Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alasan Sumatera Barat Terpilih Menjadi Tempat Syuting Gordon Ramsay: Uncharted

Kompas.com - 27/05/2020, 20:41 WIB
Syifa Nuri Khairunnisa,
Silvita Agmasari

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com – Gordon Ramsay lewat program televisi di National Geographic "Gordon Ramsay: Uncharted", menyambangi Sumatera Barat. Episode ini rencananya akan ditayangkan pada 29 Juni 2020 mendatang.

Dalam episode tersebut, Ramsay tak sendirian. Ia ditemani pakar kuliner Indonesia, William Wongso, selama proses syuting yang dilangsungkan pada 19-22 Januari 2020 tersebut.

Baca juga: Gordon Ramsay Belajar Masak Rendang di Sumatera Barat Ditemani William Wongso

“Saya sebagai host. Seolah-olah dia ke Sumatera Barat itu mencari saya untuk belajar mengenai kuliner Sumatera Barat dan juga mendalami soal budaya, budaya makan, dan kegiatan kulturan Sumatera Barat," jelas William Wongso dihubungi Kompas.com, Rabu (27/5/2020).

William menjadi mentor Ramsay, terutama saat membuat rendang. Ia juga menantang Ramsay untuk memasak rendang untuk Gubernur Sumatera Barat. 

Pria yang dijuluki diplomat rendang ini bercerita, sekitar bulan September 2019 produser National Geographic New Zealand menghubunginya. 

Produser tersebut bertanya kira-kira daerah mana di Indonesia yang menarik untuk dijadikan lokasi syuting "Gordon Ramsay: Uncharted".

Baca juga: Jadi Makanan Terenak di Dunia, Ini Dia 8 Jenis Rendang

Upacara penyambutan Gordon Ramsay di Tanah Datar, Sumatera Barat. Dok. William Wongso Upacara penyambutan Gordon Ramsay di Tanah Datar, Sumatera Barat.

“Kebetulan syuting sebelum Indonesia kan Tasmania. Terus habis itu ke India Selatan, lewatin Indonesia. Ada waktu kosong, aku ditanya sama produser New Zealand, aku propose Sumatera Barat dan dia teruskan ke National Geographic,” papar William.

“Saya berikan semua data, dua minggu di-approve (disetujui). Mereka mulai approve saya itu September terus minggu ketiga Oktober, mereka sudah datang,” kata William.

Baca juga: Pasumpahan, Pulau Terindah di Sumatera Barat

Tak lama sejak pengajuan proposal mengenai Sumatera Barat itu, tim dari National Geographic yang berjumlah sekitar delapan orang dan terdiri dari tim inti datang ke Sumatera Barat.

“Karena banyak proses pemenuhan keamanan ketat sekali. Saat syuting saja, dia kemana-mana ambulans di belakang kok. Ada penasihat keamanan dari Amerika juga, sudah kayak presiden saja,” lanjut William sambil tertawa.

Rendang menjadi duta Indonesia

 

William Wongso memilih Sumatera Barat untuk jadi lokasi syuting "Gordon Ramsay: Uncharted" karena ia merasa rendang bisa jadi benang merah yang sangat menarik.

Makanan khas Minang ini sudah dikenal di seluruh Indonesia, bahkan rendang juga sudah  dikenal dunia.

Baca juga: Agar Tak Bosan, Kreasikan Sisa Rendang Jadi 3 Hidangan Gampang Ini

Tak itu saja, ia juga berharap bahwa Sumatera Barat bisa jadi sejenis pemancing bagi tim "Gordon Ramsay: Uncharted" di masa depan untuk bisa kembali ke Indonesia.

“Buat saya ini jadi pancingan, supaya nanti kalau mereka mau bikin lagi season tiga bisa cari lagi ke Indonesia, ke daerah yang lain,” tutup William.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Hotel Accor Meriahkan Java Jazz 2024 dengan Kuliner dan Hiburan

Hotel Accor Meriahkan Java Jazz 2024 dengan Kuliner dan Hiburan

Travel Update
787.900 Turis China Kunjungi Indonesia pada 2023, Sebagian ke Labuan Bajo

787.900 Turis China Kunjungi Indonesia pada 2023, Sebagian ke Labuan Bajo

Travel Update
4 Aktivitas yang bisa Dilakukan di Hutan Kota Babakan Siliwangi

4 Aktivitas yang bisa Dilakukan di Hutan Kota Babakan Siliwangi

Jalan Jalan
Sempat Tutup karena Longsor, Kali Udal Gumuk di Magelang Buka Lagi

Sempat Tutup karena Longsor, Kali Udal Gumuk di Magelang Buka Lagi

Travel Update
Hutan Kota Babakan Siliwangi : Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Hutan Kota Babakan Siliwangi : Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com