Kunjungan Turis Asing ke Bali Turun Hampir 100 Persen pada April 2020

Kompas.com - 04/06/2020, 11:52 WIB
Ilustrasi wisatawan mancanegara di Indonesia. Dokumentasi Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi KreatifIlustrasi wisatawan mancanegara di Indonesia.


JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan data kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada bulan April 2020.

Data tersebut menunjukkan penurunan tajam yakni sebesar 87,44 persen dengan total jumlah kunjungan 160.000 orang dibanding periode sama pada tahun lalu.

Sementara itu, Bali sebagai salah satu destinasi favorit wisman juga dilaporkan mengalami penurunan kunjungan yaitu 99,93 persen dibandingkan bulan April 2019 atau year on year, menurut data BPS Bali.

Adapun wisman yang datang langsung ke Bali pada April tercatat sebanyak 327 wisman dengan rincian melalui bandara Ngurah Rai sebanyak 273 dan pelabuhan laut sebanyak 54.

Jika dibandingkan bulan lalu, Maret 2020, kunjungan wisman ke Bali juga mengalami penurunan tajam 99,79 persen.

Baca juga: Ini Strategi Kemenparekraf untuk Atasi Penurunan Jumlah Wisatawan

Pada periode April, kunjungan wisatawan nusantara menjadi nomor satu dengan 16,21 persen, disusul wisman Filipina 16,21 persen, Tiongkok 12,23 persen, India 10,40 persen, dan Rusia 8,56 persen.

Tingkat hunian kamar

Untuk tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang bulan April 2020 tercatat sebesar 3,22 persen. Hasil ini menunjukkan penurunan 22,19 poin dibandingkan TPK bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 25,41 persen.

Turis asing di sawah berundak Ubud, BaliDok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf Turis asing di sawah berundak Ubud, Bali

Sedangkan jika dibandingkan year on year nya turun sedalam 57,11 poin. Pada bulan April 2019 tercatat TPK mencapai 60,33 persen.

Adapun rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Bali April 2020, tercatat selama 2,49 hari. Hal ini menunjukkan penurunan 0,31 poin dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu pada Maret 2020 yang tercatat selama 2,80 hari.

Lebih lanjut, jika dibandingkan dengan April 2019 atau year on year-nya, tercatat selama 2,77 hari, rata-rata lama menginap April 2020 turun sedalam 0,28 poin.

Sebelumnya, BPS mengeluarkan data pariwisata Indonesia untuk bulan April 2020, Selasa (2/6/2020) melalui video conference.

Baca juga: Jumlah Wisman Hanya 160.000 pada April 2020, Menurun Tajam Akibat Pandemi

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, jumlah wisman April 2020 sebesar 160.000 orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1,27 juta kunjungan akibat pandemi Covid-19.

"Dampak Covid-19 sungguh luar biasa pada sektor pariwisata. Penurunan kunjungan wisatawan mancanegara sudah dimulai sejak Februari, kemudian Maret, dan penurunan pada April semakin tajam," katanya, seperti dikutip dari Antara.

Ia juga menyampaikan jumlah kunjungan wisman pada April 2020 mengalami penurunan sebesar 66,02 persen jika dibandingkan Maret 2020.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Masuk Daftar Negara Risiko Tinggi Covid-19 Afrika Selatan

Indonesia Masuk Daftar Negara Risiko Tinggi Covid-19 Afrika Selatan

Whats Hot
Liburan ke Puncak Bogor, Wisatawan Wajib Rapid Test Covid-19

Liburan ke Puncak Bogor, Wisatawan Wajib Rapid Test Covid-19

Whats Hot
Bisakah Indonesia Terapkan Special Tourist Visa seperti Thailand?

Bisakah Indonesia Terapkan Special Tourist Visa seperti Thailand?

Whats Hot
Jelang Akhir Tahun, Seperti Apa Mobilitas Wisatawan di Tengah Pandemi?

Jelang Akhir Tahun, Seperti Apa Mobilitas Wisatawan di Tengah Pandemi?

Whats Hot
Bagaimana Perkembangan Pariwisata Indonesia sejak Awal Pandemi Covid-19?

Bagaimana Perkembangan Pariwisata Indonesia sejak Awal Pandemi Covid-19?

Whats Hot
Jakarta Aquarium Buka Lagi, Harga Tiket Mulai Rp 135.000

Jakarta Aquarium Buka Lagi, Harga Tiket Mulai Rp 135.000

Whats Hot
Daftar 4 Maskapai yang Turunkan Tarif Tiket Pesawat hingga Akhir Tahun

Daftar 4 Maskapai yang Turunkan Tarif Tiket Pesawat hingga Akhir Tahun

Whats Hot
Jateng Bersiap Sambut Libur Panjang, Ada Rapid Test di Tempat Wisata

Jateng Bersiap Sambut Libur Panjang, Ada Rapid Test di Tempat Wisata

Whats Hot
Tempat Wisata di Bogor Boleh Buka, tetapi Harus Batasi Pengunjung

Tempat Wisata di Bogor Boleh Buka, tetapi Harus Batasi Pengunjung

Whats Hot
Pemkab Lebak Tutup Seluruh Tempat Wisata Saat Libur Panjang Oktober 2020

Pemkab Lebak Tutup Seluruh Tempat Wisata Saat Libur Panjang Oktober 2020

Whats Hot
Tarif Tiket Lion Air Group Turun Menyusul Kebijakan Pemerintah Tanggung Airport Tax

Tarif Tiket Lion Air Group Turun Menyusul Kebijakan Pemerintah Tanggung Airport Tax

Whats Hot
Harris Day 2020 Digelar Virtual, Peserta Lari dan Gowes dari Kota Sendiri

Harris Day 2020 Digelar Virtual, Peserta Lari dan Gowes dari Kota Sendiri

Whats Hot
Libur Panjang Akhir Oktober, Ini Daftar 27 KA Jarak Jauh dari Jakarta

Libur Panjang Akhir Oktober, Ini Daftar 27 KA Jarak Jauh dari Jakarta

Whats Hot
Airport Tax Ditanggung Pemerintah, Tarif Tiket Garuda Indonesia Turun

Airport Tax Ditanggung Pemerintah, Tarif Tiket Garuda Indonesia Turun

Whats Hot
Ada Tiket Murah Citilink hingga Akhir Tahun di 13 Kota Ini

Ada Tiket Murah Citilink hingga Akhir Tahun di 13 Kota Ini

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X