Protokol New Normal Pariwisata di Jawa Barat, Seperti Apa?

Kompas.com - 05/06/2020, 18:10 WIB
Salah satu wisata air terjun di Geopark Ciletuh Kabupaten Sukabumi. DOK. Humas Pemerintah Provinsi Jawa BaratSalah satu wisata air terjun di Geopark Ciletuh Kabupaten Sukabumi.

 

Prioritaskan tempat wisata luar ruangan

Mulai Juni hingga Desember 2020 adalah masa pemulihan industri pariwisata wilayah Jabar. Sementara sepanjang tahun 2021 adalah masa normalisasi.

Deddy menuturkan, sepanjang 2020 kegiatan pariwisata akan coba diarahkan ke tempat wisata luar ruangan. Namun, hal ini masih akan dibicarakan lebih lanjut.

“Tapi pariwisata indoor juga akan dievaluasi bersama. Ini kan baru beberapa hari, nanti kita lihat. Kebijakan harus seperti apa, pendekatannya seperti apa. Yang paling penting, kuncinya adalah kedisiplinan, kehati-hatian, kewaspadaan, dan mengedepankan protokol kesehatan,” kata Deddy.

Baca juga: 5 Rekomendasi Kuliner di Kuningan Jawa Barat, Siap Bikin Kamu Ngiler!

Sejauh ini, wilayah zona biru tengah melakukan persiapan dalam pembukaan obyek wisata agar saat sudah diizinkan, mereka bisa langsung buka.

Dinas Pariwisata serta Satgas tengah aktif melakukan sosialisasi dan edukasi ke beberapa wilayah terkait protokol kesehatan yang lebih rinci.

Salah satunya adalah penyediaan tempat cuci tangan di seluruh tempat yang mudah dijangkau pengunjung.

Berdasarkan Pergub Jabar Nomor 46 Tahun 2020, Level Moderat atau zona biru, diperbolehkan untuk membuka kembali perhotelan dengan melaksanakan 50 persen dari fasilitas layanan hotel.

Baca juga: Surga Wisata Kuningan di Balik Gunung Ciremai

Bagi tempat wisata, kapasitas pengunjung hanya diperbolehkan sebesar 30 persen dengan jam operasional mulai 06:00 – 16:00 WIB.

Untuk restoran, aktivitas dilaksanakan dengan jam operasional mulai pukul 07:00 - 18:00 WIB dengan 50 persen dari okupansi meja.

Sementara untuk mal, jam operasional mulai pukul 10:00 – 20:00 WIB dengan jumlah pengunjung dibatasi sebanyak 50 persen.

Untuk Level Cukup Berat atau zona kuning, aktivitas hotel hanya diperbolehkan untuk melayani penginapan dan makan/minum di kamar.

Bagi restoran, aktivitas dilaksanakan dengan jam oeprasional yang sama, namun tidak melayani makan di tempat dan harus pesan antar.

Sementara itu, seluruh tempat wisata ditutup, dan mal hanya boleh beroperasi mulai pukul 10:00 – 18:00 WIB dengan jumlah pengunjung dibatasi sebanyak 50 persen.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X