Kompas.com - 26/05/2020, 12:34 WIB

 

Relief Candi

Salah satu catatan paling awal soal durian di nusantara terdapat di Candi Borobudur.

Di permukaan batu candi yang dibangun pada 775-820 masehi ini, terdapat relief yang menggambarkan pohon durian yang sedang berbuah.

“Ada pada beberapa relief, salah satunya di relief cerita Avadhana panel 110,” ujar Louie Buana, Tim Ahli Penyusun Narasi Legenda Borobudur Universitas Gadjah Mada pada Kompas.com, Jumat (27/3/2020).

“Relief durian di Candi Borobudur ditemukan dalam bentuk bergerombol pada bagian latar belakang relief sebagai pelengkap adegan. Bentuknya cukup jelas menggambarkan ciri-ciri utama durian yang berduri,” lanjutnya.

Baca juga: 10 Jenis Durian yang Terkenal di Indonesia

Dalam satu bingkai yang sama, terdapat juga gambaran 11 wanita kerajaan, menunjukkan pentingnya keberadaan durian di masa itu.

Buah durian ditunjukan mendapat tempat terhormat di pekarangan istana kerajaan.

Adanya relief ini menunjukkan buah durian telah dikenal sejak ribuan tahun lalu di nusantara.

Menurut Louie, relief ini kemungkinan besar digambarkan sebagai upaya untuk menunjukkan kekayaan alam Nusantara pada masa itu.

“Borobudur adalah monumen yang memanfaatkan bentuk visual sebagai media storytelling, sehingga tak heran jika kemudian ragam fauna dan flora khas Indonesia pun juga disertakan padanya,” jelas Louie.

Baca juga: Tren Durian Terus Berubah, Indonesia Selalu Ketinggalan Malaysia

Tak ada makna khusus terkait penampakan pohon durian di relief Candi Borobudur selain sebagai pelengkap latar yang menunjukkan kekayaan dan kesuburan alam Jawa pada saat itu.

Menurutnya, durian memang merupakan tanaman asli Kepulauan Nusantara. Nama durian sendiri sudah disebutkan dalam kitab Kakawin Ramayana tahun 870 Masehi yang ditulis oleh para pujangga.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Travel Tips
Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Jalan Jalan
Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna Hijau 

Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna Hijau 

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi

Travel Tips
Kosakata Bahasa Jawa untuk Tawar-menawar, Wisatawan Perlu Tahu

Kosakata Bahasa Jawa untuk Tawar-menawar, Wisatawan Perlu Tahu

Travel Tips
Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

Travel Update
5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.