Tutup Saat Libur Lebaran, Begini Sepinya TMII di Tengah Pandemi Covid-19

Kompas.com - 27/05/2020, 15:25 WIB
Istana anak di TMII, Jakarta saiko3p / Shutterstock.comIstana anak di TMII, Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com – Libur Lebaran kerap digunakan oleh sebagian masyarakat untuk jalan-jalan bersama keluarga.

Kendati demikian, libur lebaran tahun ini terlihat sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pandemi global virus corona (Covid-19) menyebabkan masyarakat untuk tetap berada di rumah.

Baca juga: Cara Refund Tiket TMII yang Sedang Tutup Sementara

Alhasil, banyak tempat wisata yang sepi termasuk Taman Mini Indonesia Indah ( TMII). Humas TMII, Sahda Silalahi, menuturkan bahwa biasanya pengunjung berada di atas 70.000 pada pekan Lebaran.

"Hari pertama bisa mencapai angka di atas 20.000. Hari kedua ada 40.000. Puncak liburan angkanya bisa mencapai 70.000 pengunjung," tutur Sahda kepada Kompas.com, Selasa (26/5/2020).

“Apabila hari Lebaran pertama dan kedua jatuhnya hari Minggu dan Senin seperti tahun ini, biasanya puncak liburan di pekan Lebaran adalah Sabtu dan Minggu depan. Pekan Lebaran lebih kurang antara seminggu sampai dua minggu,” lanjutnya.

Rumah Gadang di Taman Mini Indah Indonesia, (12 1 2019).SHUTTERSTOCK/JOKO SL Rumah Gadang di Taman Mini Indah Indonesia, (12 1 2019).

Pada 2019, lebaran jatuh pada 3 - 4 Juni. Berdasarkan informasi dari Portal Statistik Sektoral Provinsi DKI Jakarta, rata-rata jumlah kunjungan setiap bulannya untuk TMII dari Januari - Juni 2019 adalah 411.000.

Kompas.com berusaha untuk meminta data kunjungan TMII pada lebaran tahun lalu, dan data kunjungan dari Januari sampai 23 Maret 2020.

Kendati demikian, pihak TMII tidak bisa memberikan data tersebut lantaran para karyawan tengah melaksanakan work from home sementara data berada di lokasi tempat wisata.

Pada tahun-tahun sebelumnya, TMII kerap dikunjungi oleh keluarga yang sedang menikmati libur lebaran.

Mereka berasal dari Jabodetabek dan daerah lain yang pada lebaran pertama dan kedua bersilaturahmi dengan keluarga di Jakarta, atau memang sengaja berlibur ke Jakarta.

Selain itu, ada juga rombongan keluarga besar yang berkunjung ke TMII saat musim lebaran sebelum pandemi virus corona melanda.

TMII memiliki banyak sekali atraksi wisata yang bisa dikunjungi. Mulai dari berbagai macam anjungan, hingga museum.

Bahkan, danau arsipel juga dijadikan sebagai tempat wisata bagi mereka yang ingin bersantai sembari menikmati makanan di pinggir danau.

“Biasanya (wisatawan saat liburan berkunjung ke) wahana seperti Snowbay Water Park, Sky World, Dunia Air Tawar, Taman Burung, dan wahana lainnya,” tutur Sahda.

Miniatur kuil di TMII Jakarta, (1/5/2018).SHUTTERSTOCK/GALINA SAVINA Miniatur kuil di TMII Jakarta, (1/5/2018).

Rencana TMII untuk dibuka kembali

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup semua tempat wisata di Jakarta pada 14 Maret 2020 hingga dua pekan guna mencegah penyebaran virus corona.

TMII awalnya hanya menutup Anjungan DKI saja. Namun, pada tanggal 16 dan 17 Maret terdapat sepuluh atraksi wisata TMII yang turut ditutup hingga akhirnya seluruh kawasan tempat wisata tutup pada 23 Maret 2020.

Penutupan tersebut dilakun hingga waktu yang belum ditentukan. Kendati demikian, Sahda mengatakan ada kemungkinan TMII akan dibuka dalam waktu dekat.

“Rencananya awal Juni. Tapi belum ada kepastian karena masih menunggu keputusan pemerintah. Begitu juga dengan protokol kesehatan, kita juga menyesuaikan sesuai imbauan pemerintah,” tutur Sahda.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X