Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Kompas.com - 01/06/2020, 16:50 WIB
Wisatawan domestik di Vietnam kembali meramaikan beberapa destinasi wisata. Salah satunya Hoi An. SCMP / PATRICK SCOTTWisatawan domestik di Vietnam kembali meramaikan beberapa destinasi wisata. Salah satunya Hoi An.


JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta jajarannya untuk melihat perkembangan negara lain yang sudah membuka pariwisata dalam kondisi New Normal.

Hal ini guna mendukung kesiapan pariwisata Indonesia, jika sewaktu-waktu akan kembali dibuka.

Jokowi menegaskan pariwisata harus produktif, namun tetap aman dari Covid-19.

"Karena isu utamanya adalah keselamatan dan kesehatan, maka protokol tatanan normal baru di sektor pariwisata betul-betul harus menjawab isu utama tadi, mulai dari protokol kesehatan yang ketat di sisi transportasinya, di sisi hotelnya, di sisi restorannya, dan juga area-area wisata yang kita miliki," ujarnya dalam rapat terbatas melalui video conference, Kamis (28/5/2020).

Baca juga: Kebijakan Negara-negara di ASEAN soal Keamanan Perjalanan Udara

Lantas bagaimana kondisi pariwisata di luar negeri yang sudah memasuki fase New Normal?

Kompas.com menghubungi Deputy of President ASEAN Tourism Association (ASEANTA) Eddy Krismeidi Soemawilaga, Jumat (29/5/2020) untuk menanyakan kondisi terkini pariwisata ASEAN.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wisatawan Domestik Lebih Berkembang

Menurut Eddy, sesuai prediksinya, yang akan berkembang terlebih dahulu di masa new normal adalah wisatawan domestik.

Ia mencontohkan negara Vietnam di mana jumlah penerbangan domestik pada Minggu 25 Mei 2020, sudah melampaui jumlah penerbangan domestik di minggu yang sama tahun 2019, menurut data CAPA.

"Hal ini menunjukkan bahwa memang orang sudah jenuh dengan segala macam pembatasan, sehingga dengan adanya kelonggaran yang diberikan, mereka langsung memanfaatkannya untuk melakukan perjalanan domestik," kata Eddy, Jumat.

Wisatawan domestik di Vietnam berkunjung ke Ancient Town, Hoi An.SCMP / PATRICK SCOTT Wisatawan domestik di Vietnam berkunjung ke Ancient Town, Hoi An.

Eddy juga melaporkan kondisi kasus Covid-19 di lima negara ASEAN dengan jumlah kasus aktif Covid-19 sudah mengecil atau terkendali hingga hari ini.

Lima negara itu di antaranya Thailand 63 kasus, Kamboja 2 kasus, Vietnam 49 kasus, Laos 3 kasus, dan Brunei Darussalam 1 kasus.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa negara-negara tersebut hingga kini belum membuka pintu perbatasannya untuk membolehkan wisatawan asing masuk.

"Sebagai contoh, Thailand masih memperpanjang penutupan penerbangan internasional ke Thailand hingga akhir Juni 2020. Negara-negara ini hanya mulai melonggarkan pembatasan-pembatasan yang dilakukan terhadap penduduknya," jelasnya.

Baca juga: Belajar dari Korea Selatan, Waspada Virus Corona Saat Perjalanan Domestik Dibuka Kembali

 

 

Pengunjung mengantre untuk menaiki eskalator di mal Siam Paragon, Bangkok, Thailand, Minggu (17/5/2020). Mal-mal di Thailand dibuka lagi setelah angka penularan Covid-19 melambat.MLADEN ANTONOV/AFP Pengunjung mengantre untuk menaiki eskalator di mal Siam Paragon, Bangkok, Thailand, Minggu (17/5/2020). Mal-mal di Thailand dibuka lagi setelah angka penularan Covid-19 melambat.

Kasus Covid-19 Terkendali, Negara-negara ASEAN Tak Perlu Protokol Kesehatan Ketat

Eddy menambahkan, kondisi terkini di beberapa negara Asia Tenggara yang sudah melandai kasus Covid-19-nya. Tidak banyak memerlukan protokol kesehatan yang ketat.

Salah satunya yaitu, keharusan melakukan tes Covid-19. Hal ini mengakibatkan mudahnya proses perjalanan yang dapat dilakukan wisatawan domestik.

"Perlu dicatat, bahwa dengan terkendalinya Covid-19 ini, perjalanan domestik yang dilakukan tidak banyak memerlukan protokol kesehatan ketat," terang Eddy.

