Penumpang KA Reguler Berusia 50 Tahun ke Atas Tak Boleh Duduk Bersebelahan

Kompas.com - 11/06/2020, 12:30 WIB
Petugas melakukan pemeriksaan dokumen penumpang Kereta Api Luar Biasa (KLB) Gambir-Surabaya Pasarturi saat tiba di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (26/5/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengeluarkan Pergub DKI Nomor 47 Tahun 2020 tentang Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM) sebagai syarat mutlak yang harus dimiliki oleh warga untuk keluar atau masuk ke wilayah Jakarta yang bertujuan untuk menekan angka kasus Covid-19. ANTARA FOTO/APRILLIO AKBARPetugas melakukan pemeriksaan dokumen penumpang Kereta Api Luar Biasa (KLB) Gambir-Surabaya Pasarturi saat tiba di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (26/5/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengeluarkan Pergub DKI Nomor 47 Tahun 2020 tentang Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM) sebagai syarat mutlak yang harus dimiliki oleh warga untuk keluar atau masuk ke wilayah Jakarta yang bertujuan untuk menekan angka kasus Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali mengoperasikan kereta api jarak jauh (KAJJ) dan KA lokal reguler untuk masyarakat mulai besok Jumat, 12 Juni 2020.

Melalui rilis yang diterima Kompas.com, Direktur Niaga KAI Maqin U Norhadi menerangkan, ada beberapa hal yang berubah dalam peraturan bagi penumpang KA reguler, salah satunya yaitu penumpang berusia di atas 50 tahun tidak boleh bersebelahan dengan penumpang lain.

"Khusus bagi penumpang dengan usia di atas 50 tahun, petugas akan mengatur tempat duduknya saat dalam perjalanan sehingga tidak bersebelahan dengan penumpang lain," kata Maqin, seperti dikutip rilis.

Baca juga: KA Reguler Kembali Operasi 12 Juni, Penumpang Wajib Pakai Face Shield

Tak hanya itu, aturan lainnya juga menuliskan, penumpang wajib mengenakan face shield yang disediakan oleh KAI selama dalam perjalanan KAJJ. Face shield tersebut harus digunakan penumpang hingga meninggalkan area stasiun.

Pada tahap awal pengoperasiannya nanti, KAI hanya menjual tiket 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.

"Tujuannya untuk menjaga jarak antarpenumpang selama dalam perjalanan," terangnya.

Calon penumpang KAJJ juga diharuskan melengkapi persyaratan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 Nomor 7 Tahun 2020. Berkas-berkas tersebut harus ditunjukkan kepada petugas pada saat melakukan boarding.

Baca juga: Catat, Jadwal KA Reguler Per 12 juni 2020

Calon penumpang dapat melakukan pemesanan tiket melalui offline ataupun online.

"Tiket dapat dipesan secara online melalui aplikasi KAI Access dan channel online lainnya mulai H-7 keberangkatan KA. Sedangkan penjualan tiket di loket stasiun dilayani mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan KA," jelas Maqin.

Sebelumnya, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan, KAI kembali mengoperasikan perjalanan KA reguler untuk melayani masyarakat yang ingin bepergian ke luar kota menggunakan kereta api.

Pengoperasian kembali KA reguler tetap mengikuti protokol pencegahan Covid-19 yang ketat.

Baca juga: Kereta Api Reguler Beroperasi Lagi 12 Juni, Ini Jadwal Lengkapnya

Didiek menjelaskan, ada 14 KAJJ dan 23 KA lokal yang dijalankan kembali mulai besok Jumat untuk semua anggota masyarakat.

Kereta api yang dioperasikan kembali pada tahap awal ini di antaranya kereta dari dan menuju Stasiun Kiaracondong, Cirebon, Semarang Poncol, Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Gubeng, Jember, Ketapang, dan berbagai stasiun lainnya sesuai jadwal perjalanan KA reguler.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X