Bingung Saat Belanja Susu? Bedanya Susu Olahan, Susu Segar, dan Susu Murni

Kompas.com - 02/06/2020, 16:36 WIB
Ilustrasi memerah susu sapi. SHUTTERSTOCK/ZACCHIOIlustrasi memerah susu sapi.

Epi menjelaskan, hal itu berkaitan dengan realitas kandungan susu pada susu UHT dan pasteurisasi yang ada di pasaran.

Baca juga: Sejarah Susu di Indonesia, Dulu Dianggap Darah Putih

Susu UHT dan pasteurisasi yang biasa kamu temukan di supermarket atau pasar ternyata kandungannya belum tentu 100 persen dari susu segar.

Susu olahan tersebut terkadang terbentuk dari campuran susu segar dengan susu bubuk yang dicairkan ulang.

“Suplai produksi susu Indonesia itu hanya bisa memenuhi 20 persen kebutuhan. Jadi kita impor 80 persen, yang diimpor itu kan enggak mungkin susu cair. Coba bawa susu cair dari New Zealand ke sini. Bagaimana caranya?” kata Epi.

Pengangkutan susu memang tidak mudah. Diperlukan suhu yang sangat rendah agar tetap menjaga susu tidak busuk.

“Kan harus 4 derajat celcius ke bawah. Didinginkan pakai tanker berpendingin dalam bentuk cair, dibawa ke sini itu biayanya mahal banget. Siapa yang mau beli susunya nanti?” lanjut Epi.

Baca juga: Susu Segar Bisa Cepat Basi, Begini Cara Simpan Agar Awet

Maka dari itu untuk mengakali teknis pengiriman, susu dalam bentuk bubuk yang diimpor.

Setelah datang ke Indonesia, susu bubuk tersebut ada yang dijual sebagai bahan kue dalam bentuk bubuk langsung.

Namun karena produksi susu cair di Indonesia kurang dan diperlukan suplai susu cair untuk membuat susu olahan, maka susu bubuk tersebut dicairkan.

 

Epi menyebutnya dengan istilah reconstituted milk atau susu rekonstitusi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X