

Pemilik usaha pun mengatur tempat duduk agar ada jarak aman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

46 Negara Bisa Wisata ke Thailand Tanpa Karantina, Ada Indonesia?

46 Negara Bisa Wisata ke Thailand Tanpa Karantina, Ada Indonesia?

Travel Tips
Aturan Ganjil Genap, Puluhan Bus Wisata Gagal Masuk Gunungkidul

Aturan Ganjil Genap, Puluhan Bus Wisata Gagal Masuk Gunungkidul

Travel Update
Tempat Wisata Majalengka Boleh Buka Walau Masih PPKM Level 3

Tempat Wisata Majalengka Boleh Buka Walau Masih PPKM Level 3

Travel Update
Kepulauan Banyak Aceh, 99 Pulau dengan Paduan Pasir Putih dan Laut Biru

Kepulauan Banyak Aceh, 99 Pulau dengan Paduan Pasir Putih dan Laut Biru

Jalan Jalan
Desa Wisata Nusa Aceh, Desa Wisata Pertama Bertema Kebencanaan

Desa Wisata Nusa Aceh, Desa Wisata Pertama Bertema Kebencanaan

Jalan Jalan
9 Oleh-oleh Populer Khas Ambon, Ada Kerajinan Besi Putih

9 Oleh-oleh Populer Khas Ambon, Ada Kerajinan Besi Putih

Travel Tips
3 Tempat Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

3 Tempat Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Jalan Jalan
8 Satwa Langka Dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Padang Sugihan

8 Satwa Langka Dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Padang Sugihan

Travel Update
Daftar Tempat Wisata yang Boleh Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Daftar Tempat Wisata yang Boleh Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Jalan Jalan
InterContinental Bandung Dago Pakar Jadi Hotel Terbaik di Indonesia 2021

InterContinental Bandung Dago Pakar Jadi Hotel Terbaik di Indonesia 2021

Travel Update
5 Oleh-oleh Kerajinan Khas Banjarmasin, Ada Batu Permata dan Kain Sasirangan

5 Oleh-oleh Kerajinan Khas Banjarmasin, Ada Batu Permata dan Kain Sasirangan

Travel Tips
Wisata Sejarah ke Sawahlunto, Kunjungi Lubang Tambang Batu Bara

Wisata Sejarah ke Sawahlunto, Kunjungi Lubang Tambang Batu Bara

Jalan Jalan
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata ke Taman Margasatwa Ragunan

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata ke Taman Margasatwa Ragunan

Travel Update
Langgar Aturan Ganjil Genap di Ragunan, Wisatawan Harus Rela Putar Balik

Langgar Aturan Ganjil Genap di Ragunan, Wisatawan Harus Rela Putar Balik

Travel Update
Itinerary 1 Hari di Pekalongan Jawa Tengah, Wisata Alam dan Glamping

Itinerary 1 Hari di Pekalongan Jawa Tengah, Wisata Alam dan Glamping

Itinerary

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.