Kapan Bali akan Buka untuk Wisatawan?

Kompas.com - 22/05/2020, 15:42 WIB
Sawah Indah di Ubud (Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf) BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPAREKRAFSawah Indah di Ubud (Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf)


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa menyatakan belum bisa memastikan kapan pariwisata Bali akan kembali dibuka untuk wisatawan.

Menurutnya, pariwisata Bali akan benar-benar dibuka jika kasus virus corona sudah menurun.

"Sampai saat ini kita masih untuk penanganan Covid-19. Sampai benar-benar ada jaminan kasus melandai atau menurun," kata Putu saat dihubungi Kompas.com, Jumat (22/5/2020).

"Jadi pembukaan pariwisata akan melihat situasi perkembangan  Covid-19," lanjutnya.  

Hal ini menyusul beredarnya kabar pariwisata Bali akan kembali dibuka secara bertahap pada Oktober nanti.

Baca juga: Kangen Jalan-jalan ke Bali? Tur Virtual di 8 Tempat Wisata Bali

Melansir Tribun Bali, dalam sebuah Rapat koordinasi Persiapan Pemulihan Pariwisata di Bali, yang dihadiri Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Ni Wayan Giri Adnyani dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Kamis (14/5/2020), sempat menyatakan hal tersebut.

Giri mengatakan, pada Oktober disebut sebagai appealing, pembukaan destinasi pariwisata secara bertahap dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. 

Dilanjutkan promosi, penyelenggaraan event dan MICE, roadshow , serta media campaign.

Ilustrasi Pariwisata IndonesiaDokumentasi Biro Komunikasi Kemenparekraf Ilustrasi Pariwisata Indonesia

Namun dihubungi terpisah, menurut Giri hal tersebut masih berupa skenario.

"Sebenarnya hanya skenario dengan banyak persyaratan protokol, termasuk kesiapan daerah," kata Giri dihubungi oleh Kompas.com Jumat (22/5/2020).

Ia pun melanjutkan, pembukaan pariwisata Bali akan bergantung pada Pemerintah Daerah Provinsi Bali.

Hal ini berarti pembukaan pariwisata di Bali bisa saja dilakukan di bulan lainnya.

"Kalau pemdanya belum mau buka dengan berbagai pertimbangan ya enggak dibuka," tambahnya.

Baca juga: Kondisi New Normal, Kemenparekraf Prediksi Ekowisata akan Lebih Diminati

Sementara itu, Putu tetap optimis pariwisata Bali akan kembali dibuka pada saat yang tepat.

Ia juga mengatakan bahwa pariwisata Bali akan menerapkan sejumlah protokol kesehatan New Normal.

Putu telah berkoordinasi dengan seluruh industri di Bali agar masing-masing menyusun Standar Operasional Prosedural (SOP) berdasarkan standar kesehatan Covid-19.

"Kita minta seluruh industri agar menyusun SOPnya seperti physical distancing, masker, hand sanitizer, disinfektan, rambu-rambu, atau audio visual, dan lain sebagainya," ujarnya.

Ilustrasi Pariwisata IndonesiaDokumentasi Biro Komunikasi Kemenparekraf Ilustrasi Pariwisata Indonesia

Lebih lanjut, pariwisata Bali juga akan dibuka secara bertahap. Untuk itu, Putu kini tengah menunggu arahan dari Gubernur Bali terkait pembukaan pariwisata Bali.

"Sepertinya begitu, tapi saya minta arahan gubernur untuk persisnya seperti apa," tambahnya.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Bali tengah bekerjasama dengan Kemenparekraf dalam menggodok penerapan protokol pariwisata baru di era New Normal.

Adapun Bali terpilih karena dianggap berhasil mengatasi penyebaran virus corona dan juga dikenal sebagai destinasi wisata populer dunia.

Baca juga: Apa Itu Protokol Global di New Normal Pariwisata?

"Bali mempunyai penanganan yang baik. Jadi kami ingin kerjasama dengan Pemerintah Bali dan saya rasa Bali sangat strategis di poin ini," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandioo dalam telekonferensi yang diadakan Indonesia Tourism Forum (ITF), Jumat (15/5/2020).

Lanjutnya, Kemenparekraf sudah berkomunikasi dengan Wagub Bali untuk implementasi protokol pariwisata.

"Kami akan diskusikan tentang implementasinya seperti apa. Bagaimana kita melakukan simulasi, bagaimana kita melakukan sosialisasi, bagaimana kita melakukan percobaan dan mengetesnya," jelasnya.

