Kompas.com - 23/05/2020, 19:08 WIB
Ilustrasi opor ayam yang biasa disajikan dengan ketupat saat Lebaran. SHUTTERSTOCK/AMALLIA EKAIlustrasi opor ayam yang biasa disajikan dengan ketupat saat Lebaran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada berbagai ragam resep ppor ayam. Berikut tiga resep opor ayam yang bisa kamu masak untuk sajian Lebaran.

Baca juga: Resep Opor Ayam, Sajian Wajib untuk Hari Raya Lebaran

Ada opor kuning, opor pedas, dan opor buncis ati ayam. Berikut resepnya.

1. Opor Kuning

Sesuai namanya, hidangan opor menggunakan bumbu kuning sebagai bumbu dasarnya. Berikut cara dan resep pembuatan opor kuning seperi dilansir dari Sajian Sedap:

Bahan membuat opor kuning :

  • 1 ekor ayam
  • 2 lbr daun salam
  • 3 cm lengkuas, memarkan
  • 2 cm jahe, memarkan
  • 3 btg serai, memarkan
  • 2 sdt garam
  • ¼ sdt merica bubuk
  • 2 sdt gula pasir
  • 300 ml santan kental, dari 1 butir kelapa
  • 1.000 ml santan encer
  • 2 sdm minyak, untuk menumis

Bumbu Halus:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • 4 butir kemiri, sangrai
  • 2 cm kunyit, bakar
  • 2 sdt ketumbar, sangrai
  • 12 btr bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • ¼ sdt jintan

Haluskan semua bahan bumbu halus dan campurkan menjadi satu.

Cara memasak opor kuning :

Langkah pertama dalam membuat opor kuning adalah potong satu ekor ayam menjadi 20 bagian, kemudian sisihkan.

Baca juga: Cara Memilih Kelapa, Memeras, dan Menyimpan Santan agar Makanan Bersantan Lebih Awet

Jika sudah, tumis bumbu halus bersama dengan daun salam, lengkuas, jahe, dan serai.

Sebelumnya pastikan kamu sudah menggeprek jahe, lengkuas, dan serai supaya rasa dan aroma dari bahan tersebut gampang keluar. Tumis sampai harum.

Setelah aroma dari bumbu sudah tercium, tambahkan ayam. Kemudian, aduk sampai berubah warna.

Lanjutkan dengan menuangkan santan encer, lalu aduk sampai rata. Setelah itu masukkan garam, merica bubuk, dan gula merah. Aduk terus sambil cicipi apakah rasanya sudah sesuai dengan selera.

Lalu masak sampai santan meresap. Kemudian tuangkan santan kental. Masak sambil diaduk sampai kental. Jika sudah maka opor kuning siap disajikan.

 

2. Opor Ayam Pedas

ilustrasi Opor Ayam Pedasdok. sajian sedap ilustrasi Opor Ayam Pedas

Resep selanjutnya adalah opor ayam pedas. Untuk memasak hidangan ini kamu membutuhkan waktu sekitar 60 menit. Berikut resep opor ayam pedas seperti dilansir dari Sajian Sedap :

Bahan opor ayam pedas :

  • ½ ekor ayam
  • 250 ml santan kental dari 1 butir kelapa
  • 1.400 ml santan encer dari sisa perasan santan kental
  • 1 sendok makan air asam jawa
  • 2 batang serai, memarkan
  • 4 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
  • 2 lembar daun salam
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 1 sendok makan garam
  • 1 sendok makan gula merah, sisir
  • ¼ sendok teh merica bubuk
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis
  • 2 sendok makan bawang merah goreng untuk taburan

Bumbu Halus:

  • 4 butir kemiri, sangrai
  • 2 cm kunyit, bakar
  • 3 siung bawang putih
  • 6 butir bawang merah
  • 3 buah cabai merah besar
  • 1 sendok teh ketumbar
  • ¼ sendok teh jinten
  • 2 cm jahe

Haluskan semua bahan bumbu halus dan campurkan menjadi satu.

Cara membuat opor pedas:

Untuk membuat opor pedas, potong setengah ayam menjadi delapan bagian. Kemudian lumuri ayam dengan air asam jawa, lalu diamkan selama 15 menit.

Baca juga: Santan Murni Vs Santan Instan, Lebih Baik Pakai yang Mana?

Setelah itu panaskan minyak di atas wayan, kemudian tumis bumbu halus bersama serai, daun jeruk, daun salam, dan lengkuas sampai harum.

Selanjutnya masukkan ayam dan diaduk sampai berubah warna. Jika sudah berubah warna tambahkan garam, merica, dan gula merah kemudian kembali diaduk rata.

Langkah berikutnya kamu bisa menuangkan santan encer secara bertahap sampai santan berkurang separuh.

Selanjutnya masukkan santan kental. Jangan menggunakan api besar dan teruslah mengaduk supaya santan tidak pecah. Masak sampai mendidih dan meresap.

Kalau opor sudah matang, sajikan hangat-hangat dan bisa ditabur bawang merah goreng supaya rasanya lebih gurih.

