Protokol New Normal TMII, Pengunjung Wajib Pakai Masker dan Beli Tiket Online

Kompas.com - 04/06/2020, 20:05 WIB
Istana anak di TMII, Jakarta saiko3p / Shutterstock.comIstana anak di TMII, Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com – Menyambut new normal, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menyiapkan protokol bagi karyawan, pengunjung dan fasilitas di sekitar.

“Pengunjung akan dibatasi maksimal sampai 20.000 orang per hari. Kalau sudah maksimal, semua pintu akan ditutup,” kata Humas TMII Sahda Silalahi kepada Kompas.com, Kamis (4/6/2020).

Baca juga: TMII Batasi Pengunjung Maksimal 20.000 Orang Per Hari Saat New Normal

Untuk pembelian tiket, Sahda menuturkan, pihaknya akan giat menyebarkan informasi mereka hanya menerima pembelian daring saja.

Kendati demikian, loket pembelian tiket tetap akan dibuka guna memeriksa bukti pembelian tiket secara daring.

Berikut daftar protokol new normal yang telah dipersiapkan oleh TMII gua menyambut kembali pengunjung yang telah Kompas.com rangkum:

Bagi pengunjung

  1. Pembelian tiket hanya bisa dilakukan secara daring melalui ticket.tamanmini.com.
  2. Masker wajib digunakan sebelum memasuki area TMII.
  3. Pengunjung dianjurkan untuk mencuci tangan sebelum memasuki area TMII, dan wahana.
  4. Pengunjung wajib melewati prosedur pemeriksaan kesehatan di setiap pintu masuk.
  5. Pembelian tiket wahana bisa menggunakan tunai atau Go-Pay. Pengunjung harus antre sesuai dengan jarak aman minimal 1 meter.
  6. Tidak diperkenankan untuk berkerumun meski di luar ruangan.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Harus Kunjungi Museum Komodo dan Taman Reptil TMII

Bagi karyawan

  1. Hanya sediakan tiket 20.000 per hari.
  2. Tutup seluruh pintu masuk area TMII jika pengunjung sudah mencapai angka maksimal.
  3. Wajib menggunakan masker. Jika berhadapan langsung dengan pengunjung, wajib menggunakan penutup wajah.
  4. Selalu memeriksa suhu tubuh setiap pengunjung.
  5. Aktif dalam membantu pengunjung dengan mengingatkan penggunaan masker, menghindari keramaian, serta selalu cuci tangan.
  6. Aktif dalam membantu mengarahkan pengunjung ke beberapa titik yang telah disediakan tempat untuk mencuci tangan.

Baca juga: Melihat Taman Mini Indonesia Indah dari Kereta Gantung

Bagi fasilitas

  1. Tersedia tempat untuk mencuci tangan di pintu masuk atraksi wisata.
  2. Pengunjung setiap atraksi wisata dibatasi sebanyak 45 – 50 persen dari biasanya.
  3. Setop kunjungan jika kapasitas sudah mencapai persentase maksimum.
  4. Kereta gantung dibatasi hanya dua orang per kabin.
  5. Kereta mini dibatasi hanya 1 – 2 orang dalam satu baris.
  6. Mobil keliling dibatasi hanya dua orang per baris. Setiap baris dibatasi tirai plastik.
  7. Memiliki spanduk atau tanda yang berisi imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Selain bisa dibeli di web e-ticketing TMII, ke depannya Traveloka juga bisa. Saat ini sedang di set up produknya. Insha Allah saat TMII buka sudah bisa berjalan," kata Sahda.

Sejauh ini, atraksi wisata yang akan dibuka hanya atraksi wisata luar ruangan saja. Beberapa di antaranya adalah anjungan, taman burung, dunia air tawar, taman legenda, dan museum.

Baca juga: Di Museum Damkar TMII, Ada Saksofon Tanjidor Berusia 70 Tahun...

Sementara untuk atraksi wisata dalam ruangan atau yang menarik kerumunan seperti kolam renang Snow Bay atau teater Keong Mas akan dibuka secara bertahap sesuai instruksi.

Kendati museum termasuk wisata dalam ruangan, namun mereka sudah mengimbau kepada para petugas untuk aktif berlakukan protokol kesehatan.

“Biasanya kita hanya terima kunjungan, tapi sekarang harus proaktif perhatikan dan mengingatkan pengunjung untuk wajib pakai masker dan jaga jarak,” tutur Sahda.

Untuk taman burung, Sahda mengatakan bahwa kapasitas dikurangi menjadi 400 – 450 orang dalam satu sesi.

Terkait sesi pengunjung selanjutnya, dia tidak menampik akan diberlakukan sistem pergantian kunjungan pengunjung.

Baca juga: Panduan Menuju Museum Damkar TMII dengan Transportasi Umum

“Mungkin bakal ada sesi gantian sama pengunjung lain. Di jam 10 misal sudah di angka maksimal, kita setop,” kata Sahda.

“Nanti saat mereka sudah keluar, kita menyesuaikan (untuk sesi kunjungan selanjutnya) yang sudah antre boleh masuk. Jadi di dalam tetap tidak boleh sampai melebihi 50 persen. Petugas sudah mengerti akan tugas dan tanggung jawab mereka,” imbuhnya.

Untuk jam operasional, Sahda menuturkan bahwa mereka memiliki perubahan. Kini, setiap hari mereka hanya buka dari pukul 08:00 – 18:00 WIB. Sementara untuk atraksi wisata mulai pukul 08:00 – 17:00 WIB.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X