PHRI Rilis Buku Panduan Protokol Hotel dan Restoran Era New Normal, Seperti Apa?

Kompas.com - 03/06/2020, 22:10 WIB
Ilustrasi hotel. shutterstock.com/Pattier_StockIlustrasi hotel.


JAKARTA, KOMPAS.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengeluarkan buku panduan berisi protokol hotel dan restoran yang akan diterapkan pada masa New Normal.

Sekretaris Jenderal PHRI Maulana Yusran mengatakan, buku panduan ini berlaku baik pihak internal hotel yaitu karyana dan staf, juga eksternal di sisi tamu, vendor, supplier, dan lainnya.

"Semua protokolnya hampir sama, mencakup keseluruhan orang yang terkait dengan hotel. Misalnya terkait temperatur suhu tubuh, orang yang masuk ke hotel harus di bawah 37,3 derajat celsius, masalah etika mereka misalnya etika batuk, terus harus pakai masker, disinfektan, hand sanitizer," kata Maulana saat dihubungi Kompas.com, Rabu (3/6/2020).

Adapun buku panduan ini merupakan standar panduan minimal yang wajib diterapkan guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Baca juga: Daftar Promo Hotel dan Tiket Wisata dari Online Travel Agent, Bisa Dipakai untuk Waktu Lama

Lebih lanjut, Maulana menjelaskan bahwa pengusaha atau manajemen hotel dan restoran dapat membuat panduan pencegahan yang lebih rinci, sesuai kebijakan masing-masing perusahaan.

"Tinggal cara mengaturnya saja, step by step-nya tergantung perusahaan. Misalnya, karyawan dari pergi dinas, dia harus karantina dulu. Jadi dia tidak langsung masuk kerja, sama-sama menjaga lah intinya. Pola hidup sehat itu kita terapkan ke karyawan," jelasnya.

Maulana juga mengatakan, buku panduan ini dibagi menjadi beberapa divisi perhotelan atau departemen. Sebagai contoh, ada panduan hotel untuk bagian operasional dan back office.

Ilustrasi hotelwhyframestudio Ilustrasi hotel
Panduan hotel untuk bagian operasional terbagi lagi menjadi 11 bagian yang mengatur departemen dan karyawan, misalnya departemen Food and Beverage (F&B) Service, departemen engineering and maintenance, karyawan bagian security dan lainnya.

Sementara untuk panduan hotel bagian back office antara lain mengatur departemen penjualan, departemen pemasaran dan komunikasi, sumber daya manusia, dan keuangan.

Baca juga: Hotel dan Restoran di Yogyakarta Bisa Buka, asal Terapkan Protokol Kesehatan

Namun, ia mengatakan hotel tak harus memaksakan diri untuk punya departemen seperti yang tertulis dalam buku panduan, agar bisa menerapkan protokol.

"Itu panduannya kita buat secara global, tinggal hotel punya size-nya seperti apa. Kalau dia punya semua divisi atau departemen ya tinggal pakai saja, tapi kalau tidak punya semua divisi tinggal pilih divisi mana yang dia punya. Misalnya housekeeping, dia kan pasti punya, ya itu yang nanti harus dijalankan," urai Maulana.

Ia juga menambahkan, bahwa panduan ini bisa diterapkan tidak hanya pada hotel berbintang saja melainkan hotel tidak berbintang atau melati.

Ketua Umum PHRI, Hariyadi Sukamdani dalam buku panduan tersebut juga mengatakan, bagi hotel atau restoran yang tidak memiliki kompleksitas fasilitas atau pun departemen sesuai panduan ini, maka dipersilakan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

"Panduan umum normal baru untuk hotel dan restoran dalam pencegahan Covid-19 yang didasarkan pada pemikiran positif dan berkesinambungan dibagi menjadi dua bagian yaitu panduan standar minimum operasional hotel dalam pencegahan Covid-19 termasuk restoran dalam hotel, dan panduan standar minimum operasional restoran," tulis Hariyadi dalam kata pengantar buku panduan.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Travel Update
85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

Travel Update
Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Travel Update
Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Travel Update
Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Travel Update
Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Jalan Jalan
ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

Travel Update
 Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Travel Update
PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

Travel Update
Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Travel Tips
Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Travel Update
Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Travel Update
Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Travel Update
Warga Jakarta, Ada Bazar Hampers Produk Ekraf Gratis Ongkir

Warga Jakarta, Ada Bazar Hampers Produk Ekraf Gratis Ongkir

Travel Promo
PHRI Banyuwangi: Kita Belum Vaksinasi Covid-19

PHRI Banyuwangi: Kita Belum Vaksinasi Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X