Gunung Papandayan Buka Kembali, Operator Wisata Sudah Terima Pendaki

Kompas.com - 11/06/2020, 09:37 WIB
Pendaki menuruni jalur pendakian baru Gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Jawa Barat, Kamis (29/6/2016). Gunung Papandayan kini memiliki jalur pendakian baru yang erletak di punggung gunung sisi kanan jalan jika dijangkau dari pintu penjualan tiket masuk Gunung Papandayan. KOMPAS.com / Wahyu Adityo ProdjoPendaki menuruni jalur pendakian baru Gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Jawa Barat, Kamis (29/6/2016). Gunung Papandayan kini memiliki jalur pendakian baru yang erletak di punggung gunung sisi kanan jalan jika dijangkau dari pintu penjualan tiket masuk Gunung Papandayan.

 

Operator wisata Gunung Papandayan sudah terima wisatawan

Salah satu operator wisata yang menawarkan paket wisata Gunung Papandayan, Papandayan Trip juga mengaku sudah kembali membuka paket wisata.

Pihaknya mengatakan telah menerima wisatawan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Kami sudah menyiapkan protokol penyelenggaran trip. Saat sudah tahap sosialisasi dan simulasi bersama crew lapangan kami di antaranya mulai dari kelengkapan kendaraan, basecamp transit, crew trip, perlengkapan pendakian, dan peserta trip," kata Andri, pengelola Papandayan Trip saat dihubungi Kompas.com, Rabu (10/6/2020).

Baca juga: Cocok untuk Pemula, Ini Panduan Lengkap Mendaki Gunung Papandayan

Lanjut Andri, mulai dari kendaraan, pihaknya telah melakukan penyemprotan disinfektan sebelum keberangkatan dan kepulangan.

Kemudian, dalam kendaraan juga tersedia fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer. Selain itu, ada pengaturan jaga jarak yaitu satu baris kursi kendaraan hanya diisi dua orang.

Kedua, yaitu protokol kesehatan di basecamp transit. Andri mengungkapkan bahwa di basecamp transit telah tersedia tempat istirahat berjarak dan tersedia tempat cuci tangan.

Ketiga, protokol juga diterapkan untuk para crew trip mulai dari pengemudi, pemandu, porter, hingga juru masak.

"Crew yang bertugas dalam kondisi kesehatan baik atau fit. Crew yang sedang sakit dilarang bertugas. Menggunakan pelindung diri atau pelindung mata, masker, dan sarung tangan. Crew trip juga selalu membawa hand sanitizer pribadi," jelas Andri.

Baca juga: Dua Lokasi Berkemah di Gunung Papandayan

Untuk perlengkapan pendakian, operator menyiapkan perlengkapan masak dan makan yang digunakan sudah dicuci bersih dengan sabun cuci.

Andri juga menjelaskan, tenda sebelum digunakan selalu disemprot desinfektan. Adapun tenda kapasitas empat orang hanya diisi dua orang.

"Kami juga sediakan tempat cuci tangan dan perlengkapan makan atau minum di camp area," tambahnya.

Baca juga: 6 Pesona Papandayan, Gunung Api Ramah Pendaki di Barat Daya Garut

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X