Baca juga: Pariwisata Buka Saat New Normal, Ini Hal-hal yang Harus Diketahui

Apa Tahapan Selanjutnya Negara-negara di ASEAN yang kasus Covid-19 Melandai?

Eddy kembali mengungkapkan tahapan selanjutnya yang dilakukan negara-negara Asia Tenggara dengan kasus Covid-19 yang melandai atau terkendali.

Kata dia, negara-negara ini tengah melakukan persiapan untuk melakukan pembukaan pintu perbatasan mereka.

"Untuk menekan risiko, masuknya kasus baru akibat masuknya wisatawan asing, kemungkinan besar negara-negara ini akan melakukan pembukaan pintu perbatasan untuk negara-negara yang memiliki situasi hampir sama seperti atau travel bubble, seperti Korea Selatan dengan China di awal Mei lalu," katanya.

Namun, ia menambahkan, bahwa pembukaan pembatasan ini kemungkinan besar hanya untuk perjalanan bisnis.

Lebih lanjut ia mengatakan, hal yang sama juga dilakukan oleh beberapa negara Eropa seperti Estonia, Latvia, dan Lithuania. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya gelombang kedua kasus Covid-19 dari wisatawan asing.

"Meskipun dibuka, protokol-protokol perjalanan lintas batas harus disepakati bersama sehingga mitigasi terhadap munculnya second-wave dapat dipersiapkan," jelas Eddy.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Desa Wisata Carangsari Bali, Desa dengan 14 Daya Tarik Wisata

Desa Wisata Carangsari Bali, Desa dengan 14 Daya Tarik Wisata

Jalan Jalan
Menparekraf Sandiaga Tanggapi PHRI yang Menolak Sertifikasi CHSE

Menparekraf Sandiaga Tanggapi PHRI yang Menolak Sertifikasi CHSE

Travel Update
Setelah Bali, Batam dan Bintan Ditargetkan Buka untuk Turis Asing

Setelah Bali, Batam dan Bintan Ditargetkan Buka untuk Turis Asing

Travel Update
Syarat Turis Asing yang Boleh Wisata ke Bali, Sehat dan Bervaksin Covid-19

Syarat Turis Asing yang Boleh Wisata ke Bali, Sehat dan Bervaksin Covid-19

Travel Update
Ada Hoaks soal Wisata Jogja, Ini Daftar Resmi 7 Tempat Wisata di Sana yang Buka

Ada Hoaks soal Wisata Jogja, Ini Daftar Resmi 7 Tempat Wisata di Sana yang Buka

Travel Update
Rencana Argentina Terima Turis Asing Mulai November 2021

Rencana Argentina Terima Turis Asing Mulai November 2021

Travel Update
Norwegia Akan Buka Perbatasan secara Bertahap

Norwegia Akan Buka Perbatasan secara Bertahap

Travel Update
Kedai Kopi Pucu'e Kendal Ramai Pengunjung, meski Buka Saat Pandemi

Kedai Kopi Pucu'e Kendal Ramai Pengunjung, meski Buka Saat Pandemi

Jalan Jalan
Ingin Wisata ke Magelang? Yuk Kunjungi Desa Wisata Candirejo

Ingin Wisata ke Magelang? Yuk Kunjungi Desa Wisata Candirejo

Jalan Jalan
4 Tipe Glamping di The Lodge Maribaya Lembang, Mulai Rp 800.000 Per Malam

4 Tipe Glamping di The Lodge Maribaya Lembang, Mulai Rp 800.000 Per Malam

Jalan Jalan
Fasilitas Glamping Lakeside Rancabali, Resor Tepi Situ Patenggang yang Indah

Fasilitas Glamping Lakeside Rancabali, Resor Tepi Situ Patenggang yang Indah

Jalan Jalan
3 Spot Foto Favorit di Kawah Putih Ciwidey, Bisa Lihat Sunrise

3 Spot Foto Favorit di Kawah Putih Ciwidey, Bisa Lihat Sunrise

Jalan Jalan
Bosan di Rumah Terus karena Pandemi? Berikut 3 Ide Piknik Bersama Pasangan Tanpa Keluar Mobil

Bosan di Rumah Terus karena Pandemi? Berikut 3 Ide Piknik Bersama Pasangan Tanpa Keluar Mobil

BrandzView
Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di The Lodge Maribaya

Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di The Lodge Maribaya

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik Buka Lagi, Ini Syaratnya

Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik Buka Lagi, Ini Syaratnya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.