[POPULER TRAVEL] Menginap di Hotel Usai Pandemi | Pilihan Liburan Murah

Kompas.com - 27/05/2020, 06:35 WIB
Ilustrasi hotel EugeneonlineIlustrasi hotel

KOMPAS.com - Gambaran menginap di hotel usai pandemi corona (Covid-19) masuk dalam jajaran berita terpopuler Travel Kompas.com pada Selasa kemarin. 

Berita populer lainnya adalah kapal wisata di Labuan Bajo tenggelam karena tidak terurus, protokol new normal di bandara Kamboja hingga pilihan liburan murah untuk akhir tahun.

Untuk lengkapnya, berikut lima berita terpopuler Travel Kompas.com pada 26 Mei 2020.

Menginap di Hotel Usai Pandemi, Bakal seperti Apa?

Ilustrasi hotel.shutterstock.com/Pattier_Stock Ilustrasi hotel.
Dunia perlahan mulai membuka diri dengan beragam peraturan atau protokol baru pada era new normal. Pandemi Covid-19 membuat tatanan hidup berubah. Hal tersebut juga terjadi pada sektor industri perhotelan.

Melansir Lonely Planet, hotel di Amerika Serikat akan memiliki aturan yang berbeda mengenai cara tamu menginap di hotel. Salah satu yang akan dihilangkan adalah sarapan prasmanan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa tamu dan staf merasa aman dan terlindungi.

Berikut Kompas.com rangkum dari Lonely Planet, 9 adaptasi hotel setelah pandemi virus corona.

Beberapa perubahan ini juga sudah mulai dilakukan di berbagai hotel di dunia, termasuk di Indonesia.

Hal ini bisa menjadi gambaran seperti apakah menginap di hotel setelah masa karantina berakhir.

Baca selengkapnya di sini.

Tabung Uang THR, 5 Pilihan Liburan Murah di Indonesia untuk Akhir Tahun

Ilustrasi wisatawan sedang liburan di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali. SHUTTERSTOCK/GUITAR PHOTOGRAPHER Ilustrasi wisatawan sedang liburan di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali.
Kamu bisa menabung uang THR terlebih dulu untuk berlibur di akhir tahun. Tak perlu mewah, kamu bisa merencanakan liburanmu ke destinasi wisata domestik yang memiliki budget hemat.

Jika kamu dari Jakarta dan sekitarnya, cukup sediakan uang Rp 1 juta (belum termasuk tiket pesawat dan kereta api) untuk liburan tiga hari dua malam.

Kamu bisa juga memanfaatkan beragam promo hotel yang menjual voucher bayar sekarang, menginap kemudian.

Kira-kira kamu bisa ke mana saja ya?

Baca selengkapnya di sini.

Kapal Wisata di Labuan Bajo Tenggelam karena Tak Terurus Saat Pandemi Corona

Kapal tenggelam.Thinkstock Kapal tenggelam.
Sejumlah kapal angkutan wisata rusak dan tenggelam di perairan kawasan Pelabuhan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Dikutip dari Antara, kondisi itu terjadi lantaran kapal-kapal tidak terurus pada masa pandemi Covid-19. Hal ini karena tidak ada wisatawan berwisata ke daerah itu.

Idrus, penanggung jawab kapal motor Sarana Inti Pangan 01, dihubungi dari Kupang, Senin, mengatakan, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, sedikitnya ada lima unit kapal wisata yang tenggelam karena tidak terurus.

"Banyak kapal wisata yang rusak dan tenggelam karena memang tak diurus, termasuk kapal wisata yang saya tangani," katanya.

Baca selengkapnya di sini.

Masih Ada Sisa Ketupat, Opor, dan Rendang? Olah Jadi 7 Hidangan Ini

Ilustrasi opor ayam yang biasa disajikan dengan ketupat saat Lebaran. SHUTTERSTOCK/AMALLIA EKA Ilustrasi opor ayam yang biasa disajikan dengan ketupat saat Lebaran.
Kamu sudah bosan makan rendang, opor ayam dan ketupat, tapi kamu masih memiliki banyak stok makanan sisa lebaran tersebut?

