Mengintip Proses Memerah Susu Kuda Liar di Bima NTB, Seperti Apa?

Kompas.com - 02/06/2020, 22:52 WIB
Ilustrasi susu kuda dituang ke kontainer. SHUTTERSTOCK/PAULS LADYIlustrasi susu kuda dituang ke kontainer.

Cara memerah dimulai dari samping kanan kuda, tangan harus dicuci menggunakan gayung biasa sebagai wadahnya. Para pemerah susu harus membuang air susu tetesan pertama.

Dalam sehari atau 24 jam kuda dapat diperah sebanyak 6-7 kali. Sekali perah menghasilkan kisaran satu botol susu dengan ukuran 600 ml sampai 1 liter.

"Sehingga dalam 24 jam total yang diperoleh lebih kurang 5 liter," pungkas Nehrun.

Induk kuda akan diperah susunya dalam jangka waktu enam bulan, setelah itu kuda pun diliarkan kembali ke alam bebas.

Aturan minum susu kuda liar

" Susu kuda diperah langsung diminum, setelah lebih dari 2 x 24 jam susu mulai sedikit kecut karena mulai masuk dalam proses fermentasi alami dan bertahan sampai 6 bulan," jelas Nehrun.

Susu kuda tidak boleh dimasak maupun dipasteurisasi, karena dapat merusak khasiat yang terkandung di dalamnya.

Baca juga: Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

"Proses produksi kamu pun ( Susu Kuda 88) sederhana, yaitu penyaringan 3 kali, lalu dikemas ke botol steril dan dikasi label lalu disimpan di kulkas," jelas penggagas Kampung Wisata Edukasi Lemerahan Susu Kuda Liar di Dusun Tolonggeru itu.

Saat susu kuda dimasukkan ke dalam kulkas hanya untuk menunda proses fermentasi alami yang terjadi, hal ini juga bisa dilakukan sebagai cara menyimpan susu.

Jika ingin mencoba susu kuda liar, bisa beli di agen Susu Kuda 88.

Susu kuda ini asli Dusun Tolonggeru, Desa Monggo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima. Dusun ini adalah kampung yang bertahan dan masih memerah susu kuda liar sejak 1997.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendakian Gunung Gede Pangrango Akan Buka Lagi, Simak Tips Mendakinya

Pendakian Gunung Gede Pangrango Akan Buka Lagi, Simak Tips Mendakinya

Travel Tips
Sensasi Berbeda Keliling Wisata Mangunan, Pakai Jeep Wisata

Sensasi Berbeda Keliling Wisata Mangunan, Pakai Jeep Wisata

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Gede Pangrango Buka Lagi 5 Maret 2021

Pendakian Gunung Gede Pangrango Buka Lagi 5 Maret 2021

Travel Update
PHRI: Cuti Bersama Dipangkas akan Persulit Sektor Pariwisata Bertahan

PHRI: Cuti Bersama Dipangkas akan Persulit Sektor Pariwisata Bertahan

Travel Update
Guatemala Buka Akses Bebas Karantina dan Tes Covid-19 untuk Pelancong yang Sudah Divaksinasi

Guatemala Buka Akses Bebas Karantina dan Tes Covid-19 untuk Pelancong yang Sudah Divaksinasi

Travel Update
Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Travel Update
Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Travel Update
Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Travel Update
5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

Jalan Jalan
Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Travel Update
Bantu Sektor Perhotelan, Dinas Pariwisata DIY Rapat di Hotel

Bantu Sektor Perhotelan, Dinas Pariwisata DIY Rapat di Hotel

Travel Update
Soal Cuti Bersama 2021 Dipangkas, Ini Tanggapan Kadispar Yogyakarta

Soal Cuti Bersama 2021 Dipangkas, Ini Tanggapan Kadispar Yogyakarta

Travel Update
Ketep Pass Buka Lagi,  5 Gunung Terlihat Jelas Jika Cuaca Cerah

Ketep Pass Buka Lagi, 5 Gunung Terlihat Jelas Jika Cuaca Cerah

Travel Update
PHRI Yogyakarta Hadapi Pemotongan Cuti Bersama: Pasrah

PHRI Yogyakarta Hadapi Pemotongan Cuti Bersama: Pasrah

Travel Update
Cuti Bersama 2021 Dipotong Tidak Pengaruhi Wisatawan Lokal di Garut

Cuti Bersama 2021 Dipotong Tidak Pengaruhi Wisatawan Lokal di Garut

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X