Gunung Papandayan Buka Kembali, Operator Wisata Sudah Terima Pendaki

Kompas.com - 11/06/2020, 09:37 WIB
Pendaki berkemah di pinggir igir-igir Pos Pendakian Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat, Minggu (21/2/2016). Dari tempat berkemah, pendaki bisa melihat pemandangan matahari terbit, kawah-kawah Gunung Papandayan serta Hutan Mati dari kejauhan. KOMPAS.com / Wahyu Adityo ProdjoPendaki berkemah di pinggir igir-igir Pos Pendakian Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat, Minggu (21/2/2016). Dari tempat berkemah, pendaki bisa melihat pemandangan matahari terbit, kawah-kawah Gunung Papandayan serta Hutan Mati dari kejauhan.

 

Bagi wisatawan atau peserta trip, operator wisata telah siapkan protokol yang wajib dilakukan peserta.

Para pendaki atau peserta trip diwajibkan menggunakan pelindung diri selama trip seperti pelindung mata, masker, dan sarung tangan.

"Menjaga jarak antar peserta minimal satu meter. Selalu membawa hand sanitizer pribadi, membawa perlengkapan makan sendiri baik gelas, sendok, garpu. Wajib membawa surat keterangan sehat dari klinik, puskesmas atau rumah sakit. Peserta juga wajib mengisi formulir klausul trip," tuturnya.

Baca juga: Yuk, Berburu Cendera Mata di Kaki Gunung Papandayan

Andri mengakui, pada saat pembukaan hari pertama sudah ada pengunjung yang datang ke TWA Gunung Papandayan.

"Sudah ada delapan mobil siang kemarin yang terlihat. Tapi ini masih sepi dibandingkan biasanya sebelum Covid-19. Tepatnya berapa kami enggak hitung berapa orang dalam satu hari penuh," ungkapnya.

Ia juga mengatakan harga atau tarif paket wisata ke Gunung Papandayan dari operator miliknya. Untuk harga trip mulai dari Rp 600.000 untuk penjemputan di area Jakarta.

Harga tersebut bervariasi tergantung permintaan yang dikonsultasikan sebelum perjalanan, kata dia.

"Untuk saat ini kami tidak membuka open trip atau trip sharing dengan orang tak dikenal. Kami hanya layani private trip atau tamu yang mengumpulkan sendiri dengan siapa dia ingin pergi," kata Andri.

"Kami beranggapan dengan bepergian bersama orang yang sudah dikenal tamu akan lebih memahami riwayat kesehatannya," lanjutnya.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X