5 Hal yang Sering Ditanya Masyarakat Kepada AP II, Apa Saja?

Kompas.com - 04/06/2020, 22:05 WIB
Petugas memeriksa kesehatan calon penumpang sebelum pemberangkatan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (15/5/2020). Sebanyak 1486 penumpang berizin dengan 23 penerbangan diterbangkan dari Bandara Soekarno Hatta dengan dokumen syarat terbang dan surat keterangan bebas COVID-19. ANTARA FOTO/Fauzan/pras. ANTARA FOTO/FAUZANPetugas memeriksa kesehatan calon penumpang sebelum pemberangkatan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (15/5/2020). Sebanyak 1486 penumpang berizin dengan 23 penerbangan diterbangkan dari Bandara Soekarno Hatta dengan dokumen syarat terbang dan surat keterangan bebas COVID-19. ANTARA FOTO/Fauzan/pras.

2. Prosedur karantina bagi penumpang dari luar negeri

Sesuai SE Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/MENKES/313/2020, ditetapkan bahwa:

  • WNI dengan hasil uji cepat non-reaktif dikarantina di tempat/fasilitas karantina yang disiapkan oleh pihak pemerintah atau pihak lainnya. Fasilitas transportasi dari bandara ke fasilitas karantina disiapkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Karantina berlangsung sampai hasil pemeriksaan PCR (jika dilakukan di tempat/fasilitas karantina) dinyatakan negatif Covid-19, atau hasil pemeriksaan ulang uji cepat pada hari ke-7 - 10 adalah non-reaktif.
  • WNI dengan hasil uji cepat reaktif atau hasil pemeriksaan PCR positif Covid-19 akan dirujuk ke RS Darurat/RS Rujukan.

3. Prosedur penerbangan domestik

Mengacu pada Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 No. 05/2020, di mana yang boleh melakukan perjalanan di rute domestik adalah mereka yang masuk di dalam kategori pengecualian dengan menunjukkan dokumen:

  • Surat tugas bagi pegawai BUMN/BUMD/UPT/Satker/Organisasi nonpemerintah/lembaga usaha.
  • Menunjukkan surat keterangan uji tes RT-PCR (hasil negatif) yang berlaku 7 hari atau uji cepat (hasil non-reaktif) yang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan.
  • Surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness) dari dokter RS/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas tes PCR/uji cepat.

Sejalan Pergub DKI No. 47/2020, penumpang tujuan Jabodetabek yang mendarat di Soekarno-Hatta juga diminta memiliki SIKM.

Baca juga: Apa Itu SIKM? Surat Izin Keluar Masuk untuk Naik Pesawat ke Jakarta

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X