Kompas.com - 24/05/2020, 14:08 WIB
ILUSTRASI - Kapal Pelni https://www.facebook.com/pelni162ILUSTRASI - Kapal Pelni


JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi virus corona mengubah tatanan hidup manusia ke era baru, yaitu new normal.

Segala aspek atau sektor industri di setiap negara tengah berbenah untuk dapat beradaptasi dengan new normal.

Sektor perjalanan atau transportasi laut yang dikelola PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) tengah menyiapkan beberapa protokol untuk penerapan new normal life

Protokol ini sebagai wujud dukungan terhadap pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Melansir Tribun Travel, melalui keterangan pers, Direktur Utama PT Pelni Insan Purwarisya L Tobing mengatakan, skenario yang disusun akan meningkatkan penggunaan teknologi dan digitalisasi.

Baca juga: Bakal Seperti Apa Wisata Candi Borobudur di Era New Normal?

"Ditujukan bagi seluruh karyawan, mitra kerja, dan seluruh pelanggan kapal Pelni dengan cara meningkatkan penggunaan teknologi dan digitalisasi," kata Insan, seperti dikutip Tribun Travel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Kesekretariatan PT Pelni Yahya Kuncoro mengatakan, penggunaan teknologi dan digitalisasi di lingkungan perusahaan akan ditingkatkan. 

Hal ini guna meminimalisasi adanya kontak fisik selama operasional.

Selain itu, manajemen juga mulai berencana menerapkan flexible working time bagi seluruh karyawan Pelni.

"Manajemen kini sedang menyusun strategi serta langkah-langkah yang akan dilakukan pasca-Lebaran nanti untuk seluruh karyawan, terutama bagi para anak buah kapal sebagai benteng dalam menjalankan kegiatan operasional perusahaan," jelas Yahya.

Baca juga: New Normal, Pelni Siap Terapkan Jam Kerja Fleksibel untuk Karyawan

Adapun skenario new normal life yang diterapkan PT Pelni sebagai tindak lanjut surat dari Menteri BUMN No: S-336/MBU/05/2020 Perihal Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara pada 15 Mei 2020.

"Selain itu, kami juga menyiapkan protokol dan langkah-langkah demi keamanan para pelanggan kapal," terang Yahya.

Sebuah kapal Pelni saat memasuki Pelabuhan Banda Nerira, Kabupaten Maluku TengahKOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY Sebuah kapal Pelni saat memasuki Pelabuhan Banda Nerira, Kabupaten Maluku Tengah

Pelni melakukan langkah-langkah antisipasi untuk tetap menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan.

Oleh karena itu, manajemen telah membentuk tim task force penanganan Covid-19 dalam menghadapi new normal life.

Intan menjelaskan, tim task force ini dibentuk dengan fungsi dan tugas untuk menyusun new normal di PT Pelni.

"Tim task force dibentuk dengan fungsi dan tugas untuk menyusun rencana kebijakan perusahaan dan mempersiapkan Perusahaan dalam mengantisipasi terjadinya fase new normal life di dalam perusahaan," jelas Insan.

Baca juga: Sambut Era Baru Bali, Bali Jadi Destinasi Uji Coba New Normal Pariwisata

Yahya menambahkan, ada peraturan bahwa karyawan berusia di bawah 45 tahun akan diberikan izin bekerja di kantor pasca-Lebaran.

Sebagai dukungannya, pihak Pelni akan lebih memperkuat proses pengawasan kesehatan sesuai dengan arahan pemerintah.

"Pelaksanaan physical distancing, kewajiban penggunaan masker selama berada di wilayah lingkungan kerja, pengecekan suhu tubuh, dan menjaga kebersihan lingkungan kerja akan kami perketat dan tentunya akan kami awasi terutama pada ABK dan armada kapal," tuturnya.

Adapun langkah awal yang telah dilakukan sebagai dukungan, PT Pelni menerapkan penjualan tiket non-mudik bagi para penumpang bersyarat berdasarkan kriteria dalam Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 No 4/2020 dan SE Dirjen Hubla No 21/2020.

Baca juga: Cara Ajukan Refund Tiket Mudik PELNI, Dana Dikembalikan 100 Persen

Penumpang yang diperkenankan menggunakan kapal Pelni adalah penumpang yang membawa surat keterangan sehat ataupun keterangan negatif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test.

Selain itu, penumpang juga wajib membawa surat tugas ditandatangani pejabat setingkat eselon 2 ataupun direksi perusahaan. 

Penumpang juga wajib melaporkan rencana perjalanan untuk ditunjukkan ketika membeli tiket.

Calon penumpang juga dianjurkan untuk melakukan pembayaran secara cashless.

"Manajemen akan menjual tiket sekitar 50 persen dari kapasitas terpasang untuk menjaga jarak antarpenumpang selama perjalanan (physical distancing) dan membatasi interaksi antara petugas kapal dengan penumpang," tutup Insan.

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul "Dukung Upaya Antisipasi Covid-19, PELNI Siap Terapkan 'New Normal Life',"

https://travel.tribunnews.com/2020/05/23/dukung-upaya-antisipasi-covid-19-pelni-siap-terapkan-new-normal-life.   

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Arif Setyabudi Santoso

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.