Indonesia Berencana Buka Travel Bubble dengan 4 Negara

Kompas.com - 14/06/2020, 15:30 WIB
Turis asing di sawah berundak Ubud, Bali Dok. Biro Komunikasi Publik KemenparekrafTuris asing di sawah berundak Ubud, Bali

Namun, kata Odo, tahap pembukaan travel bubble perlu dilakukan dengan hati-hati karena memiliki beberapa aspek yang perlu diperhatikan. Adapun aspek yang dimaksud antara lain adalah kesehatan, keamanan, serta kesiapan teknis.

“Harapannya dengan membuka travel bubble, kita akan belajar plus minusnya, kekurangannya seperti apa. Dari pengalaman, bisa diterapkan dengan travel bubble ke tempat lain,” kata Odo.

Odo menuturkan penerapan travel bubble dapat mendorong adanya penerbangan langsung ke Indonesia, sehingga menghindari transit.

"Adanya direct flight, katakan dari Seoul ke Jakarta, Seoul ke Bali, atau Osaka ke Bali. Menghindari adanya transit atau transit yang terlalu lama karena di situ transmisi terjadi," tutur Odo.

Baca juga: Afrika Selatan Isyaratkan Tutup bagi Wisatawan Asing hingga 2021

Travel bubble

Beberapa negara di dunia mulai bereksperimen untuk berlakukan travel bubble saat perbatasan negara dibuka kembali guna menjalankan roda pariwisata.

Misalnya Australia dan Selandia Baru, meski hingga kini tanggal pasti kapan hal tersebut akan dimulai masih belum pasti. Travel bubble memungkinkan penduduk kedua negara tersebut berkunjung dengan bebas.

Ada juga Estonia, Latvia, dan Lithuania yang telah membentuk travel bubble dengan mencabut pembatasan bagi warga negara masing-masing.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari China ke Indonesia pada 2019 mencapai 2.072.079.

Sementara wisman dari Korea Selatan mencapai 388.316, Jepang mencapai 519.623, dan Australia mencapai 1.386.803.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X