Kompas.com - 04/06/2020, 09:00 WIB
Danau Tiga Warna di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. JOKO DWI CAHYANADanau Tiga Warna di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com – Adanya lockdown di sejumlah negara akibat pandemi virus corona (Covid-19) membuat wisatawan kesulitan untuk berlibur.

Hal ini memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menuturkan, kunjungan wisman pada April 2020 hanya 160.000 orang.

Baca juga: Jumlah Wisman Hanya 160.000 pada April 2020, Menurun Tajam Akibat Pandemi

Wisatawan mancanegara asal Timor Leste mendominasi kunjungan sebesar 52,2 persen, atau 83.500 orang. Sementara dari Malaysia sebesar 39,0 persen atau 62.400 orang.

Kemudian dari Singapura sebanyak 1,3 persen atau 2.100 orang. Dari negara lainnya adalah 7,5 persen atau 12.000 orang.

“Berdasarkan kebangsaan, hampir semua mengalami penurunan. Baik dari Yaman, Kuwait, Perancis, Papua Nugini. Tapi dari Timor Leste penurunan hanya sedikit karena bisa lewat darat,” kata Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Selasa (2/6/2020).

Jika dibandingkan dengan Maret, penurunan wisman dari Timor Leste mencapai 3,17 persen. Sementara dibandingkan dengan April 2019, penurunan mencapai 16,20 persen.

Pintu masuk udara mengalami penurunan cukup besar

Penurunan kunjungan wisman berpengaruh terhadap kunjungan jalur udara yang pada April 2020 hanya mencapai 1 persen saja.

Baca juga: Cara Pikat Wisman Australia Liburan ke Bali setelah Corona

Jumlah tersebut mengalami penurunan hampir 100 persen jika dibandingkan dengan April 2019. Penurunan yang terlihat di Bandara Soekarno-Hatta sebesar 99,79 persen.

Sementara Bandara I Gusti Ngurah Rai mengalami penurunan sebesar 99,94 persen. Lalu Bandara Internasional Juanda mengalami penurunan sebesar 99,89 persen.

“Jumlah penumpang penerbangan internasional pada April 2020 tinggal 0,03 juta. Kalau dibandingkan dengan April 2019, penurunannya 98,3 persen. Sementara dengan bulan sebelumnya (Maret 2020), penurunan 95,35 persen,” kata Suhariyanto.

Panorama Pulau Padar. SHUTTERSTOCK/PRAWAT THANANITHAPORN Panorama Pulau Padar.

Kunjungan melalui jalur laut dan darat pun menurun

Pada April 2020, kunjungan melalui jalur laut mencapai 29 persen. Jika dibandingkan dengan April 2019, Batam mengalami penurunan sebesar 99,27 persen.

Sementara Tanjung Balai Karimun mengalami penurunan sebesar 99,94 persen. Namun, Tanjung Benoa mengalami peningkatan sebesar 1,89 persen.

“Dampak Covid-19 ke kunjungan wisman betul-betul luar biasa karena semua negara menerapkan protokol kesehatan yang harus dipatuhi. Kita perlu memikirkan trobosan baru supaya sektor ini kembali pulih ke depan,” ujar Suhariyanto.

Baca juga: Sabang Buka Kembali Pariwisata dan Transportasi Laut ke Sabang

Kunjungan wisman melalui jalur darat lewat jalur perbatasan Aruk, Entikong, dan Atambua pada April 2020 mencapai 70 persen.

Kendati disebutkan bahwa kunjungan dari Timor Leste terbilang cukup banyak dan bisa melalui jalur darat. Namun kedatangan dari jalur perbatasan Atambua mengalami penurunan 100 persen.

Baik itu kedatangan pada Maret 2020 atau April 2019, keduanya sama-sama mengalami penurunan 100 persen.

Atambua adalah Ibu Kota Kabupaten Belu di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kota tersebut memiliki jalur perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste.

