Pembukaan Pariwisata Yogyakarta Tunggu Rekomendasi Gugus Tugas

Kompas.com - 22/05/2020, 22:10 WIB
Taman Sari, wisata populer di Yogyakarta. SHUTTERSTOCK/FADLI SUANDITaman Sari, wisata populer di Yogyakarta.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta Singgih Raharjo mengatakan pembukaan kembali pariwisata di wilayah setempat masih menunggu rekomendasi dari Gugus Tugas Penanganan COVID-19 DIY.

"Berkaitan dengan kapan dibukanya destinasi wisata di DIY tentunya akan memperhatikan kesiapan baik destinasi maupun SDM dan melihat situasi kondisi perkembangan COVID-19 serta setelah mendapat rekomendasi dari Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di DIY," kata Singgih melalui keterangan tertulis yang diterima di Yogyakarta, Jumat (21/5/2020) seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Sambut “New Normal”, Kemenparekraf Mulai Promosikan Wisata ke Pasar Great China

Ia mengatakan untuk membangun kesiapan menyongsong era normal baru, sejumlah kegiatan dilakukan meliputi pembersihan, perbaikan dan penambahan fasilitas kebersihan seperti sarana cuci tangan di destinasi wisata.

Peningkatan kualitas SDM pariwisata juga diupayakan melalui pelatihan marketing, manajemen pengunjung, hingga pemanduan secara daring.

Selain itu, lanjut Singgih, standar operasional prosedur (SOP) tengah disiapkan mencakup standar protokol kebersihan, kesehatan dan keamanan untuk akomodasi, restoran, transportasi, destinasi, dan event.

Monumen Tugu Yogyakarta, tempat wisata populer di Kota Gudeg. DOK. BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPAREKRAF Monumen Tugu Yogyakarta, tempat wisata populer di Kota Gudeg.

"Sebagai contoh di hotel pada saat wisatawan menginap, prosedur apa saja yang harus di ikuti, pengecekan suhu badan, penggunaan masker, penanganan kamar setelah tamu check out, termasuk transportasi, daya tampung mobil menyesuaikan protokol physical distancing, serta penyediaan hand sanitizer," kata dia.

Baca juga: Kondisi New Normal, Kemenparekraf Prediksi Ekowisata akan Lebih Diminati

Tidak hanya itu, Dispar DIY juga menyiapkan informasi berupa konten video berisi serangkaian kegiatan persiapan di destinasi atau desa wisata serta mendemonstrasikan keseriusan industri wisata dalam menyiapkan aspek higienis dan sanitasi.

Pemda DIY, kata Singgih, juga memberikan stimulus pemasangan wastafel di 50 destinasi atau desa wisata di DIY dengan pola padat karya masyarakat.

"Secara prinsip bahwa pada saat ini kami membantu bagaimana destinasi dan pelaku usaha pariwisata dapat menjalankan aktivitas tanpa terganggu dan meyakinkan wisatawan memperoleh jasa dan pelayanan sesuai dengan yang diharapkan," kata Singgih.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turis Asing Asal Timor Leste, Terbanyak Kunjungi Indonesia pada April 2020

Turis Asing Asal Timor Leste, Terbanyak Kunjungi Indonesia pada April 2020

Whats Hot
Bungkus dan Makan di Rumah, 7 Nasi Goreng Favorit di Jakarta

Bungkus dan Makan di Rumah, 7 Nasi Goreng Favorit di Jakarta

Makan Makan
Universal Studios Jepang Dibuka Kembali Juni 2020, Terapkan New Normal

Universal Studios Jepang Dibuka Kembali Juni 2020, Terapkan New Normal

Jalan Jalan
Bikin Kue Bareng Anak, Coba Resep Cupcake Cokelat dan Buttercream

Bikin Kue Bareng Anak, Coba Resep Cupcake Cokelat dan Buttercream

Makan Makan
Mau Menginap di Hotel? Ikuti Protokol New Normal Ini..

Mau Menginap di Hotel? Ikuti Protokol New Normal Ini..

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Resep Tahu Susu Kedelai | Protokol New Normal Staycation di Hotel

[POPULER TRAVEL] Resep Tahu Susu Kedelai | Protokol New Normal Staycation di Hotel

Whats Hot
11 Trik Masak ala TikTok, Cara Unik Kupas Telur sampai Peras Lemon

11 Trik Masak ala TikTok, Cara Unik Kupas Telur sampai Peras Lemon

Makan Makan
Resep Susu Almond, Pakai Kurma Sebagai Pemanis Alami

Resep Susu Almond, Pakai Kurma Sebagai Pemanis Alami

Makan Makan
Sumatera Barat Bikin Panduan Protokol New Normal Pariwisata, Apa Saja?

Sumatera Barat Bikin Panduan Protokol New Normal Pariwisata, Apa Saja?

Jalan Jalan
Restoran Steak Terkenal di Perancis Buka Kembali, Diserbu Ratusan Pelanggan

Restoran Steak Terkenal di Perancis Buka Kembali, Diserbu Ratusan Pelanggan

Makan Makan
PHRI Rilis Buku Panduan Protokol Hotel dan Restoran Era New Normal, Seperti Apa?

PHRI Rilis Buku Panduan Protokol Hotel dan Restoran Era New Normal, Seperti Apa?

Whats Hot
Prosedur New Normal Restoran di Indonesia, Bagaimana Jika Ingin Dine-In?

Prosedur New Normal Restoran di Indonesia, Bagaimana Jika Ingin Dine-In?

Makan Makan
Garuda Indonesia Masih Terbang, Ini Syarat dan Keperluan Dokumen Calon Penumpang

Garuda Indonesia Masih Terbang, Ini Syarat dan Keperluan Dokumen Calon Penumpang

Travel Tips
Resep Gampang Wrapped & Grilled Salmon, Inspirasi Menu Makan Malam

Resep Gampang Wrapped & Grilled Salmon, Inspirasi Menu Makan Malam

Makan Makan
Sriwijaya Air Masih Terbang untuk Rute Domestik, Simak Syarat Calon Penumpang

Sriwijaya Air Masih Terbang untuk Rute Domestik, Simak Syarat Calon Penumpang

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X