ILUSTRASI - Turis asing di Nusa Penida, Bali.Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf ILUSTRASI - Turis asing di Nusa Penida, Bali.

Kendati demikian, Wishnutama mengaku tak ingin cepat dalam mengambil keputusan membuka pariwisata kembali.

Ia pun berujar Kemenparekraf lebih fokus untuk menyiapkan dan menguji prosedur.

Baru setelah itu, pariwisata akan dibuka kembali secara bertahap, kata dia.

"Jadi setelah semuanya sudah baik, setelah semua sudah di jalur yang tepat, kita akan membuka pariwisata secara bertahap," imbuhnya.

Sementara itu, Wagub Bali Tjokorda mengatakan Bali memang tengah bekerjasama dengan Kemenparekraf terkait hal tersebut.

Baca juga: Kangen Jalan-jalan ke Bali? Tur Virtual di 8 Tempat Wisata Bali

Menurutnya, Bali akan memasuki era baru yaitu New Era of Bali dengan mengutamakan paradigma kesehatan di dunia pariwisata.

"Kebersihan, kesehatan, dan keselamatan diperlukan untuk meminimalisir kecemasan orang terinfeksi virus. Maka pemeliharaan kesehatan akan jadi syarat utama," terangnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turis Asing Asal Timor Leste, Terbanyak Kunjungi Indonesia pada April 2020

Turis Asing Asal Timor Leste, Terbanyak Kunjungi Indonesia pada April 2020

Whats Hot
Bungkus dan Makan di Rumah, 7 Nasi Goreng Favorit di Jakarta

Bungkus dan Makan di Rumah, 7 Nasi Goreng Favorit di Jakarta

Makan Makan
Universal Studios Jepang Dibuka Kembali Juni 2020, Terapkan New Normal

Universal Studios Jepang Dibuka Kembali Juni 2020, Terapkan New Normal

Jalan Jalan
Bikin Kue Bareng Anak, Coba Resep Cupcake Cokelat dan Buttercream

Bikin Kue Bareng Anak, Coba Resep Cupcake Cokelat dan Buttercream

Makan Makan
Mau Menginap di Hotel? Ikuti Protokol New Normal Ini..

Mau Menginap di Hotel? Ikuti Protokol New Normal Ini..

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Resep Tahu Susu Kedelai | Protokol New Normal Staycation di Hotel

[POPULER TRAVEL] Resep Tahu Susu Kedelai | Protokol New Normal Staycation di Hotel

Whats Hot
11 Trik Masak ala TikTok, Cara Unik Kupas Telur sampai Peras Lemon

11 Trik Masak ala TikTok, Cara Unik Kupas Telur sampai Peras Lemon

Makan Makan
Resep Susu Almond, Pakai Kurma Sebagai Pemanis Alami

Resep Susu Almond, Pakai Kurma Sebagai Pemanis Alami

Makan Makan
Sumatera Barat Bikin Panduan Protokol New Normal Pariwisata, Apa Saja?

Sumatera Barat Bikin Panduan Protokol New Normal Pariwisata, Apa Saja?

Jalan Jalan
Restoran Steak Terkenal di Perancis Buka Kembali, Diserbu Ratusan Pelanggan

Restoran Steak Terkenal di Perancis Buka Kembali, Diserbu Ratusan Pelanggan

Makan Makan
PHRI Rilis Buku Panduan Protokol Hotel dan Restoran Era New Normal, Seperti Apa?

PHRI Rilis Buku Panduan Protokol Hotel dan Restoran Era New Normal, Seperti Apa?

Whats Hot
Prosedur New Normal Restoran di Indonesia, Bagaimana Jika Ingin Dine-In?

Prosedur New Normal Restoran di Indonesia, Bagaimana Jika Ingin Dine-In?

Makan Makan
Garuda Indonesia Masih Terbang, Ini Syarat dan Keperluan Dokumen Calon Penumpang

Garuda Indonesia Masih Terbang, Ini Syarat dan Keperluan Dokumen Calon Penumpang

Travel Tips
Resep Gampang Wrapped & Grilled Salmon, Inspirasi Menu Makan Malam

Resep Gampang Wrapped & Grilled Salmon, Inspirasi Menu Makan Malam

Makan Makan
Sriwijaya Air Masih Terbang untuk Rute Domestik, Simak Syarat Calon Penumpang

Sriwijaya Air Masih Terbang untuk Rute Domestik, Simak Syarat Calon Penumpang

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X