Jangan Salah Zona, Ini Panduan Wisata Laut di Raja Ampat

Kompas.com - 15/06/2020, 08:06 WIB
Raja Ampat menjadi salah satu destinasi tterindah di Benua Asia. Dok. AgodaRaja Ampat menjadi salah satu destinasi tterindah di Benua Asia.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pasca-pandemi virus corona adalah waktu yang tempat untuk berlibur ke Raja Ampat. Raja Ampat terkenal menjadi destinasi wisata bahari andalan di Indonesia.

Baca juga: Kapan Waktu Terbaik Menyelam di Raja Ampat?

Namun, Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Raja Ampat, Ranny Iriani Tumundo, menuturkan, sebelum berkunjung sebaiknya wisatawan mengetahui wilayah konservasi Raja Ampat.

“Perlu diketahui mana yang boleh dikunjungi, dan mana yang tidak boleh. Kalau Zona Inti tidak boleh sembarang masuk. Kekayaan ekologi perlu dilindungi, no activity untuk pariwisata,” kata Ranny dalam Festival Libur Lebaran Atourin, Raja Ampat Virtual Tour, Minggu (7/6/2020).

Zona Merah

Adapun Zona Inti yang dimaksud Ranny, menurut peta konservasi yang Kompas.com terima dari HPI Raja Ampat, Senin (8/6/2020), meliputi beberapa area di Waisilip, Waigeo Sebelah Barat, dan Kabilol.

Baca juga: 10 Destinasi Wisata Terindah di Asia, Salah Satunya Raja Ampat

Zona Inti, atau Zona Merah, hanya diperuntukkan untuk kepentingan tertentu seperti penelitian. Ranny menuturkan, perizinan pun sangat ketat.

Kegiatan pariwisata yang tidak boleh dilakukan antara lain adalah scuba diving, snorkeling, kayak, jet ski, dan memancing.

Pintu masuk ke Kolam Ajele di Raja Ampat, Papua Barat.KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN Pintu masuk ke Kolam Ajele di Raja Ampat, Papua Barat.

Zona Pink

Sementara untuk Zona Pemanfaatan Berkelanjutan, atau Zona Pink, wisatawan bisa melakukan kegiatan wisata scuba diving, snorkeling, dan kayak.

Beberapa perairan yang termasuk dalam zona tersebut adalah Perairan Teluk Mayalibit, area Pulau Yeben dan Apibok, Pulau Walo dan Sina, serta Pulau Kofiau.

Zona Biru Muda

“Di Zona Biru Muda, kegiatan pariwisata boleh. Tapi memancing hanya untuk masyarakat. Wisatawan boleh ikut memancing tapi izin ke kepala kampung,” kata Ranny.

Baca juga: Tradisi Somsom, Ketika Warga Raja Ampat Memohon Izin pada Alam

“Banyak yang nakal, memancing sembunyi-sembunyi. Tapi sebagai tamu yang bertanggungjawab harus patuhi aturan. Ketika berwisata, itu transfer knowledge,” lanjutnya.

Zona yang dimaksud Ranny adalah Sub-zona Sasi dan Pemanfaatan Tradisional Masyarakat. Zona tersebut secara spesifik diperuntukkan bagi masyarakat lokal untuk dimanfaatkan.

Zona ini memperbolehkan aktivitas pariwisata berkelanjutan. Wisatawan bisa melakukan kegiatan scuba diving, snorkeling, dan kayak.

Teluk Kabui, Raja Ampat. Foto diambil pada Kamis (27/9/2018).KOMPAS.com/DIAN MAHARANI Teluk Kabui, Raja Ampat. Foto diambil pada Kamis (27/9/2018).

Beberapa perairan yang termasuk dalam Zona Biru Muda antara lain adalah perairan dekat Pulau Way, Waisilip, Pulau Kofiau, dan Misool Selatan.

Zona Kuning

Sementara itu, pada Zona Perikanan Berkelanjutan, atau Zona Kuning, seluruh kegiatan pariwisata boleh dilakukan kecuali jet ski.

Baca juga: Kapan Waktu Terbaik Melihat Pari Manta di Raja Ampat?

Sama seperti Zona Biru Muda, Zona Kuning juga memperbolehkan aktivitas pariwisata berkelanjutan.

“Mancing, diving, snorkeling, aktivitas pariwisata berkelanjutan boleh. Tapi beraktivitas tetap patuhi aturan-aturan. Jangan mancing pakai sesuatu yang akan merusak seperti pukat harimau,” tutur Ranny.

Beberapa perairan yang terletak dalam Zona Kuning antara lain adalah Desa Wisata Arborek, Pulau Mansuar, dan Pulau Misool.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute dan Harga Makanan di Camp Coffee & Nature Jogja

Rute dan Harga Makanan di Camp Coffee & Nature Jogja

Travel Tips
Camp Coffee & Nature, Ngopi di Hutan di Tengah Kota Jogja

Camp Coffee & Nature, Ngopi di Hutan di Tengah Kota Jogja

Jalan Jalan
Tips Naik Jeep Wisata Jelajahi Mangunan, Yogyakarta

Tips Naik Jeep Wisata Jelajahi Mangunan, Yogyakarta

Travel Tips
Pacu Adrenalin, Jelajah Jalur Ekstrem Mangunan-Sungai Oya Naik Jeep Wisata

Pacu Adrenalin, Jelajah Jalur Ekstrem Mangunan-Sungai Oya Naik Jeep Wisata

Jalan Jalan
Keliling Mangunan Naik Jeep Wisata, Berikut Paket Lengkapnya

Keliling Mangunan Naik Jeep Wisata, Berikut Paket Lengkapnya

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Gede Pangrango Akan Buka Lagi, Simak Tips Mendakinya

Pendakian Gunung Gede Pangrango Akan Buka Lagi, Simak Tips Mendakinya

Travel Tips
Sensasi Berbeda Keliling Wisata Mangunan, Pakai Jeep Wisata

Sensasi Berbeda Keliling Wisata Mangunan, Pakai Jeep Wisata

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Gede Pangrango Buka Lagi 5 Maret 2021

Pendakian Gunung Gede Pangrango Buka Lagi 5 Maret 2021

Travel Update
PHRI: Cuti Bersama Dipangkas akan Persulit Sektor Pariwisata Bertahan

PHRI: Cuti Bersama Dipangkas akan Persulit Sektor Pariwisata Bertahan

Travel Update
Guatemala Buka Akses Bebas Karantina dan Tes Covid-19 untuk Pelancong yang Sudah Divaksinasi

Guatemala Buka Akses Bebas Karantina dan Tes Covid-19 untuk Pelancong yang Sudah Divaksinasi

Travel Update
Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Travel Update
Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Travel Update
Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Travel Update
5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

Jalan Jalan
Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X