Lebak Batal Laksanakan Tradisi Seba Baduy

Kompas.com - 31/05/2020, 13:11 WIB
Iring-iringan dalam Exciting Banten on Seba Baduy 2019, Sabtu (4/5/2019). Dok Humas KemenparIring-iringan dalam Exciting Banten on Seba Baduy 2019, Sabtu (4/5/2019).

LEBAK, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, membatalkan pelaksanaan tradisi " Seba Baduy".

Tradisi ini digelar masyarakat Badui yang tinggal di kawasan Gunung Kendeng. Pembatalan dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19.

"Pembatalan itu ditandatangani Bupati Iti Octavia dengan menindaklanjuti usulan tetua adat Badui yang juga Kepala Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar perihal pelaksanaa Seba Badui 2020," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Imam Riswahayadin di Lebak, Sabtu (30/5/2020).

Baca juga: Kawasan Wisata Baduy Dalam Ditutup Selama Tiga Bulan

Pemerintah daerah membatalkan pelaksanaan "Seba Badui" berdasarkan surat bupati dengan mempertimbangkan surat keputusan Presiden RI nomor 12 tahun 2020 tentang penetapan bencana non alam tentang penyehatan Covid-19 sebagai bencana nasional.

Selain itu, juga mempertimbangkan keputusan maklumat Kepolisian RI Nomor Mak/02/III/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyehatan virus Corona, serta keputusan Bupati Lebak nomor 366/Kep 202-BPBD/2020 tentang penetapan status keadaan tertentu darurat bencana wabah akibat Covid-19.

Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan pihak pihak terkait sebagai upaya pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 juga untuk melindungi warga Badui dari paparan virus Corona.

bWarga baduy saat mengeringkan dan memilah hasil panen padi di Desa Kanekes, Kecamatan Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (28/4/2020). Tidak hanya menutup aktivitas wisata, Pemerintah Desa Kanekes juga melarang warga Baduy untuk bepergian ke kota besar seperti Jakarta, untuk menghindari virus corona.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG bWarga baduy saat mengeringkan dan memilah hasil panen padi di Desa Kanekes, Kecamatan Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (28/4/2020). Tidak hanya menutup aktivitas wisata, Pemerintah Desa Kanekes juga melarang warga Baduy untuk bepergian ke kota besar seperti Jakarta, untuk menghindari virus corona.
Oleh karena itu, pemerintah daerah tidak melaksanakan kegiatan perayaan Seba Badui yang digelar Sabtu (30/5/2020) malam.

"Kami membatalkan Seba Badui juga pertimbangan adanya dua warga Lebak positif Covid-19 dan kini menjalani perawatan medis di RSUD Banten," katanya.

Ia mengatakan, pelaksanaan Seba Badui itu rencananya dilaksanakan sederhana sehubungan pandemi Covid-19 dan dihadiri Bupati Lebak.

Pelaksanaannya digelar 30 Mei 2020, namun adanya warga Lebak positif terpapar Covid-19 akhirnya direkomendasikan tidak dilaksanakan Seba Baduy.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X