Cara Memasak Rendang yang Empuk tetapi Daging Tidak Hancur

Kompas.com - 20/05/2020, 21:02 WIB
ILUSTRASI - Rendang Shutterstock/Ariyani TedjoILUSTRASI - Rendang

JAKARTA, KOMPAS.com - Membuat rendang dengan tekstur empuk, butuh waktu masak yang cukup lama.

Bahkan banyak orang yang memasak rendang selama tujuh sampai delapan jam untuk mendapatkan tekstur rendang yang empuk.

Daging yang dimasak dengan lama, beresiko mudah hancur. Untuk itu sebenarnya ada kunci untuk membuat daging rendang tetap untuh meskipun dimasak dalam waktu lama.

Cara memasak daging rendang agar empuk namun tetap utuh ini banyak dipraktikkan oleh rumah makan khas Minang.

Baca juga: 7 Makanan Indonesia yang Awet, Ada Rendang dan Sambal Roa

Berikut tips memasak rendang empuk tetapi tidak hancur dikutip dari Sajian Sedap:

1. Masak dengan api kecil

Supaya daging tidak mudah hancur, gunakan api kompor kecil pada saat memasak. Memasak dengan api kecil membuat bumbu dapat meresap sempurna ke dalam daging.

Penggunaan api yang besar saat memasak rendang membuat tekstur daging mudah hancur saat diaduk. Terlebih bumbu rendang jadi lebih cepat gosong.

Baca juga: Sejarah Rendang dan Hubungannya dengan Bangsa Portugis

2. Perhatikan cara mengaduk

Rendang di RM Pak Datuk, Padanh Panjang, Sumatera Barat.KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYA Rendang di RM Pak Datuk, Padanh Panjang, Sumatera Barat.

Saat memasak rendang, aduk sesekali saja ketika santan masih banyak. Setelah santan meresap, cara aduk rendang harus diperhatikan betul.

Cukup mengaduk daging rendang dengan cara mendorong-dorongnya dengan punggung spatula kayu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X