Kompas.com - 11/06/2020, 14:29 WIB
Sebuah Airbus A380-800 milik Qatar Airways. WikipediaSebuah Airbus A380-800 milik Qatar Airways.

KOMPAS.com - Qatar Airways meningkatkan protokol keselamatan bagi penumpang dan awak kabin.

Maskapai penerbangan tersebut menerapkan beberapa perubahan, termasuk memperkenalkan baju Alat Pelindung Diri (APD) untuk awak kabin pada saat terbang, juga pelayanan yang dimodifikasi untuk mengurangi interaksi antara penumpang dan awak kabin di pesawat.

Qatar Airways Group Chief Executive Akbar Al Baker mengungkapkan, pihaknya telah memperkenalkan langkah-langkah keselamatan tambahan di pesawat.

"Hal ini untuk memastikan kesejahteraan serta kesehatan penumpang dan awak kabiin, serta untuk membatasi penyebaran dari virus Corona," kata Al Baker dalam keterangan pers kepada Kompas.com.

"Sebagai maskapai, kami mempertahankan standar higienis yang tinggi untuk memastikan bahwa kami dapat menerbangkan banyak orang pulang ke rumah dengan selamat dalam situasi saat ini dan memastikan bahwa keselamatan adalah prioritas utama kami," lanjutnya.

Baca juga: Qatar Airways Pulihkan Penerbangan, Kini Terbang ke 40 Destinasi

  • APD untuk awak kabin

Awak kabin Qatar Airways menggunakan APD selama penerbangan sekitar 2 pekan, termasuk sarung tangan dan masker wajah.

Awak kabin akan menggunakan baju APD dibalik seragam mereka dengan tambahan kaca mata keselamatan, sarung tangan dan masker sebagai tambahan langkah-langkah higenitas yang sudah ada.

  • Penggunaan masker bagi penumpang

Maskapai mengharuskan penumpang mulai Senin, 25 Mei, untuk mengenakan penutup wajah di dalam pesawat.

Mereka juga merekomendasikan orang-orang membawanya sendiri demi kecocokan dan kenyamanan.

Baca juga: Belitung Buka Penerbangan Penumpang 15 Juni

  • Peraturan untuk makan dan minum di pesawat

Maskapai juga menerapkan beberapa tambahan langkah kesehatan dan keselamatan di pesawat.

Makanan di kelas bisnis, misalnya, akan disajikan di nampan menggantikan penyajian di meja, dan peralatan makan dalam kemasan akan ditawarkan kepada penumpang sebagai alternatif dari peralatan makan individual.

Sementara itu di kelas ekonomi, semua makanan dan peralatannya akan disajikan secara terbungkus rapat seperti biasanya.

  • Penyediaan hand sanitizer

Sebagai tambahan, sebuah botol besar berisi hand sanitizer akan tersedia di lorong pesawat agar memudahkan penumpang dan awak kabin yang membutuhkan.

Semua area umum di pesawat telah ditutup untuk memenuhi ukuran jarak sosial.

Penumpang yang terbang di kelas bisnis juga dapat menikmati privasi lebih yang diberikan oleh Qsuite termasuk partisi geser pribadi serta pintu yang tertutup rapat menghasilkan tempat perlindungan pribadi.

Baca juga: Pembatasan Penerbangan Komersial di Bandara Lombok Diperpanjang

Para penumpang juga dapat memilih indikator “Do Not Disturb (DND)” atau “Jangan diganggu” pada suite pribadi mereka, sekiranya mereka memilih untuk membatasi interaksi dengan awak kabin.

"Melihat kami masih terbang di jaringan internasional terbesar dunia dengan beroperasi ke lebih dari 30 destinasi di dunia, serta menargetkan untuk mengembangkan jaringan kami kembali beberapa bulan mendatang, ukuran keselamatan di pesawat ini akan membantu kami mencapai tujuan kami," kata Al Baker.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

Travel Update
Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Travel Update
Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Travel Update
Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Travel Update
Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Jalan Jalan
ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

Travel Update
 Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Travel Update
PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

Travel Update
Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Travel Tips
Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Travel Update
Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Travel Update
Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Travel Update
Warga Jakarta, Ada Bazar Hampers Produk Ekraf Gratis Ongkir

Warga Jakarta, Ada Bazar Hampers Produk Ekraf Gratis Ongkir

Travel Promo
PHRI Banyuwangi: Kita Belum Vaksinasi Covid-19

PHRI Banyuwangi: Kita Belum Vaksinasi Covid-19

Travel Update
PHRI Banyuwangi Harap Ada Tamu dari Daerah Sekitar saat Libur Mudik

PHRI Banyuwangi Harap Ada Tamu dari Daerah Sekitar saat Libur Mudik

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X