Kompas.com - 07/06/2020, 17:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan jadwal pembukaan tempat wisata dalam masa transisi fase I menuju new normal, Kamis (4/6/2020),

Dalam paparannya melalui siaran langsung kanal YouTube Pemprov DKI, kebun binatang dijadwalkan untuk buka pada 20 dan 21 Juni 2020.

Baca juga: Biasa Ramai Saat Lebaran, Kini Ragunan Sepi Pengunjung

Kendati demikian, terdapat satu protokol yang tertera dalam paparan tersebut. Taman rekreasi dan kebun binatang tidak diperbolehkan bagi anak-anak dan ibu hamil.

Kepala Satuan Pelaksanaan Promosi Taman Margasatwa Ragunan, Ketut Widarsana, menuturkan, hal tersebut sedang tahap pembahasan.

“Pembahasan masih berlanjut. Nanti seminggu menjelang dibuka akan disosialisasikan. Nanti sebelum dibuka akan diberitahu, itu arahan pimpinan,” kata Ketut kepada Kompas.com, Sabtu (6/6/2020).

Baca juga: Berkunjung ke Kebun Binatang Ragunan Saat Musim Hujan? Ini Tipsnya

Sementara itu, dia juga masih belum bisa mengatakan kapan tanggal pasti Ragunan akan dibuka.

Menjelang masa transisi menuju new normal, terdapat beberapa protokol yang sudah disiapkan. Adapun protokol yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Bagi pengunjung

  1. Pembelian tiket hanya secara daring melalui tautan yang diunggah lewat akun Instagram resmi Ragunan @ragunanzoo.
  2. Pengunjung wajib dalam kondisi sehat sebelum menuju Ragunan.
  3. Pengunjung wajib menggunakan masker, dan membawa hand sanitizer.
  4. Sebelum masuk area Ragunan, pengunjung wajib melalui prosedur pemeriksaan suhu tubuh.
  5. Saat menunjukkan bukti pembelian di loket, pengunjung wajib melakukan jaga jarak.
  6. Pengunjung wajib mentaati peraturan jaga jarak yang berlaku dalam area Ragunan.

Baca juga: Berhasil Menangkap Ular Sanca? Serahkan ke Kebun Binatang Ragunan

Bagi fasilitas dan karyawan

  1. Pembatasan kapasitas pengunjung pada Senin – Jumat hanya 5.000 pengunjung, Sabtu hanya 10.000 pengunjung, dan Minggu hanya 15.000 pengunjung.
  2. Sebelum absen, karyawan wajib mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir.
  3. Saat melakukan absensi setiap pagi dan sore hari, karyawan wajib mentaati peraturan jaga jarak yang berlaku dalam area Ragunan.
  4. Karyawan wajib menggunakan masker, serta melalui prosedur pemeriksaan suhu tubuh.

“Pembatasan pengunjung nanti melalui pendaftaran online. Kalau sudah mencapai kuota, sistem otomatis terkunci (tidak bisa menjual tiket tambahan),” kata Ketut.

Baca juga: Orangtua, Jangan Sibuk dengan Gadget Saat di Kebun Binatang Ragunan!

Saat pembelian tiket, pengunjung juga akan diberitahu syarat dan ketentuan yang berlaku selama dalam area Ragunan.

Salah satunya adalah protokol kesehatan yang harus dipatuhi pengunjung seperti yang telah disebutkan di atas.

Terkait pembukaan kebun binatang, Ketut mengatakan bahwa untuk saat ini pengunjung hanya bisa melihat-lihat hewan saja.

Baca juga: Tips Wisata Aman di Kebun Binatang Ragunan, Hati-hati dengan Copet

“Wahana ditutup semua. Rencana kapan wahana dibuka kembali belum ada,” tutur Ketut.

Adapun wahana yang dimaksud, berdasarkan situs resmi Ragunan, adalah fasilitas menunggangi gajah, unta, dan kuda.

Selanjutnya peminjaman sepeda, train tour, menaiki perahu bebek, raft tour, pertunjukan hewan, menaiki delman, Children Zoo, Reflection Park, dan Schmutzer Primate Center.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Travel Update
Kemenparekraf Gandeng Mesut Özil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Kemenparekraf Gandeng Mesut Özil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Travel Tips
Covid-19 Melandai, Masyarakat Aceh Ramai Bikin Paspor untuk Wisata

Covid-19 Melandai, Masyarakat Aceh Ramai Bikin Paspor untuk Wisata

Travel Update
Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Terkenal dengan Sunset Berwarna Merah

Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Terkenal dengan Sunset Berwarna Merah

Jalan Jalan
Turis Indonesia Paling Banyak Kunjungi Singapura pada April 2022

Turis Indonesia Paling Banyak Kunjungi Singapura pada April 2022

Travel Update
Menjelajahi Alam di Rahong Utara NTT, Menikmati Air Terjun Cunca Lega

Menjelajahi Alam di Rahong Utara NTT, Menikmati Air Terjun Cunca Lega

Jalan Jalan
Paket Rp 9,8 Juta ke Korsel buat Fans K-Pop dan K-Drama

Paket Rp 9,8 Juta ke Korsel buat Fans K-Pop dan K-Drama

Travel Promo
4 Rekomendasi Museum di Yogyakarta, Sayang untuk Dilewatkan

4 Rekomendasi Museum di Yogyakarta, Sayang untuk Dilewatkan

Jalan Jalan
Riset: Pengeluaran Turis Kini Lebih Banyak untuk Beli Pengalaman daripada Barang

Riset: Pengeluaran Turis Kini Lebih Banyak untuk Beli Pengalaman daripada Barang

Travel Update
Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Trekking dan Hiking

Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Trekking dan Hiking

Travel Tips
Persiapan AVPN Conference Juni 2022 Capai 80 Persen

Persiapan AVPN Conference Juni 2022 Capai 80 Persen

Travel Update
Jadi Lokasi G20, Jangan Lupa Mampir ke 3 Spot Berikut Saat Liburan di Nusa Dua

Jadi Lokasi G20, Jangan Lupa Mampir ke 3 Spot Berikut Saat Liburan di Nusa Dua

BrandzView
Aturan Covid-19 Dilonggarkan, Okupansi Hotel di Kabupaten Semarang Terus Naik

Aturan Covid-19 Dilonggarkan, Okupansi Hotel di Kabupaten Semarang Terus Naik

Travel Update
Keris dari Desa Aeng Tong-tong Jadi Suvenir Side Event G20

Keris dari Desa Aeng Tong-tong Jadi Suvenir Side Event G20

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.