Tempat Wisata di Pangandaran Mulai Buka 5 Juni 2020

Kompas.com - 05/06/2020, 10:00 WIB
Sejumlah perahu nelayan bersandar di Pantai Timur Pangandaran, Rabu sore (2/10/2019). Saat ini pemerintah setempat terus berbenah demi mewujudkan Pangandaran menjadi wisata kelas dunia. KOMPAS.COM/CANDRA NUGRAHASejumlah perahu nelayan bersandar di Pantai Timur Pangandaran, Rabu sore (2/10/2019). Saat ini pemerintah setempat terus berbenah demi mewujudkan Pangandaran menjadi wisata kelas dunia.

GARUT, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, siap membuka kembali seluruh obyek wisata pada 5 Juni 2020.

Namun, dengan syarat wisatawan harus mematuhi protokol kesehatan di tengah wabah Covid-19, serta memiliki surat keterangan hasil tes kesehatan dan hanya diberlakukan bagi wisatawan keluarga.

"Wisatawan harus dapat menunjukan surat keterangan sehat dan hasil rapid test Covid-19," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Untung Saeful Rachman saat dihubungi wartawan, Kamis (4/6/2020, seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Susi Pudjiastuti Pulang Kampung, Ini 5 Tempat Wisata di Pangandaran

Ia menuturkan, Pemkab Pangandaran salah satu daerah yang masuk dalam level 2 atau zona biru oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang membolehkan diberlakukan "new normal" atau adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Hasil penilaian itu, kata dia, maka menjadi dasar kebijakan Pemkab Pangandaran untuk membuka obyek wisata dengan tahap awal dilakukan masa uji coba selama tujuh hari.

"Kita coba dulu selama tujuh hari, setelah itu kita evaluasi untuk menentukan kebijakan selanjutnya," katanya.

Ia menyampaikan, aturan selama "new normal" yang harus dipatuhi setiap masyarakat lokal maupun wisatawan yakni mematuhi protokol kesehatan seperti wajib menggunakan masker, tidak berkerumun dan rajin cuci tangan.

Lokasi wisata Pantai Pangandaran.Dok. Pemdaprov Jabar Lokasi wisata Pantai Pangandaran.

Syarat lain yang harus dimiliki wisatawan sebelum masuk kawasan wisata, kata Untung, yakni membawa surat keterangan sehat dilengkapi dengan hasil negatif rapid test.

"Itu (sehat) menjadi persyaratan mutlak yang harus dipenuhi para pengunjung yang mau ke Pangandaran," katanya.

Baca juga: Resep Pindang Gunung ala Susi Pudjiastuti, Makanan khas Pangandaran yang Segar

Ia menambahkan, wisatawan yang diperbolehkan ke Pangandaran hanya wisatawan individu atau keluarga, sedangkan yang sifatnya rombongan dengan menggunakan agen travel belum diperbolehkan masuk.

Pemkab Pangandaran, kata Untung, akan menerjunkan petugas gabungan untuk memeriksa setiap kendaraan di perbatasan kota, termasuk pemeriksaan ketat di pintu masuk objek wisata.

Selain aturan ketat bagi wisatawan, kata Untung, jajarannya juga memberikan rasa aman bagi pengunjung dengan menyediakan fasilitas tempat cuci tangan berikut disiapkan sabunnya.

"Kami lakukan semua ini untuk mencegah penularan Covid-19, dan menjaga Pangandaran yang saat ini sebagai zona biru," katanya. (Feri Purnama/Budi Suyanto)

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X