Kompas.com - 26/05/2020, 10:50 WIB
Staycation gratis selama 18 tahun SHUTTERSTOCKStaycation gratis selama 18 tahun

 

3. Perjalanan harus bebas dari stres

Semua mengetahui bahwa perjalanan adalah salah satu cara penghilang stres dan menjauhkan dari beban pikiran. Namun, di situasi saat ini perjalanan sangat terbatas, bahkan melarang perjalanan internasional untuk wisatawan.

Wisatawan dapat mengakalinya dengan cara tetap berjalan meski di area sekitar rumah. Misalnya, pergi ke toko-toko yang buka, seperti toko makanan.

Kamu juga bisa berjalan-jalan santai atau olahraga di sekitar tempat staycation. Namun setiap orang perlu tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, hand sanitizer, dan jaga jarak sosial.

4. Wisatawan internasional sedikit, kunjungan domestik lebih leluasa

Berkurangnya wisatawan internasional bisa menjadi hal positif bagi wisatawan domestik. Khususnya bagi yang ingin mengunjungi obyek wisata yang biasanya ramai oleh wisatawan internasional.

Kamu bisa mengunjungi semua tempat wisata, ketika pemerintah kembali mengizinkannya, tanpa harus berdesakan mendapat tempat.

5. Menciptakan aktivitas menarik

Selama beberapa bulan ke depan, mungkin liburan tak jadi ajang untuk melihat-lihat keadaan. Orang akan jarang berkumpul di kafe atau restoran karena adanya pembatasan jarak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Orang justru akan lebih banyak menikmati liburan di rumah saja. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di rumah saja ketika liburan, salah satunya berlatih seni.

Misalnya, kamu dapat belajar memasakmelalui tontonan video Instagram, Youtube dan lainnya. Atau dapat mencoba hal-hal baru yang tak pernah dilakukan sebelumnya misalnya membuat eksperimen makanan atau minuman.

Baca juga: Virtual Tour, Peluang Baru Pariwisata di Era New Normal

Ilustrasi Pariwisata IndonesiaDokumentasi Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ilustrasi Pariwisata Indonesia

6. Coba sapa temanmu

Selama staycation, kamu bisa melakukan aktivitas yang mungkin jarang dilakukan karena sibuk kerja dan lainnya.

Kini kamu dapat lebih leluasa menghubungi atau menyapa teman, keluarga terkasih di rumah, melalui gawaimu. Tanpa melakukan kontak fisik, sapaan dan berbagi kabar tentu akan menghiburmu.

Hal ini setidaknya meredam kerinduan ketika tak bisa bertemu langsung. Kamu masih bisa melihat wajah mereka melalui virtual.

 

7. Membantu perekonomian lokal

Dengan pembatasan ke luar negeri, kamu tentu akan banyak beraktivitas hanya di area lokal. Artinya, kamu juga bisa membantu perekonomian lokal misalnya membeli makanan di toko-toko sekitarmu.

Bagi wisatawan, kamu juga bisa membantu sektor pariwisata khususnya pemandu wisata. Caranya dengan mengikuti virtual tur yang mereka adakan.

Tanpa harus jauh-jauh berwisata, kamu tetap bisa membantu mereka dengan berdonasi ketika ikut virtual tur.

Selain itu, ketika perjalanan domestik dibuka, kamu bisa menginap di hotel-hotel lokal, yang otomatis kamu turut serta membantu perekonomiannya.

Tentunya ketika perjalanan domestik dibuka, kamu bisa mengunjungi tempat-tempat wisata lokal yang otomatis membantu perekonomian pariwisata lokal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.