Wisata Pangandaran Dibuka, Yuk Main ke 7 Tempat Wisata Ini

Kompas.com - 12/06/2020, 12:30 WIB
Wisatawan menggunakan perahu mengunjungi obyek wisata Green Canyon, Cijulang, Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (4/5/2013). Obyek wisata ini menawarkan keindahan dinding bebatuan yang ditutupi lumut dan wisatawan dapan menikmatinya dengan menyusuri sungai menggunakan perahu. KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZESWisatawan menggunakan perahu mengunjungi obyek wisata Green Canyon, Cijulang, Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (4/5/2013). Obyek wisata ini menawarkan keindahan dinding bebatuan yang ditutupi lumut dan wisatawan dapan menikmatinya dengan menyusuri sungai menggunakan perahu.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mungkin membuat sebagian orang bosan karena tidak bisa berlibur.

Tidak hanya itu, beberapa daerah di Indonesia pun menutup tempat wisatanya guna mengurangi penyebaran virus corona.

Baca juga: 7 Protokol New Normal Pariwisata Pangandaran

Kini, kamu tidak perlu khawatir, karena ada salah satu daerah yang sudah bergerak kembali pariwisatanya sejak 5 Juni 2020--Pangandaran.

Daerah di Jawa Barat tersebut memiliki rangkaian protokol kesehatan yang ketat. Salah satunya adalah wisatawan harus memiliki surat keterangan sehat dari virus corona.

Jika sudah memiliki surat tersebut dan ingin berlibur ke Pangandaran, berikut daftar 7 tempat wisata menarik yang patut dikunjungi yang telah Kompas.com rangkum, Kamis (11/6/2020):

1. Green Canyon

Pemandangan obyek wisata Green Canyon, Cijulang, Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (4/5/2013). Obyek wisata ini menawarkan keindahan dinding bebatuan yang ditutupi lumut dan wisatawan dapan menikmatinya dengan menyusuri sungai menggunakan perahu.KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZES Pemandangan obyek wisata Green Canyon, Cijulang, Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (4/5/2013). Obyek wisata ini menawarkan keindahan dinding bebatuan yang ditutupi lumut dan wisatawan dapan menikmatinya dengan menyusuri sungai menggunakan perahu.

Green Canyon terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang. Tempat wisata ini memiliki tebing menjulang berwarna hijau lumut yang unik.

Kendati tergolong sebagai wisata alam yang ekstrim, namun bagi para thrill seeker menyusuri sungai melalui tebing curam akan menarik.

2. Taman Wisata Alam Pangandaran

Jika main ke kawasan Pantai Timur Pangandaran, jangan lupa berkunjung ke Taman Wisata Alam Pangandaran.

Baca juga: Susi Pudjiastuti Pulang Kampung, Ini 5 Tempat Wisata di Pangandaran

Lebatnya pepohonan di hutan tersebut, serta hembusan anginnya mungkin akan membuatmu merasa tenang.

Jika beruntung, mungkin kamu bisa mendengar kicauan burung, atau bunyi hewan-hewan lainnya di hutan. Saat menyusuri hutan, jangan lupa berkunjung ke sebuah kolam kecil bernama Sindang Rengganis.

Konon katanya, kolam tersebut memiliki mitos bahwa mereka yang mencuci muka di sana akan menjadi awet muda.

 

3. Pantai Batukaras

Personel Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Pantai Batukaras, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, yakni Andri Sugianto (32), bersama Kapten Pos Balawista Batukaras M Kasan (40) bersiaga menjaga wisatawan yang berenang di pantai.KOMPAS/DEDI MUHTADI Personel Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Pantai Batukaras, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, yakni Andri Sugianto (32), bersama Kapten Pos Balawista Batukaras M Kasan (40) bersiaga menjaga wisatawan yang berenang di pantai.

Terletak di Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Pantai Batukaras terkenal akan ombaknya yang digemari para peselancar.

Baca juga: Pulang Kantor, Yuk ke Pangandaran...

Jika kamu tidak sabar ingin berselancar di era new normal, jangan lupa berlibur ke Garut. Ada kemungkinan pantai tersebut masih sepi lantaran mungkin beberapa orang masih takut untuk berwisata.

Lautan air berwarna biru tua, serta pantainya yang landai patut dikunjungi sembari menikmati segarnya angin laut.

Tidak bisa berselancar? Kamu tidak perlu khawatir. Di sana juga tersedia berbagai macam kegiatan wisata seperti menaiki perahu atau berkemah.

4. Jembatan Mangrove Batukaras

Usai menikmati indahnya Pantai Batukaras, kamu bisa berkunjung ke Jembatan Mangrove Batukaras.

Tempat wisata tersebut dikelola oleh Karang Taruna Dusun Sanghiang Kalang, dan masyarakat setempat.

Baca juga: Libur Sekolah, Ayo Belajar Menanam Mangrove di Batukaras Pangandaran

Tidak hanya menikmati sejuknya jalur sepanjang 500 meter yang dihiasi oleh hutan bakau, kamu juga bisa belajar menanam bakau.

Selain itu, kamu juga akan diajari cara merawat, melakukan budidaya bakau, hingga diberitahu berbagai jenis tanaman bakau.

 

5. Goa Cilalay

Goa Lalay, salah satu destinasi wisata baru di Desa Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.KOMPAS.com/CANDRA NUGRAHA Goa Lalay, salah satu destinasi wisata baru di Desa Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Penggemar body rafting patut berlibur ke Goa Cilalay di era new normal. Tempat wisata ini terletak di Dusun Karanganyar, Kecamatan Cigugur.

Saat berkunjung ke sana, ada kemungkinan suasana masih sepi dan sangat asri. Sebab, Goa Cilalay merupakan tempat wisata baru di dusun tersebut sejak 2019.

Melalui kegiatan body rafting, kamu akan dibawa menelusuri Goa Cilalay sepanjang 500 meter, dan Goa Parat sepanjang 200 meter.

Jika ingin mengabadikan momenmu mengapung di atas air, ada baiknya kamu lapisi kamera dengan pelapis anti air.

6. Pantai Pananjung

Jika ingin bersantai sembari menikmati hembusan angin dan suara debur ombak, kamu bisa berkunjung ke Pantai Pananjung.

Ombaknya yang relatif tenang bisa dimanfaatkan untuk berenang. Mungkin kamu juga bisa mencari kerang di bibir pantai, tanpa harus takut terbawa arus ombak yang kencang.

Selain itu, kamu juga bisa berkunjung ke bukit hutan di sekitar Pantai Pananjung yang merupakan cagar alam. Di sana, ada banyak sekali monyet, rusa, kerbau, dan hewan lainnya.

7. Gua Sinjang Lawang

Gua Sinjang Lawang terletak di Dusun Parinengan, Desa Jadimulya, Kecamatan Langkap Lancar. Aliran Sungai Cijulang bisa kamu lihat di sini.

Apabila ingin menyusuri gua yang memiliki panjang 500 meter ini, kamu bisa berenang sembari meminjam peralatan yang dibutuhkan dari pemandu wisata.

Baca juga: Gua Sinjang Lawang Lebih Eksotis dari Green Canyon

Untuk menyusuri gua, ada baiknya kamu berkunjung saat matahari sedang terik. Sinarnya yang tembus ke dalam gua akan memantulkan warna air ke dinding gua. Membuatnya terlihat menarik.

Menurut warga setempat, gua ini berinama Sinjang Lawang karena dinding di mulut gua memiliki ukiran batu mirip batik yang tercipta secara alami.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X