Sementara jalur perbatasan Entikong, jika dibandingkan dengan Maret 2020 penurunan hanya terjadi sebesar 99,40 persen. Sementara April 2019 sebesar 99,62 persen.

Baca juga: Mau Wisata ke Labuan Bajo? Bakal Ada Registrasi Online untuk Turis

Untuk jalur perbatasan Aruk, penurunan sejak Maret 2020 adalah 97,82 persen dan April 2019 sebesar 97,61 persen.

“Kalau diakumulatifkan, kita masih tertolong dengan jumlah wisman pada bulan Januari karena ada Tahun Baru dan Imlek. Sehingga jumlah wisman masih normal,” kata Suhariyanto.

“Sejak Februari sudah kena (penurunan jumlah wisman). Penurunan tajam pada April. Kita bisa perkirakan apa yang terjadi pada Mei. Selama Januari – April, kalau dibandingkan dengan tahun lalu, mengalami penurunan sebesar 45,01 persen,” lanjutnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

Travel Update
PBB Prediksi Pariwisata Internasional Belum Akan Pulih hingga 2024

PBB Prediksi Pariwisata Internasional Belum Akan Pulih hingga 2024

Travel Update
Ini Usia Minimal Bayi yang Boleh Naik Pesawat Menurut Dokter

Ini Usia Minimal Bayi yang Boleh Naik Pesawat Menurut Dokter

Travel Tips
Water Blow di Nusa Dua Bali Kembali Dibuka untuk Turis

Water Blow di Nusa Dua Bali Kembali Dibuka untuk Turis

Travel Update
Catat, 5 Tips agar Barang Tidak Ketinggalan Saat Check-Out Hotel

Catat, 5 Tips agar Barang Tidak Ketinggalan Saat Check-Out Hotel

Travel Tips
Lion Air Akan Layani Rute Manokwari-Jayapura PP, Harga Mulai Rp 484.300

Lion Air Akan Layani Rute Manokwari-Jayapura PP, Harga Mulai Rp 484.300

Travel Update
10 Kafe Instagramable Dago Bandung, Bisa untuk Nongkrong dan Kerja

10 Kafe Instagramable Dago Bandung, Bisa untuk Nongkrong dan Kerja

Jalan Jalan
Sering Dilakukan, 16 Kesalahan Mengemas Barang di Koper Saat Liburan

Sering Dilakukan, 16 Kesalahan Mengemas Barang di Koper Saat Liburan

Travel Tips
Rute Menuju Ngopi di Sawah Bogor, Dekat Gerbang Tol Ciawi

Rute Menuju Ngopi di Sawah Bogor, Dekat Gerbang Tol Ciawi

Jalan Jalan
7 Tempat Makan dengan View Laut di Jakarta, Cocok untuk Lihat Sunset

7 Tempat Makan dengan View Laut di Jakarta, Cocok untuk Lihat Sunset

Jalan Jalan
Obelix Hills, Wisata Selfie Kekinian dengan View Keren di Yogyakarta

Obelix Hills, Wisata Selfie Kekinian dengan View Keren di Yogyakarta

Jalan Jalan
Water Blow Peninsula Nusa Dua Kembali Buka untuk Umum, Segini Tiketnya

Water Blow Peninsula Nusa Dua Kembali Buka untuk Umum, Segini Tiketnya

Travel Update
Indonesia dan Kamboja Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pariwisata, Ini 6 Fokusnya

Indonesia dan Kamboja Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pariwisata, Ini 6 Fokusnya

Travel Update
Promo Wisata Garuda Indonesia ke 5 Destinasi Super Prioritas

Promo Wisata Garuda Indonesia ke 5 Destinasi Super Prioritas

Travel Promo
Tren Wisata pada Tahun Macan Air, Ini Penjelasannya Menurut Feng Shui

Tren Wisata pada Tahun Macan Air, Ini Penjelasannya Menurut Feng Shui

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.