 

3. Opor Buncis Ati

Ilustrasi buncis.pixabay.com/Ccongerdesign Ilustrasi buncis.

Dalam buku "Jodohnya Lontong & Ketupat" (2012) karya Purita Purnama, penerbit Dian Rakyat, di dalamnya dijabarkan cara membuat Opor Buncis Ati. Berikut resep dan cara pembuatannya:

Baca juga: Resep Kacang Telur Pedas, Camilan Favorit Banyak Orang untuk Lebaran

Bahan-bahan :

  • 20 buah ati ayam, yang sudah dibersihkan
  • 500 g buncis, buang serat, potong 4 cm
  • 10 buah cabai hijau, potong melintang
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang serai, memarkan
  • ½ sdt garam (secukupnya)
  • 1 sdt gula merah
  • 1 buah tomat merah, belah
  • 400 ml santan kental
  • 4 siung bawang merah, iris tipis
  • 2 sdm minyak sayur, untuk menumis
  • 2 sdm bawang goreng

Bumbu yang dihaluskan:

  • 4 siung bawang putih
  • 4 butir kemiri
  • 1 sdt jahe
  • 1 sdt ketumbar
  • Haluskan bumbu bersamaan

Cara membuat opor buncis ati ayam:

Pertama-tama rebus ati ayam kemudian potong dadu dan goreng sebentar. Kemudian panaskan minyak dan mulai tumis bawang merah hingga harum.

Baca juga: Resep Sambal Goreng Ati Ampela, Cocok untuk Teman Makan Ketupat

Jika sudah mulai masukkan bumbu halus, bersama dengan salam, dan serai, cabai hijau dan buncis, teruskan menumis hingga buncis layu.

Lanjutkan dengan memasukkan santan, dan tomat, kembali mengaduk rata hingga mendidih di atas api sedang.

Jika sudah mulai mendidih masukkan ampela, ditambah dengan garam, dan gula, didihkan di atas api kecil hingga santan agak kering, kemudian angkat.

Buku "Jodohnya Lontong & Ketupat" (2012) karya Purita Purnama, penerbit Dian Rakyat, dapat dibeli di toko buku online Gramedia.com.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

46 Negara Bisa Wisata ke Thailand Tanpa Karantina, Ada Indonesia?

46 Negara Bisa Wisata ke Thailand Tanpa Karantina, Ada Indonesia?

Travel Tips
Aturan Ganjil Genap, Puluhan Bus Wisata Gagal Masuk Gunungkidul

Aturan Ganjil Genap, Puluhan Bus Wisata Gagal Masuk Gunungkidul

Travel Update
Tempat Wisata Majalengka Boleh Buka Walau Masih PPKM Level 3

Tempat Wisata Majalengka Boleh Buka Walau Masih PPKM Level 3

Travel Update
Kepulauan Banyak Aceh, 99 Pulau dengan Paduan Pasir Putih dan Laut Biru

Kepulauan Banyak Aceh, 99 Pulau dengan Paduan Pasir Putih dan Laut Biru

Jalan Jalan
Desa Wisata Nusa Aceh, Desa Wisata Pertama Bertema Kebencanaan

Desa Wisata Nusa Aceh, Desa Wisata Pertama Bertema Kebencanaan

Jalan Jalan
9 Oleh-oleh Populer Khas Ambon, Ada Kerajinan Besi Putih

9 Oleh-oleh Populer Khas Ambon, Ada Kerajinan Besi Putih

Travel Tips
3 Tempat Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

3 Tempat Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Jalan Jalan
8 Satwa Langka Dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Padang Sugihan

8 Satwa Langka Dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Padang Sugihan

Travel Update
Daftar Tempat Wisata yang Boleh Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Daftar Tempat Wisata yang Boleh Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Jalan Jalan
InterContinental Bandung Dago Pakar Jadi Hotel Terbaik di Indonesia 2021

InterContinental Bandung Dago Pakar Jadi Hotel Terbaik di Indonesia 2021

Travel Update
5 Oleh-oleh Kerajinan Khas Banjarmasin, Ada Batu Permata dan Kain Sasirangan

5 Oleh-oleh Kerajinan Khas Banjarmasin, Ada Batu Permata dan Kain Sasirangan

Travel Tips
Wisata Sejarah ke Sawahlunto, Kunjungi Lubang Tambang Batu Bara

Wisata Sejarah ke Sawahlunto, Kunjungi Lubang Tambang Batu Bara

Jalan Jalan
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata ke Taman Margasatwa Ragunan

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata ke Taman Margasatwa Ragunan

Travel Update
Langgar Aturan Ganjil Genap di Ragunan, Wisatawan Harus Rela Putar Balik

Langgar Aturan Ganjil Genap di Ragunan, Wisatawan Harus Rela Putar Balik

Travel Update
Itinerary 1 Hari di Pekalongan Jawa Tengah, Wisata Alam dan Glamping

Itinerary 1 Hari di Pekalongan Jawa Tengah, Wisata Alam dan Glamping

Itinerary

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.