Kompas.com - 14/06/2020, 16:05 WIB
Ilustrasi Thailand - Grand Palace di Bangkok. SHUTTERSTOCKIlustrasi Thailand - Grand Palace di Bangkok.

JAKARTA, KOMPAS.com – Indonesia tengah merencanakan penerapan travel bubble dengan China, Korea Selatan, Jepang, dan Australia.

Travel bubble merupakan pembukaan terbatas suatu negara bagi beberapa negara lain yang masing-masing memiliki kasus virus corona (Covid-19) yang rendah atau terkontrol.

Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Odo R.M Manuhutu, menuturkan, empat negara tersebut dipilih guna mendukung keberlanjutan investasi di Indonesia.

“Target awal memang untuk business people. Namun tidak tertutup untuk wisatawan. Setelah (pebisnis) mulai datang, secara alamiah juga akan mendorong wisatawan untuk berkunjung,” kata Odo dalam konferensi pers virtual, Jumat (12/6/2020).

 

Odo menjelaskan, travel bubble dengan keempat negara tersebut merupakan prototipe sebelum Indonesia menyambut kembali wisatawan mancanegara (wisman).

“Setelah ada kriteria, akan dibahas dengan beberapa negara untuk proses perundingan. Menyepakati apakah kriteria yang kita terapkan bisa sesuai dengan mereka,” kata Odo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika sudah terjadi kesepakatan, travel bubble dapat dibuka. Lantas, bagaimana dengan negara-negara ASEAN?

Travel bubble negara ASEAN masih didiskusikan

Kendati ASEAN tidak masuk dalam negara tujuan travel bubble, Odo mengatakan, hal tersebut masih didiskusikan.

Untuk saat ini, rencana pembukaan dengan empat negara tersebut merupakan prototipe sebelum Indonesia menarik negara-negara ASEAN lainnya ke dalam travel bubble.

Baca juga: ASEAN Optimalkan Informasi Penanganan Covid-19 dan Promosi Wisata Melalui Website

Meski begitu, Odo mengatakan bahwa rencana bagi negara-negara ASEAN sudah mulai dibahas secara informal.

"Memang sudah ada pembahasan mengenai jalur laut. Ada usulan kapal feri antara Batam dengan Singapura," ungkap Odo.

Singapura pun dijadikan pertimbangan, melihat bahwa kunjungan wisman dari sana pada 2019 mencapai angka 1.934.445.

Kendati demikian, Odo mengatakan, semua kembali lagi pada negara-negara tersebut--serta tanggapan mereka terhadap travel bubble.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Etika Bawa Tas Ransel di Pesawat, Jangan Sampai Memukul Orang Lain

4 Etika Bawa Tas Ransel di Pesawat, Jangan Sampai Memukul Orang Lain

Travel Tips
Kongres ke-V JKPI di Bogor, 40 Kepada Derah akan Bahas Isu Budaya dan Sejarah

Kongres ke-V JKPI di Bogor, 40 Kepada Derah akan Bahas Isu Budaya dan Sejarah

Travel Update
Desa Nglanggeran di Yogyakarta Raih Gelar Desa Wisata Terbaik Dunia UNWTO 2021

Desa Nglanggeran di Yogyakarta Raih Gelar Desa Wisata Terbaik Dunia UNWTO 2021

Travel Update
Tutup Hampir 2 Tahun, Fiji Siap Sambut Turis Asing

Tutup Hampir 2 Tahun, Fiji Siap Sambut Turis Asing

Travel Update
6 Tips Tidur Nyenyak di Pesawat yang Bisa Dicoba

6 Tips Tidur Nyenyak di Pesawat yang Bisa Dicoba

Travel Tips
Atlantis Water Adventure Ancol Sudah Buka, Simak 7 Syarat Berkunjungnya

Atlantis Water Adventure Ancol Sudah Buka, Simak 7 Syarat Berkunjungnya

Travel Update
Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Travel Update
Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Travel Update
Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Travel Update
Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Travel Update
Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Travel Update
Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Travel Update
Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Travel Update
Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Travel Update
Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.