Jika demikian, makanan tersebut bisa didaur ulang menjadi hidangan lain.

Executive Chef The Dharmawangsa Jakarta Felix Budisetiawan memberikan tips untuk mengolah kembali rendang, opor ayam, dan ketupat menjadi makanan yang memiliki cita rasa baru dan bisa dipadu-padankan dengan bahan makanan lain.

"Rendang dagingnya bisa buat spring roll atau lumpia, bumbunya rendang bisa dipadukan dengan nasi dan menjadi nasi goreng," jelas Chef Felix kepada Kompas.com, Senin (25/5/2020).

Baca selengkapnya di sini.

Protokol New Normal di Bandara Kamboja, Semua Penumpang Harus Tes Swab

Ilustrasi Kamboja - Royal Palace.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Kamboja - Royal Palace.
Berdasarkan keterangan resmi dari State Secretariat of Civil Aviation of Cambodia (Sekretariat Negara Penerbangan Sipil Kamboja), Kamboja berlakukan protokol new normal pada 20 Mei 2020.

Hal tersebut dikarenakan Kamboja telah melonggarkan pembatasan perjalanan bagi pengunjung dari luar negeri.

Mengutip TTR Weekly, Senin (25/5/2020), langkah-langkah kesehatan publik negara tersebut dilaporkan telah berhasil mencegah penyebaran virus corona.

Pernyataan tersebut juga mengonfirmasi, Kamboja telah mencabut larangan pada warga negara asing (WNA) dari Iran, Italia, Jerman, Spanyol, Perancis, dan Amerika Serikat (AS).

Namun, langkah-langkah tetap lanjut diterapkan bagi pelancong yang tiba di Kamboja--termasuk kewajiban tes swab PCR di tempat.

Baca selengkapnya di sini.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Vaccine Drive Thru di Bali, Rencana untuk Wisata Berbasis Vaksin

Ada Vaccine Drive Thru di Bali, Rencana untuk Wisata Berbasis Vaksin

Travel Update
7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

Jalan Jalan
7 Danau Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

7 Danau Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
5 Vila Terapung di Indonesia, Serasa di Maladewa

5 Vila Terapung di Indonesia, Serasa di Maladewa

Travel Tips
Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Travel Update
Seychelles Jajaki Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Bangka Belitung

Seychelles Jajaki Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Bangka Belitung

Travel Update
PHRI Jabar Soal Cuti Bersama 2021 Dipotong: Rugi dan Hanya Bisa Pasrah

PHRI Jabar Soal Cuti Bersama 2021 Dipotong: Rugi dan Hanya Bisa Pasrah

Travel Update
Cuti Bersama Dipangkas, Disparbud Kabupaten Bandung Imbau Berwisata di Tempat yang Dekat

Cuti Bersama Dipangkas, Disparbud Kabupaten Bandung Imbau Berwisata di Tempat yang Dekat

Travel Update
Cuti Bersama Dipotong, Kabupaten Bandung Targetkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama Dipotong, Kabupaten Bandung Targetkan Wisatawan Lokal

Travel Update
Kadispar Bali Dukung Cuti Bersama 2021 Dipotong, Ini Alasannya

Kadispar Bali Dukung Cuti Bersama 2021 Dipotong, Ini Alasannya

Travel Update
Jadwal KA dari Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Berangkat

Jadwal KA dari Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Berangkat

Travel Update
Sempat Kebanjiran, Perjalanan KA dari Daop 1 Jakarta Normal Kembali

Sempat Kebanjiran, Perjalanan KA dari Daop 1 Jakarta Normal Kembali

Travel Update
Perjalanan Internasional ke Inggris Dilarang Hingga 17 Mei 2021

Perjalanan Internasional ke Inggris Dilarang Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
Ada Replika Howl's Moving Castle di Studio Ghibli Theme Park, Seperti Apa?

Ada Replika Howl's Moving Castle di Studio Ghibli Theme Park, Seperti Apa?

Travel Update
Danau Shuji Muara Enim, Wisata di Bekas Dapur Umum Pasukan Jepang

Danau Shuji Muara Enim, Wisata di Bekas Dapur Umum Pasukan Jepang

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X