Kompas.com - 18/05/2020, 12:21 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

 

Perbedaan mentega dengan margarin yang paling signifikan

Dilansir dari Reader’s Digest, komposisi yang berbeda antara mentega dan margarin juga berdampak pada tekstur dan bentuk kedua produk tersebut.

Tekstur mentega akan lebih padat bila berada di suhu ruang daripada margarin.

Tingkat lemak jenuh yang terkandung pada mentega akan membuat ikatan yang padat dan membuat mentega tetap kaku sampai mentega terkena panas.

Walaupun banyak pemanggang kue dan koki memilih mentega karena rasanya yang tak tergantikan, margarin juga punya tempat tersendiri.

Margarin punya kandungan air yang tinggi, produk-produk yang dibuat menggunakan margarin akan punya tekstur yang lebih lembut.

Margarin dan mentega kadang bisa digantikan satu sama lain, tapi kamu harus hati-hati ketika melakukannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penggunaan mentega dan margarin

Dilansir dari All Recipes, penggunaan mentega tawar akan memberikan rasa yang lebih kaya pada keik, kue kering, dan pastry.

Kandungan lemak yang lebih tinggi pada mentega juga akan memberikan tekstur pada roti maupun kue yang dipanggang.

Margarin yang mengandung air lebih banyak dan lemak lebih sedikit bisa membuat adonan kue kering menyebar ketika dipanggang dan membuatnya jadi gosong.

Dilansir dari Alberta Milk, margarin biasanya akan lebih lembut ketika berada di suhu relatif dingin. Karena konsistensinya yang lebih lembut, margarin bisa membuat kue tidak terlalu lembut dan kue kering akan kurang renyah.

Penggunaan mentega pada kue yang kamu buat akan memberikan beberapa perbedaan. Salah satunya adalah dari rasa. Penggunaan mentega akan membuat kue punya rasa lebih enak dan terasa lembut.

Lalu ada juga perbedaan dalam sisi tekstur. Mentega akan meleleh dalam mulut. Jadi kue yang menggunakan mentega akan terasa lebih lembut dalam mulut.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Yosua Ricky Ekajaya, Head Pastry Chef Arkamaya. Menurutnya, perbedaan paling siginifikan dari penggunaan mentega dan margarin adalah pada rasa yang coba dicari oleh pembuatnya.

“It’s a matter of taste. Pastinya kalau menggunakan mentega lebih enak. Enggak begitu pengaruh ke tekstur, hanya wanginya pasti berbeda. Orang bahkan bisa campur (mentega dan margarin) untuk wanginya dapat,” papar Chef Yosua pada Kompas.com, Senin (18/5/2020).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.